Minggu, 1 Februari 2026
spot_img

Pemprov Jateng dan Jatim Dorong Kolaborasi Penguatan Investasi

JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong penguatan kolaborasi usaha antarprovinsi melalui Misi Dagang dan Investasi Jawa TengahJawa Timur, yang digelar di PO Hotel Semarang, Kamis 29 Januari 2026.

Kegiatan misi dagang ini membidik potensi transaksi hingga Rp 867,289 miliar per tahun. Melibatkan 218 pelaku usaha dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Berdasarkan hasil temu bisnis, total nilai transaksi diproyeksikan mencapai Rp4,339 triliun dalam lima tahun ke depan.

Forum Temu Bisnis Pelaku Usaha Antarprovinsi tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Hadir pula jajaran OPD, perbankan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta asosiasi pengusaha dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Yasin menyebut, misi dagang ini menjadi momentum penting bagi pelaku usaha, khususnya Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk memperluas pasar dan memperkuat jejaring usaha lintas daerah.

“Melalui misi dagang ini, kami berharap potensi unggulan Jawa Timur dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan di Jawa Tengah sesuai kebutuhan daerah. Begitu pula produk unggulan Jawa Tengah diharapkan dapat menjadi referensi dan role model pengembangan di Jawa Timur,”ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif agar peluang kerja sama yang terbangun dapat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.

“Kami berharap hingga penutupan acara dapat tercapai transaksi yang signifikan dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur,” tambahnya.

ARTIKEL TERKAIT

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA TERBARU