Selasa, 3 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Sambut Hari Kebudayaan Nasional, Pemalang Tampilkan 7 Sanggar Seni dalam Gelar Karya Ke -2

Sambut Hari Kebudayaan Nasional, Pemalang Tampilkan 7 Sanggar Seni dalam Gelar Karya Ke -2

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Kebudayaan Nasional, Pemkab Pemalang menggelar Karya Seni Tari ke 2 tahun 2025, dengan menampilkan tujuh sanggar tari sekaligus.

Acara yang bertajuk Bhineka Tunggal Ika Beragam Budaya Bersatu Jiwa untuk Indonesia ini di buka oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholes di pendopo rumah dinas Bupati, Sabtu (25/10/2025).

Nurkholes saat membuka membuka kegiatan tersebut mengungkapkan kegiatan ini adalah bentuk komitmen pemerintah terhadap para seniman – seniman di Kabupaten Pemalang.

Selain itu merupakan bentuk pengakuan negara terhadap peran strategis kebudayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pada tanggal 17 Oktober 2025 menjadi momen bersejarah karena pertama kalinya Hari Kebudayaan Nasional diberikan di seluruh Indonesia.

Menurutnya usulan ini berawal dari pada para seniman dan budayawan Yogyakarta yang sejak tahun Januari 2025 dalam perjalanan bangsa yang dipenetapan lambang negara Garuda Pancasila, dan semboyan yang dikatakan 17 Oktober itulah sebagai dasar penetapan Hari Kebudayaan.

“Inilah kesempatan untuk memberikan para seniman – senimawati berkarya dan dari para pelajar, muda- muda ini berkarya, semoga menjadi bahan untuk didiskusikan untuk bisa dikomplitkan, semoga forum sagar tari di Kabupaten Pemalang untuk bersatu bersama untuk berkarya, untuk bisa memajukan kebudayaan di Kabupaten Pemalang,” kata Nurkholes.

Sebelumnya Ketua pelaksana kegiatan Titien Soewastiningsih Soebari menjelaskan tujuan kegiatan ini selaras dengan pelaksanaan Hari Kebudayaan Nasional antara lain, yang pertama, penguatan Identitas Nasional Lambang Garuda Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang ditetapkan pada tanggal 17 Oktober tahun 1951 adalah simbol pemersatu bangsa, penetapan Hari Kebudayaan Nasional diharapkan dapat mengingatkan seluruh rakyat Indonesia akan pentingnya menjaga identitas kebangsaan.

Yang kedua, pelestarian kebudayaan sebagai momentum untuk mendorong upaya pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan.

Sedangkan tujuan ketiga adalah pendidikan dan kebanggaan budaya yaitu mendorong generasi muda untuk memahami akar budaya Indonesia dan menjadikannya sumber inspirasi dalam menghadapi tantangan global, selain itu tema Hari Kebudayaan Nasional yaitu merajuk keberagaman menguatkan kebangsaan berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu jalan menuju kebersamaan, menuju keberhasilan dalam keberagaman budaya.

Ada pun sasaran dari kegiatan gelar karya kedua ini adalah sanggar – sanggar yang ada di Kabupaten Pemalang.

“Kali ini sanggar yang mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karyanya adalah yang pertama sanggar penggiat seni budaya, kedua sanggar sahra tani, yang ketiga sanggar tilam sari, yang keempat sanggar seni kaloka, kelima sanggar tembang sepasang, keenam sanggar diwangkara, dan yang ketujuh sanggar tari serinti”, jelasnya Titien.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mgr. Agustinus Subianto di Natal Nasional: Semakin Kita Kristiani, Semakin Kita Pancasilais

    Mgr. Agustinus Subianto di Natal Nasional: Semakin Kita Kristiani, Semakin Kita Pancasilais

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, mengajak rakyat Indonesia, khususnya umat Kristiani agar mendukung pemerintah untuk menyingkirkan kegelapan dan mewujudkan perdamaian. Ia berharap Indonesia dapat menjadi ibarat Bethlehem baru, sebuah kota penuh damai di tengah keberagaman. Dia pun meminta umat Kristiani mendukung pemerintah dan sejumlah tokoh dalam mewujudkan […]

  • Jelang Audiensi Forlindo Jaya, Polres Pekalongan Gelar Apel Siaga 412 Personel Amankan DPRD

    Jelang Audiensi Forlindo Jaya, Polres Pekalongan Gelar Apel Siaga 412 Personel Amankan DPRD

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Menyikapi rencana audiensi oleh Dewan Pimpinan Pusat Forlindo Jaya di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Polres Pekalongan menggelar apel kesiapan pengamanan di Jalan Semeru, belakang gedung DPRD sementara, pada Rabu (10/9/2025) pagi. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Waka Polres Pekalongan Kompol M. Nurcholis, […]

  • Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Temanggung, Jurnal Pemalang – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung berhasil memborong 11 (sebelas) penghargaan PD PGMI Indonesia Award dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-10 di UIN Raden Intan Lampung pada Kamis (18/7/2024) yang berakhir Sabtu (20/7/2024). Dalam kesempatan pembukaan Mukernas ke-10 tersebut, diumumkan […]

  • Wujudkan Misi Hijau, Bupati Anom Memulai Gerakan Penanaman Pohon

    Wujudkan Misi Hijau, Bupati Anom Memulai Gerakan Penanaman Pohon

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Selain melaksanakan gerakan Jum’at bersih sebagai salah satu perwujudan Misi Resik, saat ini Bupati Pemalang Anom Widiyantoro juga memulai upaya mewujudkan Misi Hijau dengan gerakan penamaan pohon. Gerakan penanaman pohon dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Jum’at bersih di beberapa tempat. Salah satunya penanaman pohon Tabebuya di Jalan Anggur hingga arah Bojongnangka Kecamatan Pemalang […]

  • Pria Paruh Baya di Kesesi Pekalongan Ditemukan Telah Meninggal Dunia

    Pria Paruh Baya di Kesesi Pekalongan Ditemukan Telah Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Warga Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok pria paruh baya yang meninggal dunia di saluran irigasi area persawahan, Minggu (30/11/2025) siang. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit dalam. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di saliran sungai kecil persawahan yang masuk wilayah Dukuh Kesesi, Desa Kesesi. Korban […]

  • Bakamla RI Jemput Empat Nelayan Indonesia di Perbatasan Laut Indonesia–Malaysia

    Bakamla RI Jemput Empat Nelayan Indonesia di Perbatasan Laut Indonesia–Malaysia

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Empat nelayan asal Batam akhirnya kembali ke tanah air setelah sebelumnya diamankan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) karena tanpa sengaja melintasi batas perairan. Proses pemulangan dilakukan secara resmi melalui kerja sama antara APMM, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, dan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia Bakamla RI. Serah terima berlangsung […]

expand_less