Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Lintas Daerah » Bentuk Kepedulian, Kapolres Pekalongan Salurkan Bansos Langsung ke Warga Terdampak Banjir Siwalan

Bentuk Kepedulian, Kapolres Pekalongan Salurkan Bansos Langsung ke Warga Terdampak Banjir Siwalan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026 | 09:25 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap sesama di tengah musibah banjir yang melanda wilayah Desa Sipait, Kecamatan Siwalan. Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf turun langsung menembus genangan air untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang terdampak, Sabtu (17/1/2026).

Pemberian paket bantuan ini dilakukan di sela-sela pengecekan lokasi banjir dan posko pengungsian. Kapolres menyisir rumah-rumah warga dan titik kumpul pengungsi untuk menyerahkan bantuan berupa bahan pokok guna meringankan beban ekonomi masyarakat yang aktivitasnya lumpuh akibat luapan air.

AKBP Rachmad menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah bencana bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk misi kemanusiaan.

“Penyaluran bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polri, khususnya Polres Pekalongan, kepada warga masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami ingin memastikan bahwa dalam situasi sulit seperti ini, masyarakat tidak merasa sendirian dan kebutuhan dasar mereka tetap menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Sejumlah warga yang menerima bantuan tampak terharu dengan kehadiran orang nomor satu di Polres Pekalongan tersebut. Bantuan yang diberikan diprioritaskan bagi keluarga yang rumahnya terendam cukup parah dan mereka yang kini tinggal di posko-posko darurat.

“Kami sadar bahwa banjir ini menghambat aktivitas warga untuk bekerja. Oleh karena itu, bantuan sembako dan logistik ini kami harapkan dapat sedikit membantu kebutuhan makan sehari-hari selama masa tanggap darurat ini,” tambah Kapolres.

Selain menyalurkan bansos, AKBP Rachmad juga memastikan personelnya tetap bersiaga 24 jam di lokasi banjir untuk memantau keamanan pemukiman yang ditinggalkan pengungsi serta membantu proses evakuasi jika diperlukan.

“Kami terus memonitor perkembangan debit air. Personel di lapangan juga kami perintahkan untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan BPBD. Keselamatan dan kesehatan warga adalah prioritas utama kami saat ini,” pungkasnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda se-Jawa Tengah Diminta Perhatikan Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

    Sekda se-Jawa Tengah Diminta Perhatikan Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026 | 07:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno meminta kepada Sekda di kabupaten/kota di wilayahnya agar memperhatikan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di daerah masing-masing. “KDKMP harus jadi perhatian. Jangan sampai mengulang pengalaman Koperasi Unit Desa (KUD) dulu yang rontok karena problem manajemen,” kata Sumarno saat acara Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah […]

  • Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

    Akibat Ledakan Bahan Petasan, Tiga Remaja Dirawat di RS Dr. Moewardi

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024 | 20:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Akibat ledakan bahan petasan yang terjadi di Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, empat remaja terluka. Tiga diantaranya dirawat di RS Dr. Moewardi Surakarta, satu korban mengalami luka bakar ringan dan rawat jalan, Selasa (19/3/2024). Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan, ledakan terjadi pada Minggu […]

  • Mengapa Semangat Pembahasan UUD 1945 Sekarang Jadi  Melempem ?

    Mengapa Semangat Pembahasan UUD 1945 Sekarang Jadi Melempem ?

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025 | 03:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Oleh: Jacob Ereste Semula filosofis dari makna sepi ing pamrih, rame ing gawe itu asal muasalnya berasal dari getaran spiritual suku bangsa Jawa. Kemudian sempat menjadi pengobar sangat suku bangsa nusantara dalam etos kerja, sedikit bicara. Jadi tidak perlu terlalu banyak berlagak (ngomong) saja, karena yang lebih utama adalah bekerja. Tapi sekarang filsafat kerja ini […]

  • Momen Malam Tahun Baru, dari Remaja Sampai Orang Tua di Pengungsian Tapsel Bareng Prabowo: Senang Sekali!

    Momen Malam Tahun Baru, dari Remaja Sampai Orang Tua di Pengungsian Tapsel Bareng Prabowo: Senang Sekali!

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 06:18 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Malam pergantian tahun di Posko Pengungsian Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, berlangsung sederhana namun penuh makna. Ratusan warga terdampak bencana berkumpul di tenda pengungsian, menanti pergantian tahun bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui acara nonton film bersama. Bagi para pengungsi, momen ini menjadi jeda sejenak dari rasa lelah […]

  • Ahmad Luthfi Bantu Perbaikan Jalan, Emak-emak Desa Tembongraja Brebes Sambut Gembira

    Ahmad Luthfi Bantu Perbaikan Jalan, Emak-emak Desa Tembongraja Brebes Sambut Gembira

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025 | 09:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMLALANG – Suasana Desa Tembongraja, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, tampak berbeda saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi datang meninjau kondisi jalan desa, Kamis, 2 Oktober 2025. Dari emak-emak hingga anak-anak ikut menyambut dengan penuh antusias. Mereka senang karena jalan desa yang sudah lama rusak akan segera mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ruas jalan Tembongraja-Salem […]

  • UMKM Jadi Penopang Utama Investasi Jawa Tengah Tahun 2025

    UMKM Jadi Penopang Utama Investasi Jawa Tengah Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026 | 16:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) membuktikan perannya sebagai tulang punggung ekonomi dengan menyumbang lebih dari 20% total investasi di Jawa Tengah pada tahun 2025. Dari total realisasi investasi sebesar Rp110 triliun, sektor mikro dan kecil berkontribusi signifikan sebesar Rp22 triliun. Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menegaskan bahwa ketangguhan UMKM telah […]

expand_less