Kamis, 30 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Prof. Didik J. Rachbini Kembali Terpilih sebagai Rektor Universitas Paramadina

Prof. Didik J. Rachbini Kembali Terpilih sebagai Rektor Universitas Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Setelah melewati proses sidang senat, Yayasan menetapkan Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D, sebagai Rektor Universitas Paramadina, 2025 – 2029. Sidang senat berlangsung pada Jumat, 9 Mei 2024, bertempat di Kampus Cipayung, Jakarta Timur. Sidang ini merupakan bagian dari proses demokratis untuk memilih pemimpin baru yang akan melanjutkan kepemimpinan universitas ke depan.

Prof. Didik sebagai rektor terpilih menyampaikan apresiasi kepada Senat dan Yayasan, atas kepercayaannya ini dan mengajak seluruh komponen Universitas Paramadina agar bekerja keras, cerdas, dan tuntas mewujudkan amanah pak JK, para pendiri, dan orang tua mahasiswa yang menitipkan putra-putrinya di kampus kebanggaan ini. “Kita pastikan para mahasiswa mendapatkan pendidikan dan pengalaman terbaik. Jika mereka sukses, universitas juga sukses” kata Prof. Didik J. Rachbini.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Wakaf Paramadina Hendro Martowardojo, mantan Rektor Universitas Paramadina periode 2007 – 2015 Anies Baswedan, Sekjen Yayasan Wakaf Paramadina, Wijayanto Samirin, MPP., serta seluruh anggota Senat Universitas Paramadina yang terdiri dari Dekanat dan Ketua Program Studi. Sidang senat dipimpin oleh Dr. Tatok Djoko Sudiarto dan Prof. Dr. Iin Mayasari.

Dalam sidang tersebut, setiap anggota senat memberikan usulan nama-nama calon rektor Universitas Paramadina yang baru. Proses ini dilakukan secara demokratis sebagai bentuk komitmen universitas terhadap tata kelola yang transparan dan partisipatif.

Mantan Rektor Universitas Paramadina yang juga anggota Senat, Anies Baswedan, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan harmoni dalam organisasi. “Kalau boleh saya usul, ada satu cara kalau kita bicara mengenai persatuan, kata yang sebenarnya sudah lama ada tapi mulai jarang digunakan, yaitu rukun. Itu kata kuncinya. Terkadang persatuan tidak melulu soal kebersamaan tapi kerukunannya. Bukan soal harus selalu bergabung, tetapi dalam sebuah organisasi harus rukun walaupun terpisah-pisah,” ujarnya.

Ketua Umum Yayasan Wakaf Paramadina Hendro Martowardojo menekankan pentingnya menjaga kerja sama lintas elemen di tengah berkembangnya Universitas Paramadina.
“Meskipun sudah ada tiga kampus, harus selalu dijaga kerjasamanya antara rektorat, senat, dosen, civitas, serta mahasiswa. Karena saya melihat adanya potensi dari Universitas Paramadina, karena saat ini kita juga memiliki banyak sekali talenta-talenta yang tentunya akan mendeliver dengan baik,” jelasnya.

Secara terpisah, Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf Paramadina, HM. Jusuf Kalla berpesan kepada rektor terpilih agar dapat meningkatkan akreditasi Universitas Paramadina menjadi unggul, jumlah mahasiswa mencapai 10.000, kampus Cikarang dapat segera terwujud, dan jumlah mahasiswa program magister dapat terus bertambah.

JK juga berpesan agar Paramadina harus terus mewujudkan pemikiran para pendiri, “Universitas Paramadina selalu berperan sebagai motor pemikiran-pemikiran yang mengedepankan nilai-nilai: keindonesiaan, Keislaman, dan kemodernan, seperti amanah Pendiri Universitas Paramadina Alm. Prof. Dr. Nurcholish Madjid.”

Dimasa kepemimpinan Prof. Didik J. Rachbini pada periode lalu, jumlah mahasiswa Universitas Paramadina saat ini telah mencapai jumlah 5.700, kampus baru yang saat ini telah ada di Cipayung dan Cikarang, pembukaan program studi baru, yaitu magister Psikologi, serta rencana untuk pembukaan program S3 Manajemen pada tahun ini.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Hari Jadi ke-78 Fungsi Reserse, Satreskrim Polres Pekalongan Santuni Ponpes di Kajen

    Rayakan Hari Jadi ke-78 Fungsi Reserse, Satreskrim Polres Pekalongan Santuni Ponpes di Kajen

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satreskrim Polres Pekalongan tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Fungsi Reserse yang ke-78 pada tahun 2025, Satreskrim menggelar kegiatan bakti sosial, Sabtu (6/12/2025). Bakti sosial tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Musthofa, Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Pengurus Ponpes Darul Musthofa menerima […]

  • Speling Jadi Andalan Layanan Kesehatan Gratis, Hampir 900 Desa di Jateng Sudah Terjangkau

    Speling Jadi Andalan Layanan Kesehatan Gratis, Hampir 900 Desa di Jateng Sudah Terjangkau

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program dokter spesialis keliling (Speling) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kian menegaskan posisinya sebagai andalan layanan kesehatan gratis berbasis desa. Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Speling tercatat telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan se-Jawa Tengah, dengan total 88.979 warga telah mendapatkan layanan kesehatan […]

  • Polisi Gerak Cepat Tangani Longsor di Kajen, Akses Jalan Warga Kembali Normal

    Polisi Gerak Cepat Tangani Longsor di Kajen, Akses Jalan Warga Kembali Normal

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2026) malam memicu terjadinya tanah longsor skala kecil di jalan desa Dukuh Pamutih, Desa Pekiringan Ageng. Material longsor sempat menutup badan jalan dan menghambat aktivitas warga. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 wib, setelah hujan dengan intensitas tinggi turun […]

  • Kapolres Pekalongan Pantau Langsung Kesiapan Objek Wisata Karanganyar Jelang Libur Nataru

    Kapolres Pekalongan Pantau Langsung Kesiapan Objek Wisata Karanganyar Jelang Libur Nataru

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Menjelang puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), jajaran Polres Pekalongan melakukan pemantauan ketat di sejumlah objek wisata air guna menjamin keselamatan pengunjung. Salah satunya adalah Danau Al-Kautsar di Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, yang dipantau langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusu, Sabtu (20/12/2025). Kapolres yang didampingi jajaran PJU […]

  • PKS Dukung Undang -undang Perampasan Aset

    PKS Dukung Undang -undang Perampasan Aset

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Ragil Surono
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pemalang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI. Ketua Dewan Pimpinan Daerah PKS terpilih untuk periode 2025 -2030 Priwantoro menyatakan, Agenda lima tahunan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai sekaligus merumuskan arah kebijakan kedepan. “Saya mengucapkan terimakasih kepada DPTD periode 2020 – […]

  • Masyarakat Diminta Hati-hati dalam Memilih Makanan, Kenali Pangan yang Mengandung Bahabn Berbahaya di Pasara 

    Masyarakat Diminta Hati-hati dalam Memilih Makanan, Kenali Pangan yang Mengandung Bahabn Berbahaya di Pasara 

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Mengingat ditemukannya makanan takjil yang mengandung bahan berbahaya, seperti boraks dan pewarna rhodamin, masyarakat Kota Pekalongan diminta lebih hati-hati dan cerdas dalam memilih makanan, Kamis (28/3/2024). Informasi itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Pekalongan, melalui Sanitarian Muda, Maysaroh, saat dikonfirmasi pada Selasa (26/3/2024). Menurutnya, temuan tersebut merupakan hasil uji keamanan pangan yang diselenggarakan Dinkes […]

expand_less