Selasa, 14 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Racbini: Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Kritis, Kwik Kian Gie

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Racbini: Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Kritis, Kwik Kian Gie

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025 | 13:15 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Indonesia kehilangan seorang tokoh dan ekonom hebat. Kwik Kian Gie berpulang, meninggalkan warisan pemikiran dan keteladanan intelektual yang sangat berharga bagi bangsa ini. Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan refleksi mendalam atas kepergian tokoh yang dikenal luas karena sikap kritis, tajam, dan independennya terhadap kebijakan ekonomi nasional.

“Kita kehilangan tokoh dan ekonom hebat, yang peranannya besar untuk koreksi dan check and balances bagi kebijakan ekonomi,” ujar Prof. Didik dalam rilis yang disampaikan Selasa (29/7/2025).

Menurut Prof. Didik, Kwik Kian Gie merupakan sosok vokal dan berpengaruh sebagai ekonom intelektual pada era 1980-an. “Pada tahun 1980-an masih sedikit kelompok terpelajar tapi Kwik sudah menyelesaikan pendidikannya di universitas ternama di dunia, yaitu Nederlandse Economische Hogeschool di Rotterdam (sekarang Erasmus University). Karena itu, pemikirannya dan terutama kritik tentang di media massa sangat didengar dan berpengaruh.”

Memasuki dekade 1990-an, ketika para intelektual banyak merapat ke pemerintah Orde Baru, Kwik justru memilih jalan berbeda. “Tetapi tidak bagi Kwik Kian Gie, ia tetap berada di luar menjalankan peran check and balances secara tidak formal untuk mengkritisi kebijakan-kebijakan ekonomi.”

Kwik termasuk dalam jajaran ekonom kritis yang tergabung dalam “Kelompok Ekonomi 30”, bersama nama-nama seperti Sjahrir, Rizal Ramli, Dorodjatun, Hendra Esmara, Nuriman Hasibuan, Rijanto, dan Didik Rachbini. Kelompok ini aktif memberikan pandangan dan kritik di ruang publik, terutama melalui media massa.

“Sebelum reformasi pertengahan tahun 1990-an sudah banyak ekonom memberikan saran-saran dengan bukti akademik (evidence based) dan teoritis. Tetapi ekonomi Orde Baru sangat dominan dan saran-saran kebijakan relatif tidak mempan,” ujar Prof. Didik. “Kebijakan ekonomi Orde Baru di bawah kelompok yang disebut Mafia Berkeley dipuji-puji sampai akhirnya tahun 1997 ambruk.”

Kwik juga tercatat sempat menjabat di pemerintahan pasca reformasi. “Ia dikenal sebagai figur intelektual yang berani menyuarakan kebenaran, bahkan jika itu berarti harus berseberangan dengan kekuasaan. Sempat menjabat pada masa reformasi sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (1999–2000) dalam Kabinet Persatuan Nasional di bawah Presiden Abdurrahman Wahid dan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri (2001) pada era Presiden Megawati Soekarnoputri.”

Warisan pemikiran Kwik tetap relevan hingga kini, khususnya tentang pentingnya kedaulatan ekonomi nasional. “Pemikirannya relevan sampai saat ini, yaitu tentang pentingnya kedaulatan ekonomi. Ini yang selalu disuarakan—jangan tergantung kepada IMF dan utang agar tidak disubordinasi secara politik oleh kekuatan asing dan barat.”

“Karena itu, harus ada kewaspadaan terhadap jebakan utang luar negeri. Kritik terhadap oligarki ekonomi-politik dan sempat heboh dengan mengkritik konglomerat hitam, yang tergantung kepada lisensi negara tetapi merugikan rakyat,” lanjut Prof. Didik.

Dalam pandangan Kwik, BUMN adalah komponen strategis yang tidak boleh diabaikan. “Bagi Kwik, BUMN adalah separuh ekonomi bangsa dan instrumental. Karena itu, penting untuk menjaga BUMN dan aset strategis bangsa. Apa relevansinya dengan kondisi sekarang, Danantara tidak boleh gagal.”

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • 400 Bonsai Terbaik Dipamerkan, Segini Harga Bonsai yang Menang Kontes

    400 Bonsai Terbaik Dipamerkan, Segini Harga Bonsai yang Menang Kontes

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024 | 22:16 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bandar Bonsai (Babon) menginisiasi menggelar pameran dan kontes bonsai untuk mengenalkan pesona lokal dari lereng gunung kamulyan, di Lapangan Gelora Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Acara yang dimulai dari tanggal 5 – 11 September 2024 terdapat ada 400 bonsai terbaik yang dipamerkan dari berbagai daerah. Seperti Pekalongan, Banjarnegara, Kendal, Tegal, dan […]

  • Atlet Jateng Berpeluang Masuk Final pada Cabor Muaythai di PON XXI Aceh-Sumut

    Atlet Jateng Berpeluang Masuk Final pada Cabor Muaythai di PON XXI Aceh-Sumut

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024 | 21:07 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Atlet dari Jawa Tengah berpeluang masuk final di cabang olahraga (cabor) muaythai pada Even Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang masih berlangsung, Senin, (9/9/2024). Pelatih (coach) Muaythai Jateng Yusuf Susilo mengatakan, hari ini ada tiga atlet yang masuk babak semifinal pada cabor muaythai. Ketiga atlit tersebut yaitu, Jalu Aji Darma Suseno […]

  • Jambore Anak Sholeh Muhammadiyah (JamasMu) Banyumas, Kompetisi Islami yang Membangun Karakter Santri

    Jambore Anak Sholeh Muhammadiyah (JamasMu) Banyumas, Kompetisi Islami yang Membangun Karakter Santri

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 | 22:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekitar 400 santri dari 27 kecamatan di Kabupaten Banyumas mengikuti Jambore Anak Sholeh Muhammadiyah (JamasMu) 1 yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh PDM Banyumas bekerja sama dengan BADKO TPQ Muhammadiyah Banyumas dan LAZISMU Banyumas. Kegiatan yang berlangsung di Aula Abu Daldiri dan Aula SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto, Sabtu (27/6/2026), menjadi ajang pembinaan sekaligus […]

  • 253 Sertifikat PTSL Diserahkan ke Warga Kayugeritan, Polsek Karanganyar Lakukan Monitoring Ketat

    253 Sertifikat PTSL Diserahkan ke Warga Kayugeritan, Polsek Karanganyar Lakukan Monitoring Ketat

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025 | 21:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 253 sertifikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2025 resmi diserahkan kepada warga Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, dalam sebuah seremoni yang digelar di Aula Balai Desa Kayugeritan, Jumat (10/10/2025) pagi. Acara dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain Camat Karanganyar Budi Rahmulyo, Kepala Desa Kayugeritan […]

  • Pemkab Pemalang Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri 2026

    Pemkab Pemalang Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri 2026

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026 | 15:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, didampingi Wakil Bupati Nurkholes, memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Gedung Sasana Bakti Praja pada Senin (16/3/2026). Pertemuan strategis ini difokuskan untuk memastikan stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Dalam kesempatan tersebut, Bupati […]

  • Berikan Efek Jera, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Disiplin Perkara Judi Online

    Berikan Efek Jera, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Disiplin Perkara Judi Online

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 20:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Lanud Sultan Hasanuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga disiplin dan integritas prajurit dengan menggelar sidang disiplin terkait kasus judi online yang menjerat beberapa anggota. Sidang Disiplin ini dipimpin langsung oleh Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (8/9/2025). Dalam nasihat hukumnya, Danlanud […]

expand_less