Minggu, 31 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Welfare State ala Jawa Tengah

Welfare State ala Jawa Tengah

  • account_circle Adm min
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tidaklah heran jika kemudian banyak diaspora Indonesia yang lebih memilih untuk menetap daripada kembali ke Indonesia.
Pendekatan welfare state diambil oleh Pemprov Jawa Tengah dengan mengacu janji gubernur-wakil gubernur dalam proses Pemilihan Gubernur 2024 lalu. Beberapa program merupakan penyempurnaan dari program sebelumnya. Sebagian besar merupakan program baru dalam kerangka memberikan perlindungan sosial dan meningkatkan jaminan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Program “Kartu Jateng Ngopeni” misalnya, sebagai penyempuraan Kartu Jateng Sejahtera yang diperuntukkan sebagai jaminan sosial bagi fakir miskin tidak produktif. Tidak saja jumlah indeks yang dinaikkan namun juga sasaran yang semakin luas mencakup kelompok rentan, lanjut usia, dan terlantar.

Program 1 kepala keluarga 1 rumah layak huni sebagai salah satu program prioritas yang ditujukan untuk menyelesaikan persoalan rumah tidak layak huni yang selama ini menjadi salah satu persoalan di Jawa Tengah. Sebagai salah satu kebutuhan dasar maka melalui program ini harapannya di 2029 mendatang sudah tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Jawa Tengah.

Demikian halnya pendekatan welfare state untuk pemenuhan kebutuhan dasar Pendidikan dan Kesehatan melalui beasiswa dan asuransi kesehatan gratis bagi warga miskin. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah program daycare untuk buruh di kawasan industri. Sebagai program baru tentu ini menantang dalam level implementasi.

Mengingat kebutuhan akan sinergi dengan berbagai pihak yang sangat diperlukan. Melalui program ini harapannya dapat mengurangi beban pengeluaran buruh sekaligus memberikan jaminan kualitas dalam pengasuhan anak. Semangat yang sama juga muncul dalam program penuruan tarif Trans Jateng untuk buruh, lansia, veteran, dan pelajar.

Semangat welfare state juga diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus jaminan kegagalan usaha dalam sector pertanian. Melalui program pembelian hasil panen petani dan nelayan oleh BUMD serta program asuransi gagal panen bagi petani dan nelayan. Kedua program ini diharapkan dapat meningkatkan kondisi ekonomi petani dan nelayan di Jawa Tengah.

Sumber pendanaan program-program welfare state memiliki variasi yang beragam, bahkan pengalaman di sejumlah negara terdapat pengaruh yang kuat antara ideologi partai dengan model pendanaan welfare state. Partai-partai yang cenderung sosialis menekankan pada sumber pendanaan dari pajak progresif. Sebaliknya partai yang cenderung liberal menekankan pada kontribusi individu sebagai sumber pendanaan (Schmidt 2021).

Namun demikian dalam praktiknya sumber pendanaan program welfare state banyak dilakukan melalui skema bersama antara negara, swasta dan individu dengan persentase yang beragam. Dalam perspektif Jawa Tengah, tentu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak akan mencukupi. Terlebih dengan dinamika kebijakan transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat.

  • Penulis: Adm min

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pemalang Berlangsung Khidmat

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pemalang Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di Kabupaten Pemalang berlangsung dengan khidmat. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam acara yang digelar di halaman pendopo pemkab setempat, Rabu (1/10/2025). Upacara tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota TNI/Polri, ASN, mahasiswa, pelajar, dan organisasi masyarakat. Suasana khidmat terasa saat […]

  • Milad ke 112, PCM Moga Tekankan Gerakan Sosial dan Kemakmuran Umat

    Milad ke 112, PCM Moga Tekankan Gerakan Sosial dan Kemakmuran Umat

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bertempat di lapangan olahraga SMP Muhammadiyah Terpadu Moga, Senin 18 November 2024 , Pimpinan Cabang Muhammadiyah Moga menyelenggarakan upacara Milad Muhammadiyah 112. Milad tahun ini yang bertema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua” dikemas dengan meriah melalui serangkaian kegiatan lomba gebyar milad 112, malam saresahan dan upacara Milad Muhammadiyah 112 . Kegiatan upacara Milad ini […]

  • Jawa Tengah Dinobatkan Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

    Jawa Tengah Dinobatkan Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih dua kategori penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada ajang Innovative Goverment Award (IGA) 2025. Penghargaan pertama pada kategori Provinsi Sangat Inovatif. Kedua, kategori Pemerintah Daerah dengan Sebaran Inovasi Urusan Pemerintahan Konkuren Terbanyak Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus kepada […]

  • Ahmad Luthfi Bawa Jawa Tengah Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik dari Kemendagri

    Ahmad Luthfi Bawa Jawa Tengah Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik dari Kemendagri

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Dari 8.760 desa, hari ini sudah hampir 790 desa yang sudah disasar oleh dokter-dokter spesialis kita. Mereka memberikan pelayanan kepada masyarakat secara gratis. Ini sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto untuk pelayanan kesehatan gratis,” katanya. Untuk menyukseskan program tersebut, Ahmad Luthfi menggandeng rumah sakit-rumah sakit milik pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, termasuk rumah sakit milik pemerintah […]

  • Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    Nurohim, Kepala Desa Pesantren, saat itu juga telah mengakui telah menerima uang dari pendamping PKH berinisial IND sebesar Rp150 juta dalam dua tahap, pertama sebesar Rp65 juta dan tahap kedua sebesar Rp85 juta. Nurohim mengaku, uang tersebut dipergunakan untuk membeli mobil siaga desa dan menyumbang pembangunan masjid di desanya. “Ya memang saya terima uang itu […]

  • Karena Cuaca Ekstrim, Beberapa Harga Sayuran Merangkak Naik

    Karena Cuaca Ekstrim, Beberapa Harga Sayuran Merangkak Naik

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Beli bumbu dapur sama sayuran buat pelengkap menu ayam sama ikan, buat sahur sama berbuka, karena rata-rata naik jadi terpaksa belanja saya kurangi,” pungkasnya. ***

expand_less