Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Sinergi Polda DIY bersama DPKP dan Petani Milenial Wujudkan Ketahanan dan Swasembada Pangan, Siapkan Regenerasi SDM Pertanian Yogyakarta

Sinergi Polda DIY bersama DPKP dan Petani Milenial Wujudkan Ketahanan dan Swasembada Pangan, Siapkan Regenerasi SDM Pertanian Yogyakarta

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025 | 12:15 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY untuk mendorong peran petani milenial dalam mewujudkan ketahanan pangan. Melalui berbagai inovasi di era digital, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya manusia (SDM) pertanian di Yogyakarta.

Kegiatan bertajuk Kumpul Konco Tani yang digelar di Jogja Agro Park (JAP), Kemiri, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo, pada Kamis, 27 Februari 2025, menjadi wadah strategis untuk merumuskan langkah-langkah pendampingan dan pemberdayaan petani milenial. Acara ini menghadirkan narasumber inspiratif, Pukka Simbolon, S.P., yang dikenal sebagai Capcapung, seorang YouTuber kreatif di bidang agribisnis.

Petani Milenial: Tulang Punggung Masa Depan Pertanian DIY

Jumlah petani milenial di DIY mencapai 1.400 orang, tersebar di Sleman (528 petani), Kulon Progo (331), Gunungkidul (265), Bantul (236) dan Kota Yogyakarta (40). Dalam kegiatan ini, para petani menerima bantuan alat pertanian dan bibit buah gratis sebagai bentuk dukungan konkret untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Petani Milenial Koordinator Wilayah (Korwil) DIY, Muhammad Lukman Nur Hakim, S.Pt., menekankan pentingnya sinergi antara petani milenial, Polda DIY dan DPKP. “Kolaborasi ini menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif sehingga petani dapat bekerja dengan tenang dan sejahtera,” jelasnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/3/2025).

Tantangan dan Solusi Untuk Petani Milenial

Menurut Lukman, meski memiliki semangat tinggi, petani milenial di DIY masih menghadapi berbagai kendala, seperti serangan hama, teknik budidaya yang kurang tepat dan ketergantungan pada metode konvensional. Untuk itu, peran aktif penyuluh pertanian sangat dibutuhkan dalam memberikan pendampingan dan peningkatan kapasitas petani.

“Penyuluhan pertanian menjadi sarana penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap petani. Dengan dukungan ini, petani milenial diharapkan mampu menjadi regenerasi petani yang membawa citra pertanian lebih maju, mandiri dan modern,” terangnya.

Digitalisasi Pertanian: Peluang dan Tantangan di Era Modern

Kasubdit 2 Ditintelkam Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sandhy W.G. Suawa, S.P., S.I.K., M.H., menuturkan, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi antara petani milenial dengan berbagai stakeholder. “Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat kerjasama dalam mewujudkan swasembada pangan dan keberlanjutan petani milenial,” ujarnya.

Polda DIY juga memfasilitasi pelatihan digital marketing dengan narasumber YouTuber. Petani milenial diharapkan mampu memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk pertanian mereka. “Di era digitalisasi ekonomi, petani milenial harus bisa berinovasi, baik dalam teknologi pertanian maupun manajemen keuangan dan pemasaran,” imbuh Sandhy.

Masa Depan Pertanian DIY: Modern, Mandiri dan Berkelanjutan.

Menurut Sandhy, sinergi antara Polda DIY, DPKP dan petani milenial menjadi langkah strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan dan keberlanjutan SDM pertanian. Dengan dukungan teknologi, pendampingan intensif dan kolaborasi antar-stakeholder, petani milenial diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan nasional.

“Petani adalah pilar ketahanan pangan. Mari bersama-sama mengembangkan sektor pertanian sebagai pilar kedaulatan bangsa,” ungkapnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan HUT RI Ke 79 Kecamatan Moga Menyedot Perhatian Warga

    Peringatan HUT RI Ke 79 Kecamatan Moga Menyedot Perhatian Warga

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024 | 17:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

     

  • Gempa Bumi Tuban Tercatat Hingga 57 Kali, Kalaksa BPBD Tuban: Tidak Ada Korban Jiwa

    Gempa Bumi Tuban Tercatat Hingga 57 Kali, Kalaksa BPBD Tuban: Tidak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024 | 09:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Gempa Bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Tuban pada Jumat (22/03) kemarin, tercatat 3 kali getaran yang dirasakan warga. Merasakan getaran itu warga berlarian ke tempat lapang. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban Sudarmaji mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG Tuban, wilayah Kabupaten Tuban tercatat mengalami gempa bumi hingga 57 kali. Meski demikian, tingkat getaran […]

  • Tim Sepak Bola Pemalang Libas Tim dari Batang dengan Skor 1-0

    Tim Sepak Bola Pemalang Libas Tim dari Batang dengan Skor 1-0

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025 | 04:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Setelah minggu lalu mengalahkan Tim Sepak Bola Cilacap dengan skor 2-0 pada laga tandang di Stadion Wijaya Kusuma, hari ini Tim Sepak Bola Pemalang yang dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Nurkholes berhasil memetik kemenangan dengan skor 1-0 pada laga kandang melawan Tim Sepak Bola Batang di […]

  • Bupati Sampaikan Keluhan Petani Soal Pupuk, Mentan: Kuota Pupuk akan Ditambah dari Kuota Sekarang

    Bupati Sampaikan Keluhan Petani Soal Pupuk, Mentan: Kuota Pupuk akan Ditambah dari Kuota Sekarang

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024 | 13:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bupati Grobokan Sri Sumarni menyampaikan keluhan para petani kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat berkunjung di area persawahan Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobokan, Jumat (22/3/204). “Saya minta penyaluran bisa dipersingkat, tidak bertele-tele, berbelit-belit. Karena petani ini tahunya ada duit, dapet pupuk,” kata Sri Sumarni. Ia membeberkan, Kabupaten Grobogan memiliki lahan […]

  • Wabup Pemalang Apresiasi Muhammadiyah yang Miliki Tiga Dapur SPPG Aktifv

    Wabup Pemalang Apresiasi Muhammadiyah yang Miliki Tiga Dapur SPPG Aktifv

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025 | 22:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMAALNG – Komitmen Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes. Selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholes menilai keberadaan tiga dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) milik Muhammadiyah merupakan langkah nyata dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Nurkholes usai […]

  • Geger! Wanita Muda Ditemukan Meninggal di Pasar Kedungwuni

    Geger! Wanita Muda Ditemukan Meninggal di Pasar Kedungwuni

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025 | 20:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengunjung Pasar Kedungwuni Blok J, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, mendadak geger pada Minggu (28/12/2025) siang. Lantaran ada penemuan seorang perempuan muda ditemukan tidak bernyawa di atas sebuah dipan kayu di area kios unggas sekitar pukul 11.30 WIB. Korban diketahui bernama Devi Andriani (25), warga Sidodadi Indah, Kelurahan Kedungwuni Barat. Jasad korban […]

expand_less