Sabtu, 11 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Rektor Paramadina: Hukum yang Buruk Bisa Menghancurkan Ekonomi Nasional

Rektor Paramadina: Hukum yang Buruk Bisa Menghancurkan Ekonomi Nasional

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025 | 15:32 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti dampak serius hukum yang lemah, tidak adil, dan mudah diintervensi terhadap perekonomian Indonesia. Pandangan ini disampaikan terkait kasus hukum yang menimpa mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, atau Tom Lembong.

“Saya sebagai ekonom ingin memberi kontribusi (semoga bermakna) terhadap praktek kriminalisasi hukum dan kasus Tom Lembong, bagaimana Pengaruh Hukum yang buruk terhadap Ekonomi Indonesia?” ujar Prof. Didik.

“Hukum yang lemah, tidak adil, tidak konsisten, atau mudah diintervensi kekuasaan serta dipolitisasi dapat memberikan dampak negatif serius terhadap perekonomian nasional. Hukum adalah faktor kepastian dan ketidakpastian di dalam ekonomi, khususnya investasi,” tambahnya.

Menurutnya, kepastian hukum adalah syarat mutlak bagi dunia usaha. “Negara dengan kepastian hukum yang labil dan buruk muka akan dihindari oleh investor. Kalangan bisnis dan semua investor, baik domestik maupun asing, pasti sangat memerlukan kepastian hukum,” jelas Prof. Didik.

Ia menegaskan bahwa jika sistem hukum tidak mampu menjamin kontrak, menyelesaikan sengketa secara adil, dan bebas dari intervensi politik, maka investor akan enggan menanamkan modal karena risiko kerugian bahkan kebangkrutan.

Prof. Didik juga mengingatkan bahwa hukum yang buruk berimplikasi langsung pada peningkatan biaya transaksi. “Biaya transaksi adalah biang kerok atau bahkan setan buruk di dalam ekonomi dan dunia bisnis, yang sering muncul dari sistem hukum yang buruk,” tegasnya.

Prosedur hukum yang berbelit, panjang, dan tidak jelas, menurutnya, menambah beban dunia usaha sekaligus melemahkan daya saing ekonomi nasional.

Ia menambahkan, dalam sistem hukum yang buruk, efisiensi ekonomi menurun drastis, bahkan dapat hancur total. “Contoh ekstrem adalah negara-negara dengan sistem hukum yang lemah cenderung jatuh dalam jebakan negara gagal (failed state) atau negara predatoris, yang menjadikan ekonomi hanya alat penghisapan oleh elite kekuasaan,” ungkapnya.

Terkait kasus Tom Lembong, Prof. Didik menilai ada indikasi kuat intervensi kekuasaan terhadap proses hukum. “Praktek kriminalisasi hukum karena intervensi politik terjadi pada semua rezim, tetapi sangat vulgar pada masa Jokowi. Kasus Tom Lembong ada indikasi kuat intervensi kekuasaan terhadap hukum, yang merupakan warisan Jokowi,” ujarnya.

Ia menyesalkan hilangnya prinsip dasar keadilan dalam praktik hukum di Indonesia. “Tidak ada lagi motto yang suci di dalam dunia hukum: ‘Lebih Baik Membebaskan Orang yang Salah daripada Menghukum Orang yang Benar’. Prinsip ini adalah keadilan paling mendasar di dalam dunia hukum tetapi dibuang di tong sampah oleh pemimpin-pemimpin, yang juga lahir dari demokrasi,” kata Prof. Didik.

Menutup pernyataannya, Prof. Didik mengingatkan bahwa politik yang disalahgunakan akan menjadi “anasir jahat di dalam demokrasi,” seperti yang tampak pada kasus kriminalisasi tokoh yang dianggap lawan politik.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pemilu 2024, Pemkab Pemalang Gelar Sosialiasi Pemilu 2024

    Jelang Pemilu 2024, Pemkab Pemalang Gelar Sosialiasi Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024 | 23:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu), Pemkab Pemalang menggelar acara Sosialisasi Pemilu serentak tahun 2024 mengusung tema ‘Pemilu Serentak Tahun 2024 ajang memperkokoh persatuan dan kesatuan dari kebhinekaan bangsa Indonesia’, di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (31/1/2024). Acara sosialisasi dihadiri oleh Forkopimda, Kepala UPD, Camat, Kapolsek, Koramil dan Kepala desa atau lurah di Kabupaten Pemalang. Dalam […]

  • Pemkab Pemalang dan BPJPH Bersinergi Percepat Sertifikasi Halal Produk UMKM

    Pemkab Pemalang dan BPJPH Bersinergi Percepat Sertifikasi Halal Produk UMKM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026 | 16:36 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berkomitmen mempercepat sertifikasi halal bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Langkah strategis ini dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Hotel R-Gina Pemalang pada Senin (08/06/2026). Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan bahwa pemahaman mendalam mengenai konsep halal sangat diperlukan karena […]

  • Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

    Turunkan Kasus Tuberkulosis, Ahmad Luthfi Luncurkan Program Speling Melesat dan TB Express

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025 | 22:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meluncurkan program Speling Melesat dan TB Express. Program tersebut untuk mengakselerasi penurunan kasus tuberkulosis (TB/TBC) sekaligus mendukung program nasional quick win atau hasil terbaik cepat. “Launching Speling Melesat dan TB Express tidak hanya dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi, tetapi juga oleh kabupaten/kota, berikut rumah sakit provinsi, kabupaten/kota, dan […]

  • Sidak Mendadak Kapolda Jateng: “Polisi Terbaik Pertahankan Itu!”

    Sidak Mendadak Kapolda Jateng: “Polisi Terbaik Pertahankan Itu!”

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 23:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Irjen. Pol. Ribut Hari Wibowo melakukan kunjungan mendadak ke Markas Polres Pekalongan pada Selasa (09/09/2025). Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, beserta sejumlah pejabat utama (PJU) dan perwira lainnya. Dalam kunjungannya, Irjen. Pol. Ribut Hari Wibowo menyampaikan bahwa kedatangan mendadak ini […]

  • Polisi Amankan Dua Pencuri Baterai Lampu Penerangan Jalan yang Digagalkan Warga

    Polisi Amankan Dua Pencuri Baterai Lampu Penerangan Jalan yang Digagalkan Warga

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024 | 13:40 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Aksi dua orang pelaku pencuri baterai lampu penerangan jalan berhasil digagalkan oleh warga di Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan. Mereka akan melakukan aksinya di Jalan Raya Petungkriyono – Doro, Dukuh Tembelen, Kecamatan Petungkriyono sekitar pukul 18.30 wib. “Polsek Petungkriyono telah mengamankan dua pelaku pencurian lampu penerangan jalan, pelaku ini tertangkap tangan oleh warga. Peristiwa […]

  • Universitas Paramadina Soroti Tantangan dan Solusi Koperasi Merah Putih

    Universitas Paramadina Soroti Tantangan dan Solusi Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025 | 06:50 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Dalam rangka menyambut Hari Koperasi Nasional yang jatuh pada 12 Juli, Universitas Paramadina menggelar diskusi publik bertajuk “Koperasi Merah Putih: Menghadapi Realita, Meretas Solusi”. Diskusi ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (11/7), menghadirkan akademisi dan praktisi koperasi dari berbagai bidang, serta dimoderatori oleh Didip Diandra, MBA., dosen Universitas Paramadina. […]

expand_less