Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kolom » Welfare State ala Jawa Tengah

Welfare State ala Jawa Tengah

  • account_circle Adm min
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 07:21 WIB
  • print Cetak

*Oleh: Wahid Abdulrahman (Wakil Ketua TPPD Jawa Tengah)

PERTANYAAN kritis muncul dari publik akan substansi dari kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin dipenghujung 2025. Berawal dari 40 penghargaan yang diterima disepanjang 2025 yang diberikan oleh kementerian, lembaga negara, media nasional, MURI, hingga organisasi masyarakat.

Disaat yang sama catatan statistik oleh BPS juga menunjukkan berbagai capaian dalam sektor ekonomi dan kesejahteraan yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, pengurangan penduduk miskin, hingga pengurangan pengangguran. Baik penghargaan maupun capaian statistik tersebut apakah benar mencerminkan kondisi obyektif yang dapat dirasakan oleh masyarakat atau sekadar prestasi di atas kertas.

Penghargaan dan capaian statistik tentu adalah akumulasi dari kerja bersama antara pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota, sektor swasta, organisasi masyarakat, termasuk di dalamnya kontribusi dari perguruan tinggi dalam satu semangat kolaborasi. Demikian halnya, upaya untuk menghasilkan kinerja yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat juga menjadi bagian dari kerja bersama.

Melalui sebuah konsep yang berakar dari negara kesejahteraan (welfare state). Di mana pemerintah berupaya menghadirkan kesejahteraan warga baik melalui jaminan perlindungan sosial maupun berbagai pendekatan program lainnya.

Dalam perspektif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, upaya tersebut sudah memiliki payung hukum melalui Peraturan Daerah No 7 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Inilah semangat yang sedang dibangun, tidak semata capaian yang indah secara statistik namun juga nyata dirasakan oleh masyarakat.

Dalam sejarah negara modern, konsep negara kesejahteraan (welfare state) awalnya dikembangkan oleh Otto von Bismarck (1880) di wilayah Jerman yang menekankan perlindungan terhadap buruh atau pekerja pabrik dalam bentuk asuransi kecelakaan, jaminan kesehatan, hingga pensiun. Sistem tersebut kemudian berkembang dalam berbagai varian program dan model pembiayaan dengan satu semangat perlindungan sosial negara terhadap kesejahteraan seluruh warganya.

Demikian halnya dengan tujuan utama program yang memiliki drajat berbeda mulai dari perlindungan sosial terhadap kelompok rentan hingga meningkatkan kualitas hidup seluruh warga.

Pengalaman penulis tinggal di Jerman dalam kurun waktu 2020-2024, pemerintah provinsi (atau setingkat negara bagian) memiliki peran besar dalam menghadirkan program berbasis welfare state disamping peran pemerintah pusat (federal) dan pemerintah kota. Berbagai program seperti tunjangan anak, jaminan kesehatan bagi lansia, subsidi transportasi publik, hingga program pendidikan gratis dirasakan betul manfaat dan dampaknya bagi publik.

  • Penulis: Adm min

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taj Yasim Maimoen: Momentum Refleksi Perjalanan Kementerian Agama dalam Melayani Umat Selama Delapan Dekade

    Taj Yasim Maimoen: Momentum Refleksi Perjalanan Kementerian Agama dalam Melayani Umat Selama Delapan Dekade

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 19:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Rembang, yang digelar di MAN 2 Rembang, Jalan Sunan Bonang, Lasem, Sabtu, 3 Januari 2026. Upacara diikuti seluruh guru dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kabupaten Rembang serta siswa […]

  • Ahmad Luthfi Komitmen Akan Kirim Seperangkat Gamelan ke Desa Bagelen di Lampung

    Ahmad Luthfi Komitmen Akan Kirim Seperangkat Gamelan ke Desa Bagelen di Lampung

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026 | 17:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk memperkuat ikatan budaya warga transmigran dan keturunan asal Jawa Tengah yang telah lama menetap di Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkomitmen akan mengirimkan seperangkat gamelan untuk warga. “Gamelannya nanti dikirim langsung oleh Direktur Utama Bank Jateng ke sini. Sampun beres (sudah beres),” ujar […]

  • Polres Pekalongan Tingkatkan Patroli Jam Rawan untuk Memberikan Rasa Aman kepada Masyarakat

    Polres Pekalongan Tingkatkan Patroli Jam Rawan untuk Memberikan Rasa Aman kepada Masyarakat

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025 | 08:26 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Dalam upaya menjaga kamtibmas di wilayahnya tetap aman dan kondusif, anggota Polres Pekalongan tingkatkan kegiatan patroli di jam-jam rawan. Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti mengatakan, patroli dilakukan pukul 02.00 WIB, dengan menyasar perkampungan warga, obyek vital dan lokasi yang disinyalir rawan gangguan kamtibmas. “Patroli dijam rawan ini merupakan upaya sekaligus komitmen dari […]

  • Al-Qur’an Tak Hanya Dibaca dalam Ritual Ibadah, Tapi Berperan Sebagai Penyejuk Hati dan Penguat Kehidupan

    Al-Qur’an Tak Hanya Dibaca dalam Ritual Ibadah, Tapi Berperan Sebagai Penyejuk Hati dan Penguat Kehidupan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026 | 21:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menegaskan Al-Qur’an tidak hanya dibaca dalam ritual ibadah, tetapi juga berperan sebagai penyejuk hati dan penguat kehidupan sosial masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Taj Yasin saat menghadiri Haul KH. M. Sa’ied Bachruddin Khorol Jaza’ ke-27, Ny. Hj. Chimdati Elliya Bachiya ke-8, KH. Ahmad Mukhlis Chasani ke-3, serta […]

  • Pastikan Penanganan Bencana Optimal, Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor di Cisarua

    Pastikan Penanganan Bencana Optimal, Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor di Cisarua

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026 | 16:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna memastikan pelaksanaan penanganan darurat serta operasi pencarian dan evakuasi korban berjalan secara optimal. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (6/2/2026). Kepada awak media, dia mengungkapkan apresiasi serta memberikan dukungan moril kepada seluruh tim gabungan SAR, yang […]

  • Wagub Jateng Taj Yasin  Inspirator Gerakan Shalawat Jawa Tengah

    Wagub Jateng Taj Yasin Inspirator Gerakan Shalawat Jawa Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026 | 20:54 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Majelis shalawatan yang sering digemakan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, dianggap menjadi inspirasi gerakan shalawat yang menjadi kebutuhan umat Islam di Jawa Tengah. “Saya melihat Gus Yasin ini menjadi penggerak, motor dari gema shalawat di Jawa Tengah, sebagaimana digelorakan Mbah Maemoen (Mbah Maimoen Zubaer) ,” kata tokoh PPP Jawa Tengah, […]

expand_less