Selasa, 10 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kolaborasi Pemprov Jateng-Djarum Foundation Bantu 350 Rumah Layak Huni Masyarakat Miskin

Kolaborasi Pemprov Jateng-Djarum Foundation Bantu 350 Rumah Layak Huni Masyarakat Miskin

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Djarum Foundation telah berhasil membantu sekitar 350 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) bagi masyarakat miskin selama tahun 2025. Tahun depan akan bertambah menjadi 500 unit se-Jawa Tengah.

Deputy Program Director Bhakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, mengatakan, program RSLH sudah dimulai sejak 2022. Selama tiga tahun ini komitmen untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah layak huni terus dilakukan.

“Ini program RSLH pertama kami di Kabupaten Temanggung. Sudah selayaknya kami ingin membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah yang layak. Ini baru awalan saja,” kata Budiharto usai acara peresmian dan penyerahan secara simbolis RSLH Tajun 2025 di Gedung Sasana Gita, Parakan, Kabupaten Temanggung, Rabu, 30 Juli 2025.

Bahkan setiap tahun ada peningkatan, dimulai 2022 sekitar 10 unit RSLH dan pada 2023 sekitar 25 unit. Tahun berikutnya, 2024, meningkat drastis menjadi 200 unit dan 2025 sebanyak 350an unit. Bantuan pada 2025 tersebar di Kudus 300 unit, Temanggung 15 unit, Banjarnegara 15 unit, serta masing-masing 10 unit di Demak dan Purbalingga. Pada 2026 mendatang akan dialokasikan 500 bantuan RSLH.

“Kita sudah buat program paling tidak sampai tahun 2029. Tahun depan (2026) alokasi untuk Temanggung 25 rumah, secara keseluruhan tahun depan kita akan bangun 500 rumah se-Jawa Tengah. Memang prioritas utama di Kudus 400 unit, 100 unit nanti disebarkan di Jawa Tengah koordinasi dengan Disperakim kira-kira daerah mana yang perlu dibantu, terutama untuk daerah-daerah miskin ekstrem,” jelas Budiharto.

Salah seorang penerima manfaat, Dwi Winarni, sangat senang karena menjadi salah satu penerima bantuan RSLH. Ia menceritakan, kondisi rumah yang saat ini jauh lebih baik dibandingkan dulu sebelum diperbaiki. Selama ini ia kesulitan untuk merenovasi rumah karena gajinya sebagai buruh tidak cukup.

“Senang, terima kasih sudah dibantu. Tadinya rumahnya jelek, sekarang sudah baik. Sudah ada keramiknya, WC, dan kamar. Dulu nggak ada. Bersyukur sekali, saya buruh gajinya Rp 500 ribu, makan saja kekurangan apalagi buat beli-beli buat kebutuhan sehari-hari saja kurang,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Djarum Foundation dalam rangka meringankan beban masyarakat terkait perumahan. Setidaknya ada 1 juta lebih rumah tidak layak huni di Jawa Tengah yang perlu diintervensi. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mereduksi kemiskinan secara bersama-sama.

“Perlu saya sampaikan, memang dalam rangka mereduksi miskin ekstrem yang kualifikasi P1 dan P2, ini perlu kerja kolaborasi. Tidak hanya kepada CSR perusahaan, organisasi massa, potensi masyarakat lain, termasuk juga dari Pemprov sudah menganggarkan,” kata Ahmad Luthfi.

Alokasi renovasi RTLH di Jawa Tengah pada 2025 sekitar 17.000 unit, tersebar di 35 kabupaten/kota. Khusus Kabupaten Temanggung mendapatkan alokasi sebanyak 584 unit RTLH. Selain RTLH, Luthfi juga mendorong kerja tim secara komprehensif dalam menekan angka kemiskinan.

“Tidak hanya RTLH, kita tempelkan juga bansosnya, kesehatan, pendidikan, kebutuhan pokok sehingga secara tidak langsung sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan akan nempel pada mereka yang miskin ekstrem. Tiap triwulan kita lakukan evaluasi agar di seluruh kabupaten/kota ini memiliki sense of crisis terhadap miskin ekstrem yang nantinya kita dapat perangi,” jelasnya.

Saat ini kondisi kemiskinan di Jawa Tengah berdasarkan data BPS yang dirilis bulan Juli 2025 ini sekitar 9,48%. Turun 0,10% dari data September 2024 yakni 9,58%. Angka 0,10% tersebut menurut Luthfi sama dengan hampir 2 juta penduduk miskin.

“Intinya kalau kita gelorakan terus-menerus dengan terprogram dan terencana, berlanjut, berjenjang, dan berkelanjutan kita mampu untuk mereduksi untuk wilayah miskin,” tegasnya. (*)

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Kebakaran Pasar Pagi Pemalang Akan Dibangunkan Lapak Darurat

    Korban Kebakaran Pasar Pagi Pemalang Akan Dibangunkan Lapak Darurat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepala Diskoperindag Fera Joko Susanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang berencana membangun lapak darurat di kawasan Pasar Pagi Pemalang bagi korban yang terdampak kebakaran. Ia mengungkapkan hal tersebut usai meninjau lokasi proses pembersihan puing-puing bangunan kebakaran di pasar pagi, pada Minggu 28 Desember 2025. Lebih lanjut Ia menyatakan, bahwa proses pembongkaran dan […]

  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pengunjung, Lapas Kelas IIB Batang Koneksikan Seluruh Layanan di PTSP

    Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pengunjung, Lapas Kelas IIB Batang Koneksikan Seluruh Layanan di PTSP

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Lapas Kelas IIB Batang terus meningkatkan kualitas layanan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun keluarganya saat berkunjung, Kamis (15/8/2014). Salah satu upaya itu dengan mengoptimalkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang mengkoneksikan seluruh layanan dalam satu tempat. Kepala Lapas Kelas IIB Batang Jose Quelo mengatakan, sebelumnya saat mau berkunjung, pengunjung harus berpindah-pindah […]

  • Satgas PKH Bongkar Tambang Timah Ilegal, Panglima TNI Turun ke Lokasi

    Satgas PKH Bongkar Tambang Timah Ilegal, Panglima TNI Turun ke Lokasi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin meninjau dua lokasi tambang timah ilegal yang berhasil disita Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025). Dalam peninjauan tersebut, dilaporkan bahwa Satgas […]

  • Satresnarkoba Polres Pekalongan Berhasil Menangkap Pengedar Obat Terlarang Jenis Hexymer

    Satresnarkoba Polres Pekalongan Berhasil Menangkap Pengedar Obat Terlarang Jenis Hexymer

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Salah seorang pelaku pengedar obat-obatan terlarang jenis Hexymer ditangkap Satresnarkoba Polres Pekalongan, Rabu (20/3/2024). Tersangka berinisial DMA alias De Abu (19) warga Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto ditangkap pada Senin (18/3/2024), hasil pengembangan kasus penangkapan pengguna narkoba di Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi melalui Kasat Resnarkoba AKP Roby Novi Diawanto menjelaskan, […]

  • Jelang HUT TNI, Bupati Bersama Dandim Pemalang Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar dan Tempat Ibadah

    Jelang HUT TNI, Bupati Bersama Dandim Pemalang Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar dan Tempat Ibadah

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-75 Kodam IV Diponegoro, Kodim 0711 Pemalang menggelar kegiatan Bakti Teritorial Prima berupa pembersihan pasar dan tempat ibadah, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan karya bakti ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0711/Pemalang, Letnan Kolonel Infanteri Muhammad Arif. Turut hadir dalam […]

  • Warga Banjiri Lapangan Pulosari, Saksikan Puncak Festival Wong Gunung

    Warga Banjiri Lapangan Pulosari, Saksikan Puncak Festival Wong Gunung

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan warga dari berbagai wilayah sabtu kemarin tumpah memadati lapangan desa Pulosari untuk menyaksikan prosesi kirab ageng banyu panguripan yang merupakan puncak dari acara Festival Wong Gunung satu dekade yang digelar selama tiga hari berturut-turut. Prosesi kirab ageng banyu panguripan di awali dengan kirab budaya yang dilakukan dengan berjalan kaki dari kantor […]

expand_less