Minggu, 30 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kolom » Welfare State ala Jawa Tengah

Welfare State ala Jawa Tengah

  • account_circle Adm min
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 07:21 WIB
  • print Cetak

*Oleh: Wahid Abdulrahman (Wakil Ketua TPPD Jawa Tengah)

PERTANYAAN kritis muncul dari publik akan substansi dari kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin dipenghujung 2025. Berawal dari 40 penghargaan yang diterima disepanjang 2025 yang diberikan oleh kementerian, lembaga negara, media nasional, MURI, hingga organisasi masyarakat.

Disaat yang sama catatan statistik oleh BPS juga menunjukkan berbagai capaian dalam sektor ekonomi dan kesejahteraan yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, pengurangan penduduk miskin, hingga pengurangan pengangguran. Baik penghargaan maupun capaian statistik tersebut apakah benar mencerminkan kondisi obyektif yang dapat dirasakan oleh masyarakat atau sekadar prestasi di atas kertas.

Penghargaan dan capaian statistik tentu adalah akumulasi dari kerja bersama antara pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota, sektor swasta, organisasi masyarakat, termasuk di dalamnya kontribusi dari perguruan tinggi dalam satu semangat kolaborasi. Demikian halnya, upaya untuk menghasilkan kinerja yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat juga menjadi bagian dari kerja bersama.

Melalui sebuah konsep yang berakar dari negara kesejahteraan (welfare state). Di mana pemerintah berupaya menghadirkan kesejahteraan warga baik melalui jaminan perlindungan sosial maupun berbagai pendekatan program lainnya.

Dalam perspektif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, upaya tersebut sudah memiliki payung hukum melalui Peraturan Daerah No 7 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Inilah semangat yang sedang dibangun, tidak semata capaian yang indah secara statistik namun juga nyata dirasakan oleh masyarakat.

Dalam sejarah negara modern, konsep negara kesejahteraan (welfare state) awalnya dikembangkan oleh Otto von Bismarck (1880) di wilayah Jerman yang menekankan perlindungan terhadap buruh atau pekerja pabrik dalam bentuk asuransi kecelakaan, jaminan kesehatan, hingga pensiun. Sistem tersebut kemudian berkembang dalam berbagai varian program dan model pembiayaan dengan satu semangat perlindungan sosial negara terhadap kesejahteraan seluruh warganya.

Demikian halnya dengan tujuan utama program yang memiliki drajat berbeda mulai dari perlindungan sosial terhadap kelompok rentan hingga meningkatkan kualitas hidup seluruh warga.

Pengalaman penulis tinggal di Jerman dalam kurun waktu 2020-2024, pemerintah provinsi (atau setingkat negara bagian) memiliki peran besar dalam menghadirkan program berbasis welfare state disamping peran pemerintah pusat (federal) dan pemerintah kota. Berbagai program seperti tunjangan anak, jaminan kesehatan bagi lansia, subsidi transportasi publik, hingga program pendidikan gratis dirasakan betul manfaat dan dampaknya bagi publik.

  • Penulis: Adm min

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Orang Warga di Petarukan Disambar Petir, Satu Meninggal Dunia

    Dua Orang Warga di Petarukan Disambar Petir, Satu Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026 | 19:47 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dua warga Pemalang dilaporkan tersambar petir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dukuh Sikentung, Desa Bulu, Kecamatan Petarukan pada Kamis (14/5/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, satu orang berinisial AR (42) meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu lainnya berinisial M (60) mengalami luka-luka. ”Keduanya merupakan warga Dukuh Sikentung, Kecamatan Petarukan. Saat ini kedua […]

  • Sektor Perumahan Hijau Jadi Kunci Strategis Transisi Ekonomi Berkelanjutan

    Sektor Perumahan Hijau Jadi Kunci Strategis Transisi Ekonomi Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026 | 13:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadikan sektor perumahan hijau sebagai strategi kunci dalam transisi ekonomi berkelanjutan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai langkah ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga penguatan daya saing daerah di mata investor nasional dan global. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri sekaligus menandai dimulainya pembangunan (ground breaking) Cluster Sakalint […]

  • Pengurus IKMAL JAYA Periode 2025-2030 Resmi Dikukuhkan

    Pengurus IKMAL JAYA Periode 2025-2030 Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025 | 23:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Mewakili Bupati Pemalang, Kepala Bakesbangpol Bagus Sutopo mengkukuhkan Pengurus Ikatan Masyarakat Pemalang (IKMAL JAYA) Masa Bhakti 2025-2030 di Balai Rakyat DPRD setempat, Sabtu (22/11/2025). Dalam isi sambutanya yang dibacakan Kepala Bakesbangpol, Bupati Anom Widiyantoro berharap, IKMAL JAYA dapat terus berkembang sebagai organisasi yang adaptif, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah […]

  • Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026 | 22:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengatakan perlunya dilakukan rekayasa cuaca dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Mengingat, intensitas hujan sangat tinggi di tiga wilayah ini selama empat hari berturut-turut. “Jadi selama empat hari tidak ada matahari, jadi hasil koordinasi dengan BBWS memang perlu ada […]

  • Genjot Pelayanan Gizi Anak Sekolah, Pemalang Resmikan Dapur SPPG ke 31

    Genjot Pelayanan Gizi Anak Sekolah, Pemalang Resmikan Dapur SPPG ke 31

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025 | 23:41 WIB
    • account_circle
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemberian makan bergizi kepada anak sekolah perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kemampuan belajar sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas dan kompetitif di masa depan. Guna mendorong upaya program pemerintah tersebut Pemkab Pemalang telah meningkatkan pelayanan pemberian gizi anak sekolah dengan mendirikan fasilitas dapur SPPG di wilayahnya. Peresmian ini […]

  • Polres Pekalongan Berduka, Aipda Mahrodzi Berpulang Usai Berdedikasi Tanpa Batas

    Polres Pekalongan Berduka, Aipda Mahrodzi Berpulang Usai Berdedikasi Tanpa Batas

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026 | 16:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana duka menyelimuti Desa Bojongkoneng, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Isak tangis keluarga dan rekan sejawat pecah saat jenazah Aipda Mahrodzi, sosok Bhabinkamtibmas Polsek Kandangserang yang dikenal berdedikasi tinggi, dilepas melalui upacara persemayaman dan pemakaman secara dinas Polri, Jumat (9/1/2026). Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Jumat pagi pukul 10.30 wib akibat serangan jantung. […]

expand_less