Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Welfare State ala Jawa Tengah

Welfare State ala Jawa Tengah

  • account_circle Adm min
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 07:21 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

*Oleh: Wahid Abdulrahman (Wakil Ketua TPPD Jawa Tengah)

PERTANYAAN kritis muncul dari publik akan substansi dari kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin dipenghujung 2025. Berawal dari 40 penghargaan yang diterima disepanjang 2025 yang diberikan oleh kementerian, lembaga negara, media nasional, MURI, hingga organisasi masyarakat.

Disaat yang sama catatan statistik oleh BPS juga menunjukkan berbagai capaian dalam sektor ekonomi dan kesejahteraan yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, pengurangan penduduk miskin, hingga pengurangan pengangguran. Baik penghargaan maupun capaian statistik tersebut apakah benar mencerminkan kondisi obyektif yang dapat dirasakan oleh masyarakat atau sekadar prestasi di atas kertas.

Penghargaan dan capaian statistik tentu adalah akumulasi dari kerja bersama antara pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota, sektor swasta, organisasi masyarakat, termasuk di dalamnya kontribusi dari perguruan tinggi dalam satu semangat kolaborasi. Demikian halnya, upaya untuk menghasilkan kinerja yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat juga menjadi bagian dari kerja bersama.

Melalui sebuah konsep yang berakar dari negara kesejahteraan (welfare state). Di mana pemerintah berupaya menghadirkan kesejahteraan warga baik melalui jaminan perlindungan sosial maupun berbagai pendekatan program lainnya.

Dalam perspektif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, upaya tersebut sudah memiliki payung hukum melalui Peraturan Daerah No 7 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Inilah semangat yang sedang dibangun, tidak semata capaian yang indah secara statistik namun juga nyata dirasakan oleh masyarakat.

Dalam sejarah negara modern, konsep negara kesejahteraan (welfare state) awalnya dikembangkan oleh Otto von Bismarck (1880) di wilayah Jerman yang menekankan perlindungan terhadap buruh atau pekerja pabrik dalam bentuk asuransi kecelakaan, jaminan kesehatan, hingga pensiun. Sistem tersebut kemudian berkembang dalam berbagai varian program dan model pembiayaan dengan satu semangat perlindungan sosial negara terhadap kesejahteraan seluruh warganya.

Demikian halnya dengan tujuan utama program yang memiliki drajat berbeda mulai dari perlindungan sosial terhadap kelompok rentan hingga meningkatkan kualitas hidup seluruh warga.

Pengalaman penulis tinggal di Jerman dalam kurun waktu 2020-2024, pemerintah provinsi (atau setingkat negara bagian) memiliki peran besar dalam menghadirkan program berbasis welfare state disamping peran pemerintah pusat (federal) dan pemerintah kota. Berbagai program seperti tunjangan anak, jaminan kesehatan bagi lansia, subsidi transportasi publik, hingga program pendidikan gratis dirasakan betul manfaat dan dampaknya bagi publik.

  • Penulis: Adm min

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pemalang Berikan Santunan 7 Warganya yang Terdampak Bencana di Aceh Tamiyang

    Pemkab Pemalang Berikan Santunan 7 Warganya yang Terdampak Bencana di Aceh Tamiyang

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 23:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG –  Pemerintah Kabupaten Pemalang menyerahkan bantuan sosial dan trauma healing kepada warganya yang terdampak bencana di Aceh Tamiyang. Penyerahan bantuan dilakukan di Rumah Singgah Dinsos KBPP Kab. Pemalang, Minggu (21/12/2025). Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa dari 14 warga Pemalang yang menjadi korban bencana, saat ini ada 7 warga yang kembali. “Alhamdulillah semuanya […]

  • Panglima TNI Apresiasi Dharma Pertiwi: Pilar Penting Kesejahteraan Keluarga Prajurit

    Panglima TNI Apresiasi Dharma Pertiwi: Pilar Penting Kesejahteraan Keluarga Prajurit

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025 | 08:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Evi Agus Subiyanto, menghadiri Acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Dharma Pertiwi yang mengusung tema “Dharma Pertiwi Bersinergi Menuju Keluarga TNI Unggul dan PRIMA”. Acara berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (28/04/2025). Dalam […]

  • 5 Hari Lagi! Dapatkan Penawaran Terbaik Galaxy S25 FE Yang Beneran Worth It!

    5 Hari Lagi! Dapatkan Penawaran Terbaik Galaxy S25 FE Yang Beneran Worth It!

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025 | 20:08 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Samsung Electronics Indonesia resmi membuka registrasi untuk pembelian Galaxy S25 FE mulai 15 September 2025 mendatang. Hadir sebagai lini terbaru dari seri Galaxy S, smartphone ini membawa desain yang lebih ramping dan premium, peningkatan kamera, performa terbaik, serta teknologi Galaxy AI terbaru untuk menghadirkan pengalaman mobile di level baru. Konsumen yang melakukan […]

  • Libur Nataru, Polres Pekalongan Tebar Personel di Objek Wisata, Ipda Warsito: Utamakan Keselamatan Pengunjung!

    Libur Nataru, Polres Pekalongan Tebar Personel di Objek Wisata, Ipda Warsito: Utamakan Keselamatan Pengunjung!

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025 | 14:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Pekalongan memperketat pengamanan di sejumlah titik objek wisata. Langkah ini diambil untuk menjamin rasa aman bagi para wisatawan yang diprediksi akan memadati wilayah Kabupaten Pekalongan. Tak hanya sekadar berjaga, Polres Pekalongan memberikan instruksi khusus kepada para pengelola objek wisata agar meningkatkan standar keamanan […]

  • Seperempat Abad Menunggu Rumah Layak, Rasa Syukur Hadi Tumpah Saat Ahmad Luthfi Datang

    Seperempat Abad Menunggu Rumah Layak, Rasa Syukur Hadi Tumpah Saat Ahmad Luthfi Datang

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 | 18:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Selama 25 tahun, Hadi Mulyono hidup bersama keluarganya di rumah yang setiap musim hujan kebanjiran karena lebih rendah dari badan jalan. Dinding tempat tinggal warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, itu, nampak rapuh. Atapnya tak lagi memberi rasa aman. Mimpi memiliki rumah layak huni hanya menjadi angan bagi buruh bangunan dengan […]

  • Buka Rakor Kelompok Kerja, Bunda PAUD Tekankan Pendidikan Karakter

    Buka Rakor Kelompok Kerja, Bunda PAUD Tekankan Pendidikan Karakter

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025 | 16:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk menekankan kegiatan pendidikan karakter bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bunda PAUD Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Pemalang di Gatra Kencana Bojongnangka, Selasa (2/12/2025). Ditemui usai acara, Maenofie menegaskan bahwa di PAUD itu tidak ada calistung (baca, tulis dan hitung). […]

expand_less