Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Sukses Turunkan Tarif Hingga 19%, Kapasitas Diplomasi Ekonomi Era Prabowo Teruji

Sukses Turunkan Tarif Hingga 19%, Kapasitas Diplomasi Ekonomi Era Prabowo Teruji

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencetak pencapaian strategis dalam sektor perdagangan internasional dengan keberhasilannya menurunkan tarif bea masuk Amerika Serikat (AS) terhadap produk ekspor Indonesia dari sebelumnya 32% menjadi 19%.

Keputusan penurunan tarif tersebut terjadi dalam konteks tantangan proteksionisme global yang meningkat dan menjadi sorotan diplomasi ekonomi dunia.

Langkah ini dipandang sebagai bentuk keberhasilan diplomasi ekonomi Indonesia yang efektif dan adaptif dalam menjawab tekanan kebijakan luar negeri yang keras, terutama di bawah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump yang dikenal dengan kebijakan dagang proteksionis.

“Keberhasilan ini bukan hanya soal angka penurunan tarif, tetapi mencerminkan kekuatan diplomasi ekonomi Indonesia dalam menghadapi tekanan geopolitik global. Ini membuktikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo memiliki kapasitas negosiasi yang mumpuni, bahkan ketika situasi diplomatik belum ideal,” ujar Ahmad Khoirul Umam, Ph.D., Direktur Pascasarjana Studi Hubungan Internasional Universitas Paramadina, dalam pernyataan tertulisnya.

Umam menekankan bahwa capaian ini patut diapresiasi mengingat pada saat proses negosiasi terjadi, Indonesia belum memiliki Duta Besar definitif di Washington DC, sementara Presiden Trump secara terbuka menyatakan ancaman tarif tambahan kepada negara-negara anggota BRICS.

Dalam situasi seperti itu, kemampuan Indonesia dalam mempengaruhi kebijakan tarif AS menunjukkan pengakuan strategis terhadap posisi Indonesia di mata dunia.

“Ini adalah sinyal kuat adanya ‘diplomatic trust’ antara Jakarta dan Washington. Kepercayaan seperti ini tidak muncul begitu saja, melainkan hasil dari pendekatan pragmatic engagement yang konsisten, memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra dagang dan mitra geopolitik di kawasan Indo-Pasifik,” lanjutnya.

Meski begitu, Umam menilai bahwa pencapaian ini tidak boleh membuat pemerintah terlena. Ia mengingatkan bahwa diplomasi ekonomi ke depan justru harus diperkuat dengan strategi yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

Salah satunya adalah dengan memperluas pasar ekspor Indonesia ke wilayah-wilayah nontradisional seperti Afrika, Asia Selatan, dan Timur Tengah.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada pasar yang sama. Dunia sedang berubah, dan kita harus lebih berani masuk ke pasar-pasar baru,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar ekspor Indonesia tidak lagi hanya mengandalkan bahan mentah. Menurutnya, peningkatan nilai tambah melalui industrialisasi dan pengembangan produk teknologi tinggi harus menjadi agenda utama.

“Kalau kita ingin punya daya tawar yang lebih kuat di dunia internasional, maka ekspor kita juga harus naik kelas,” tegas Umam.

Dalam konteks kelembagaan, Umam mengusulkan pembentukan gugus tugas diplomasi ekonomi lintas kementerian yang dapat merespons cepat dinamika perdagangan global.

“Perwakilan kita di luar negeri harus diberi mandat dan sumber daya yang cukup untuk menjadi ujung tombak promosi sekaligus perlindungan kepentingan ekonomi nasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Umam juga menekankan pentingnya membangun ekosistem industri nasional yang tangguh. Ia menilai bahwa ketahanan ekonomi tidak hanya dibentuk dari luar, tetapi juga dari dalam negeri.

“Mulai dari rantai pasok yang kuat, insentif riset dan inovasi, sampai keberpihakan pengadaan pemerintah pada produk lokal—semua harus ditata ulang. Kita perlu fondasi ekonomi yang bisa bertahan menghadapi goncangan global,” imbuhnya.

Penurunan tarif ini disebut Umam sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk mengukuhkan posisi sebagai kekuatan ekonomi regional yang disegani.

“Dengan kebijakan yang visioner, responsif, dan berbasis pada kepentingan nasional, Indonesia bukan hanya bisa bertahan, tetapi juga bisa memimpin dalam tatanan global yang sedang berubah,” pungkasnya.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • 868 Kotak Suara Pilkada Kota Pekalongan Telah Rampung Dirakit

    868 Kotak Suara Pilkada Kota Pekalongan Telah Rampung Dirakit

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – KPU Kota Pekalongan telah menyelesaikan perakitan dan sortir kotak suara yang akan digunakan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Pekalongan, Selasa (15/10/2024). Perakitan dan penyortiran kotak suara sebanyak 868 itu dilakukan selama 2 hari, Sabtu-Minggu (13-12 Oktober 2024) di Gudang Logistik KPU Kota Pekalongan. Ketua KPU Kota Pekalongan, Fajar Randi […]

  • Perumda Tirta Mulia Pemalang Gelar Syukuran HUT yang ke 31

    Perumda Tirta Mulia Pemalang Gelar Syukuran HUT yang ke 31

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang menggelar syukuran peringatan hari Ulang Tahun yang ke 31, di halaman belakang kantor Perumda setempat, Kamis (15/2/2024). Pada kesempatan itu Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengajak segenap jajaran PDAM Tirta Mulia Kabupaten Pemalang untuk terus berinovasi dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Terima kasih kepada PDAM sudah memberikan […]

  • Wagub Jateng Taj Yasin Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Mencintai Harta

    Wagub Jateng Taj Yasin Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Mencintai Harta

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat untuk meneladani sifat zuhud atau tidak berlebihan dalam mencintai dunia, seperti yang diajarkan Rosulullah Muhammad SAW. Hal itu dikatakannya saat menyampaikan Mauidhoh Hasanah pada Pengajian Lapanan Ahad Wage PAC Muslimat NU Dan Fatayat NU di Desa Tolokan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Ahad, […]

  • Muhammadiyah Cabang Moga Gelar Kemeriahan Milad ke 112 untuk Kemakmuran Semua

    Muhammadiyah Cabang Moga Gelar Kemeriahan Milad ke 112 untuk Kemakmuran Semua

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

     

  • Polisi Gerak Cepat Tangani Longsor di Kajen, Akses Jalan Warga Kembali Normal

    Polisi Gerak Cepat Tangani Longsor di Kajen, Akses Jalan Warga Kembali Normal

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3/2026) malam memicu terjadinya tanah longsor skala kecil di jalan desa Dukuh Pamutih, Desa Pekiringan Ageng. Material longsor sempat menutup badan jalan dan menghambat aktivitas warga. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 wib, setelah hujan dengan intensitas tinggi turun […]

  • Jamin Transparansi PPDB 2026, Pemkab Pemalang dan Forkopimda Tanda Tangani Pakta Integritas

    Jamin Transparansi PPDB 2026, Pemkab Pemalang dan Forkopimda Tanda Tangani Pakta Integritas

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang mempertegas komitmennya dalam menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 yang bersih dan transparan. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bersama jajaran Forkopimda di halaman Kantor Dindikpora Kabupaten Pemalang pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Pemalang, Kajari Pemalang, […]

expand_less