Selasa, 14 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Racbini: Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Kritis, Kwik Kian Gie

Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Racbini: Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Kritis, Kwik Kian Gie

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Indonesia kehilangan seorang tokoh dan ekonom hebat. Kwik Kian Gie berpulang, meninggalkan warisan pemikiran dan keteladanan intelektual yang sangat berharga bagi bangsa ini. Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan refleksi mendalam atas kepergian tokoh yang dikenal luas karena sikap kritis, tajam, dan independennya terhadap kebijakan ekonomi nasional.

“Kita kehilangan tokoh dan ekonom hebat, yang peranannya besar untuk koreksi dan check and balances bagi kebijakan ekonomi,” ujar Prof. Didik dalam rilis yang disampaikan Selasa (29/7/2025).

Menurut Prof. Didik, Kwik Kian Gie merupakan sosok vokal dan berpengaruh sebagai ekonom intelektual pada era 1980-an. “Pada tahun 1980-an masih sedikit kelompok terpelajar tapi Kwik sudah menyelesaikan pendidikannya di universitas ternama di dunia, yaitu Nederlandse Economische Hogeschool di Rotterdam (sekarang Erasmus University). Karena itu, pemikirannya dan terutama kritik tentang di media massa sangat didengar dan berpengaruh.”

Memasuki dekade 1990-an, ketika para intelektual banyak merapat ke pemerintah Orde Baru, Kwik justru memilih jalan berbeda. “Tetapi tidak bagi Kwik Kian Gie, ia tetap berada di luar menjalankan peran check and balances secara tidak formal untuk mengkritisi kebijakan-kebijakan ekonomi.”

Kwik termasuk dalam jajaran ekonom kritis yang tergabung dalam “Kelompok Ekonomi 30”, bersama nama-nama seperti Sjahrir, Rizal Ramli, Dorodjatun, Hendra Esmara, Nuriman Hasibuan, Rijanto, dan Didik Rachbini. Kelompok ini aktif memberikan pandangan dan kritik di ruang publik, terutama melalui media massa.

“Sebelum reformasi pertengahan tahun 1990-an sudah banyak ekonom memberikan saran-saran dengan bukti akademik (evidence based) dan teoritis. Tetapi ekonomi Orde Baru sangat dominan dan saran-saran kebijakan relatif tidak mempan,” ujar Prof. Didik. “Kebijakan ekonomi Orde Baru di bawah kelompok yang disebut Mafia Berkeley dipuji-puji sampai akhirnya tahun 1997 ambruk.”

Kwik juga tercatat sempat menjabat di pemerintahan pasca reformasi. “Ia dikenal sebagai figur intelektual yang berani menyuarakan kebenaran, bahkan jika itu berarti harus berseberangan dengan kekuasaan. Sempat menjabat pada masa reformasi sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (1999–2000) dalam Kabinet Persatuan Nasional di bawah Presiden Abdurrahman Wahid dan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri (2001) pada era Presiden Megawati Soekarnoputri.”

Warisan pemikiran Kwik tetap relevan hingga kini, khususnya tentang pentingnya kedaulatan ekonomi nasional. “Pemikirannya relevan sampai saat ini, yaitu tentang pentingnya kedaulatan ekonomi. Ini yang selalu disuarakan—jangan tergantung kepada IMF dan utang agar tidak disubordinasi secara politik oleh kekuatan asing dan barat.”

“Karena itu, harus ada kewaspadaan terhadap jebakan utang luar negeri. Kritik terhadap oligarki ekonomi-politik dan sempat heboh dengan mengkritik konglomerat hitam, yang tergantung kepada lisensi negara tetapi merugikan rakyat,” lanjut Prof. Didik.

Dalam pandangan Kwik, BUMN adalah komponen strategis yang tidak boleh diabaikan. “Bagi Kwik, BUMN adalah separuh ekonomi bangsa dan instrumental. Karena itu, penting untuk menjaga BUMN dan aset strategis bangsa. Apa relevansinya dengan kondisi sekarang, Danantara tidak boleh gagal.”

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Yasin Apresiasi Peran Dakwah Muhammadiyah dalam Menjaga Harmoni Sosial dan Kondisifitas Masyarakat

    Gus Yasin Apresiasi Peran Dakwah Muhammadiyah dalam Menjaga Harmoni Sosial dan Kondisifitas Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

     JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengapresiasi peran dakwah komunitas yang selama ini dijalankan Muhammadiyah dalam menjaga harmoni sosial dan kondusivitas masyarakat di Jawa Tengah. Apresiasi tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PW Muhammadiyah Jawa Tengah, di ruang kerjanya, Senin 12 Januari 2026. Mewakili Gubernur Jateng […]

  • Siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan Antusias Meriahkan Kegiatan Dies Natalis ke-33

    Siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan Antusias Meriahkan Kegiatan Dies Natalis ke-33

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Dies Natalis ke 33, SMK Satya Praja 2 Petarukan menggelar berbagai kegiatan lomba, salah satunya yaitu lomba Futsal antar kelas, Sabtu (26/4/2025). Pertandingan futsal akan berlangsung selama tiga hari disalah satu gor futsal di Petarukan. Kepala SMK Satya Praja 2 Petarukan Purwo Setya Witanto melalui ketua pelaksana lomba, Wahyu mengatakan, lomba ini […]

  • Pemprov Jateng All Out Dukung Koperasi Desa Merah Putih untuk Bangkitkan Ekonomi Desa

    Pemprov Jateng All Out Dukung Koperasi Desa Merah Putih untuk Bangkitkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap all out mendukung percepatan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebab membangun koperasi menjadi cara paling efektif untuk mengembangkan ekonomi dari desa. Hal itu dikatakan Sekda Jateng Sumarno, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), dalam acara sharing session di UKSW Salatiga, […]

  • Sekda Jawa Tengah. (Foto: dok)

    Aset dan Ekuitas Koperasi KPRI Pemprov Jateng Terus Bertumbuh

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Aset dan Ekuitas Koperasi KPRI Bhakti Praja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih bertumbuh tahun 2025, di tengah tantangan yang dihadapi. Hal tersebut mengemuka pada Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2026, di Gedung Merah Putih Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa 23 Desember 2025. “Aset hingga […]

  • Ajang Anak Sholeh se-Banyumas, SMP Muhammadiyah Purwojati Jadi Pusat Syiar dan Prestasi

    Ajang Anak Sholeh se-Banyumas, SMP Muhammadiyah Purwojati Jadi Pusat Syiar dan Prestasi

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tarqum Aziz
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – SMP Muhammadiyah Purwojati sukses menggelar Lomba Gema Ramadhan Anak Sholeh tingkat SD/MI se-Kabupaten Banyumas sejak 26 Februari 2026 dengan tema “Menjadi Anak Sholeh dengan Suara, Kata dan Karya.” Kegiatan yang berlangsung meriah, tertib, dan penuh sportivitas ini bertujuan membina generasi Qurani yang berakhlak mulia, percaya diri, dan berprestasi, Senin, 2 Maret 2026. […]

  • Wagub Taj Yasin Terus Kawal Penanganan Bencana di Sejumlah Daerah

    Wagub Taj Yasin Terus Kawal Penanganan Bencana di Sejumlah Daerah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, terus mengawal penanganan bencana di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Pekalongan. Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan seluruh fasilitas di posko pengungsian layak dan kebutuhan dasar warga terpenuhi dengan baik. Fokus utama perhatian Gus Yasin tertuju pada ketersediaan […]

expand_less