Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Wagub Jateng Dorong Pesantren jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri

Wagub Jateng Dorong Pesantren jadi Ruang Aman dan Ramah bagi Santri

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025 | 22:37 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengingatkan, bahwa isu mengenai perlindungan anak di lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren, tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan sepele.

Ia menyebut, masih ditemukannya puluhan kasus kekerasan, terutama perundungan dan tekanan mental, dalam beberapa tahun terakhir, menjadi peringatan serius, agar pesantren memperkuat sistem pengasuhan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

“Bentuk kekerasan itu tidak selalu fisik. Yang paling tinggi justru bullying dan tekanan mental. Ini menimbulkan ketidakpercayaan anak-anak didik kita untuk tumbuh dan menjadi pemimpin,” ujar Taj Yasin disela acara halaqah bertema Pesantren Aman, Nyaman, dan Ramah Anak yang digelar di Pondok Pesantren Girikesumo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak pada Jumat, 12 Desember 2025.

Sejak 2019 hingga 2025, beber tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini, tercatat ada puluhan kasus kekerasan di lingkungan pesantren. Namun, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi sebenarnya, karena banyak santri tidak berani menyampaikan persoalan tersebut ke pihak yang berwenang.

“Sering kali santri berasumsi, kalau mereka bicara, harus menjaga nama pesantren dan kiai, sehingga tidak berani menyampaikan,” katanya.

Menurut Taj Yasin, pondok pesantren sejatinya merupakan lembaga pendidikan yang bersifat inklusif. Karena itu, pesantren harus menjadi ruang aman bagi seluruh santri, termasuk mereka yang sedang menghadapi persoalan psikologis.

Ia juga menyoroti pentingnya penataan pembinaan dan pengawasan, terutama mengenai pola senioritas di pesantren. Penugasan santri senior sebagai pengurus merupakan bagian dari pendidikan, namun Yasin menandaskan, perlu pendampingan agar tidak berubah menjadi tekanan.

“Pemberian ta’zir (hukuman) harus bersifat mendidik,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikam Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Fatkhurronji menegaskan, untuk mewujudkan pesantren ramah anak, membutuhkan sistem dan jejaring yang saling terhubung.

“Pesantren yang aman dan nyaman tidak cukup dilihat dari sisi fisik. Harus ada kenyamanan dalam proses pendidikan, dengan jejaring antara pengasuh, orang tua, santri, masyarakat, serta dukungan pemerintah,” terang Fatkhurronji.

Halaqah tersebut menjadi ruang penguatan komitmen para ustadz dan ustadzah, untuk menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah anak, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai keilmuan dan akhlakul karimah, sebagai ciri khas pesantren. *

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana, Dinas Pertanian Salurkan Bantuan Ternak di Pulosari

    Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana, Dinas Pertanian Salurkan Bantuan Ternak di Pulosari

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026 | 19:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pasca bencana, Pemerintah Kabupaten Pemalang terus berupaya memulihkan ekonomi masyarkat yang terdampak di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kamis (2/4/2026). Melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispantarik) Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan berupa ternak dan benih ikan kepada warga. Sekretaris Dispantarik Akhmad Hilmi mengatakan, bantuan yang diberikan meliputi 8 ekor kambing untuk warga terdampak […]

  • Tim Satres Narkoba Ungkap Peredaran Psikotropika di Pekalongan, Satu Orang Ditahan

    Tim Satres Narkoba Ungkap Peredaran Psikotropika di Pekalongan, Satu Orang Ditahan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025 | 05:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Satres Narkoba Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus peredaran psikotropika jenis Alprazolam di wilayah Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Pelaku berinisial DH alias Plo’or (31), warga Desa Kedungwuni Barat, diamankan polisi dengan barang bukti sebanyak 35 butir Alprazolam yang disembunyikan di dalam kendaraan dan rumahnya. Kasus ini terungkap pada Sabtu (20/09/2025) dini hari sekitar pukul […]

  • Target Swasembada Pangan 2026, Polres Pekalongan Fokus Tingkatkan Produksi Jagung Lokal

    Target Swasembada Pangan 2026, Polres Pekalongan Fokus Tingkatkan Produksi Jagung Lokal

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026 | 14:27 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Bertempat di lahan binaan Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kesesi, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf memimpin langsung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Kamis (08/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden RI yang dilaksanakan secara serentak […]

  • Kenalkan Jarimatika, KKN UNDIP Hadirkan Cara Baru Belajar Perkalian di SDN 3 Pendowo

    Kenalkan Jarimatika, KKN UNDIP Hadirkan Cara Baru Belajar Perkalian di SDN 3 Pendowo

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026 | 21:07 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Belajar perkalian tidak selalu harus dilakukan dengan menghafal atau mencoret-coret kertas. Suasana berbeda terlihat di SDN 3 Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Rabu (5/8/2026), ketika siswa diajak mengenal metode jarimatika, teknik berhitung menggunakan jari tangan yang sederhana, praktis, dan menyenangkan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja multidisiplin KKN Reguler Tim II […]

  • Wabup Pemalang Apresiasi Muhammadiyah yang Miliki Tiga Dapur SPPG Aktifv

    Wabup Pemalang Apresiasi Muhammadiyah yang Miliki Tiga Dapur SPPG Aktifv

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025 | 22:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMAALNG – Komitmen Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes. Selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholes menilai keberadaan tiga dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) milik Muhammadiyah merupakan langkah nyata dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Nurkholes usai […]

  • Masih Potensi Hujan, Sekda: Jika Darurat Hubungi Kanal Pengaduan

    Masih Potensi Hujan, Sekda: Jika Darurat Hubungi Kanal Pengaduan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026 | 23:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat, setidaknya terjadi 45 kejadian bencana pada 1-25 Januari 2026. Oleh karennaya, masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan masih terjadi hingga 9 Februari 2026 mendatang. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, jenis bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, kebakaran, hingga cuaca ekstrem. Kejadian tersebut tersebar […]

expand_less