Selasa, 30 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kolaborasi Sunyi yang Menggerakkan Jawa Tengah

Kolaborasi Sunyi yang Menggerakkan Jawa Tengah

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Di Jawa Tengah, pembangunan tak lagi lahir semata dari ruang rapat birokrasi. Sepanjang 2025, gagasan-gagasan akademik turun langsung ke desa, pesisir, dan wilayah rawan bencana. Melalui kolaborasi dengan 44 perguruan tinggi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka babak baru pembangunan. Lebih ilmiah, lebih efisien, dan lebih dekat dengan kebutuhan warga.

Bukan lagi sekadar wacana kolaborasi. Sepanjang 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melibatkan 44 perguruan tinggi negeri dan swasta untuk mengawal langsung program-program strategis gubernur. Dari desa pesisir hingga wilayah rawan bencana, kampus hadir membawa kajian akademik, tenaga ahli, dan mahasiswa ke jantung pembangunan daerah.

Inilah wajah baru pembangunan Jawa Tengah pada 2025: kampus turun tangan, pemerintah berbagi peran. Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, kolaborasi tidak lagi sekadar jargon. Sebanyak 44 perguruan tinggi negeri dan swasta dilibatkan secara aktif untuk mengawal dan menuntaskan program-program prioritas daerah. Kerja sama itu dirajut dalam satu wadah bernama Forum Rektor. Sebuah ruang temu antara kebijakan publik dan nalar akademik.

Tak lama setelah dilantik, tepat 14 Maret 2025, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin menandai babak baru itu dengan menandatangani nota kesepahaman bersama 44 rektor dan direktur perguruan tinggi. Hanya 22 hari setelah pelantikan, kerja kolaboratif lintas sektor langsung bergerak.

“Setiap kampus diberi program berbeda sesuai karakter dan keunggulannya,” ujar Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Pemprov Jateng, Yasip Khasani, Minggu, 28 Desember 2025. Beban pemerintah menjadi lebih ringan. Sementara kebijakan menjadi lebih tepat sasaran, karena disusun dari kajian, diuji di lapangan, dan dievaluasi bersama.

Hasilnya mulai terasa. Sepanjang 2025, kampus-kampus tersebut telah terlibat aktif dalam 29 program gubernur. Dinas Perumahan, misalnya, menggandeng 15 universitas melalui KKN Tematik untuk mengawasi program RTLH. Mahasiswa turun langsung memverifikasi kondisi rumah warga miskin, memastikan bantuan tidak salah alamat.

Di sektor kesehatan, perguruan tinggi swasta membantu Dinas Kesehatan menyosialisasikan sensus kesehatan dan program Speling. Sementara di wilayah rawan bencana, BPBD bekerja sama dengan 24 perguruan tinggi untuk mitigasi dan penanganan bencana. Menggabungkan peta risiko, kajian ilmiah, dan kesiapsiagaan masyarakat.

Kolaborasi ini, menurut Yasip, baru permulaan. Ke depan, targetnya bukan hanya 29, melainkan seluruh 136 program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025-2030. Pada 2026, giliran 72 perguruan tinggi swasta lain yang akan menyusul bergabung.

“Harapan kami, kerja sama ini juga ditiru pemerintah kabupaten dan kota. Supaya strategi pembangunan sejalan, dan kampus benar-benar menjadi mitra daerah,” ujarnya.

Bagi Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Dr Wahid Abdulrahman, langkah ini bukan sekadar inovasi administratif, melainkan sejarah baru dalam tata kelola pemerintahan daerah. Setiap kampus diberi keleluasaan memilih program sesuai potensi, wilayah, dan keahliannya. Menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.

Beberapa program unggulan lahir dari skema ini. Universitas Diponegoro (Undip), misalnya, mengembangkan program desalinasi untuk mengolah air payau menjadi air siap minum bagi masyarakat pesisir. Di Kudus, mahasiswa KKN dilibatkan dalam pengawasan RTLH yang diluncurkan langsung Gubernur Ahmad Luthfi. Penanganan stunting, cek kesehatan gratis, hingga pelayanan Speling dijalankan bersama sejumlah kampus.

  • Penulis: Fahroji
  • Editor: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Peduli Sampah, Pemkab Cilacap Gelar Aksi Bersih Kawasan Pesisir Pantai

    Peringati Hari Peduli Sampah, Pemkab Cilacap Gelar Aksi Bersih Kawasan Pesisir Pantai

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama stakeholder dan masyarakat Desa Widarapayung Kecamatan Binangun menggelar aksi bersih pantai Widarapayung. Sabtu (24/2/2024). Aksi bersih ini dilakukan bertujuan untuk mensosialisasikan serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, khususnya di kawasan pesisir. Pantauan di lokasi, aksi bersih pantai ini diikuti […]

  • Kodim 0736/Batang Gelar Pasar Murah Sediakan 400 Paket Sembako dan 200 Kilogram Telur

    Kodim 0736/Batang Gelar Pasar Murah Sediakan 400 Paket Sembako dan 200 Kilogram Telur

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kodim 0736/Batang bersama Bulog dan Pemkab Batang menggelar pasar murah di halaman Makodim Batang, Kabupaten Batang, Selasa (5/3/2024). Dandim Batang Letkol Inf Ahmad Alam Budiman mengatakan, pasar murah ini menyediakan 400 paket sembako berisi 5 kilogram beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter untuk membantu warga […]

  • Wujudkan Pemalang Resik, Pemkab Pemalang Kembali mengadakan Kegiatan Jum’at Bersih

    Wujudkan Pemalang Resik, Pemkab Pemalang Kembali mengadakan Kegiatan Jum’at Bersih

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali melakukan Keroyokan bersama Sinergi Gerakan Jumat Bersih, Jumat (12/12/2025). Kegiatan tersebut guna mewujudkan salah satu misi RPJMD Kabupaten Pemalang 2025-2029 yaitu Resik, serta di ikuti oleh seluruh pegawai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Kegiatan bersih-bersih itu dilakukan di lokasi sepanjang Jl. Perintis Kemerdekaan dan di Alun – […]

  • Mgr. Agustinus Subianto di Natal Nasional: Semakin Kita Kristiani, Semakin Kita Pancasilais

    Mgr. Agustinus Subianto di Natal Nasional: Semakin Kita Kristiani, Semakin Kita Pancasilais

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, mengajak rakyat Indonesia, khususnya umat Kristiani agar mendukung pemerintah untuk menyingkirkan kegelapan dan mewujudkan perdamaian. Ia berharap Indonesia dapat menjadi ibarat Bethlehem baru, sebuah kota penuh damai di tengah keberagaman. Dia pun meminta umat Kristiani mendukung pemerintah dan sejumlah tokoh dalam mewujudkan […]

  • Masyarakat Diminta Hati-hati dalam Memilih Makanan, Kenali Pangan yang Mengandung Bahabn Berbahaya di Pasara 

    Masyarakat Diminta Hati-hati dalam Memilih Makanan, Kenali Pangan yang Mengandung Bahabn Berbahaya di Pasara 

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Mengingat ditemukannya makanan takjil yang mengandung bahan berbahaya, seperti boraks dan pewarna rhodamin, masyarakat Kota Pekalongan diminta lebih hati-hati dan cerdas dalam memilih makanan, Kamis (28/3/2024). Informasi itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Pekalongan, melalui Sanitarian Muda, Maysaroh, saat dikonfirmasi pada Selasa (26/3/2024). Menurutnya, temuan tersebut merupakan hasil uji keamanan pangan yang diselenggarakan Dinkes […]

  • Pemkab Pemalang Dorong Kolaborasi Tiga Pihak demi Kesejahteraan Buruh di Mayday 2026

    Pemkab Pemalang Dorong Kolaborasi Tiga Pihak demi Kesejahteraan Buruh di Mayday 2026

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday) pada Jumat (1/5/2026), Pemerintah Kabupaten Pemalang menyelenggarakan talkshow dialogis di Pendopo Kabupaten. Acara ini bertujuan menciptakan ruang diskusi strategis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk meningkatkan kesejahteraan buruh serta menjaga stabilitas iklim usaha. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyatakan bahwa kesejahteraan pekerja merupakan misi bersama yang memerlukan sinergi antara pemilik […]

expand_less