Taj Yasin Tegaskan Program Tali Asih Pemprov Jateng Terbuka bagi Semua Penghafal Kitab Suci
- account_circle Fahroji
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
- print Cetak

Gus Yasin, saat menghadiri Haflah Haul dan Khotmil Qur'an di Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin, Lanji, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Minggu (28/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Kami ingin memberikan penghormatan kepada siapa saja yang menjaga kitab sucinya. Program ini terbuka untuk semua penghafal kitab suci,” tegasnya.
Selain menyerahkan tali asih, Gus Yasin mengapresiasi kepada para pengasuh pondok pesantren. Karena, mereka memiliki peran besar dalam mencetak generasi Qurani. Pemahaman tentang Al Quran juga penting bagi kehidupan para santri untuk masa depan mereka.
Ia pun berpesan agar para hafiz tidak berhenti pada pencapaian menghafal 30 juz. Melainkan terus menjaga hafalannya, dan memperbanyak membaca Al-Qur’an.
“Semoga semakin semangat menghafal, semakin sering khatam Al-Qur’an,” pesannya.
Di hadapan para ulama, santri, dan masyarakat, Gus Yasin juga memohon doa agar penyelenggaraan pemerintahan di Jawa Tengah senantiasa diberi kelancaran dan keberkahan. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
“Kami mohon doa untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, semoga jalannya pemerintahan selalu mendapatkan barokah dari Al-Qur’an,” pungkasnya.*
- Penulis: Fahroji

