Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Kolaborasi Pemprov Jateng-Djarum Foundation Bantu 350 Rumah Layak Huni Masyarakat Miskin

Kolaborasi Pemprov Jateng-Djarum Foundation Bantu 350 Rumah Layak Huni Masyarakat Miskin

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025 | 19:21 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Djarum Foundation telah berhasil membantu sekitar 350 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) bagi masyarakat miskin selama tahun 2025. Tahun depan akan bertambah menjadi 500 unit se-Jawa Tengah.

Deputy Program Director Bhakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, mengatakan, program RSLH sudah dimulai sejak 2022. Selama tiga tahun ini komitmen untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah layak huni terus dilakukan.

“Ini program RSLH pertama kami di Kabupaten Temanggung. Sudah selayaknya kami ingin membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah yang layak. Ini baru awalan saja,” kata Budiharto usai acara peresmian dan penyerahan secara simbolis RSLH Tajun 2025 di Gedung Sasana Gita, Parakan, Kabupaten Temanggung, Rabu, 30 Juli 2025.

Bahkan setiap tahun ada peningkatan, dimulai 2022 sekitar 10 unit RSLH dan pada 2023 sekitar 25 unit. Tahun berikutnya, 2024, meningkat drastis menjadi 200 unit dan 2025 sebanyak 350an unit. Bantuan pada 2025 tersebar di Kudus 300 unit, Temanggung 15 unit, Banjarnegara 15 unit, serta masing-masing 10 unit di Demak dan Purbalingga. Pada 2026 mendatang akan dialokasikan 500 bantuan RSLH.

“Kita sudah buat program paling tidak sampai tahun 2029. Tahun depan (2026) alokasi untuk Temanggung 25 rumah, secara keseluruhan tahun depan kita akan bangun 500 rumah se-Jawa Tengah. Memang prioritas utama di Kudus 400 unit, 100 unit nanti disebarkan di Jawa Tengah koordinasi dengan Disperakim kira-kira daerah mana yang perlu dibantu, terutama untuk daerah-daerah miskin ekstrem,” jelas Budiharto.

Salah seorang penerima manfaat, Dwi Winarni, sangat senang karena menjadi salah satu penerima bantuan RSLH. Ia menceritakan, kondisi rumah yang saat ini jauh lebih baik dibandingkan dulu sebelum diperbaiki. Selama ini ia kesulitan untuk merenovasi rumah karena gajinya sebagai buruh tidak cukup.

“Senang, terima kasih sudah dibantu. Tadinya rumahnya jelek, sekarang sudah baik. Sudah ada keramiknya, WC, dan kamar. Dulu nggak ada. Bersyukur sekali, saya buruh gajinya Rp 500 ribu, makan saja kekurangan apalagi buat beli-beli buat kebutuhan sehari-hari saja kurang,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Djarum Foundation dalam rangka meringankan beban masyarakat terkait perumahan. Setidaknya ada 1 juta lebih rumah tidak layak huni di Jawa Tengah yang perlu diintervensi. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mereduksi kemiskinan secara bersama-sama.

“Perlu saya sampaikan, memang dalam rangka mereduksi miskin ekstrem yang kualifikasi P1 dan P2, ini perlu kerja kolaborasi. Tidak hanya kepada CSR perusahaan, organisasi massa, potensi masyarakat lain, termasuk juga dari Pemprov sudah menganggarkan,” kata Ahmad Luthfi.

Alokasi renovasi RTLH di Jawa Tengah pada 2025 sekitar 17.000 unit, tersebar di 35 kabupaten/kota. Khusus Kabupaten Temanggung mendapatkan alokasi sebanyak 584 unit RTLH. Selain RTLH, Luthfi juga mendorong kerja tim secara komprehensif dalam menekan angka kemiskinan.

“Tidak hanya RTLH, kita tempelkan juga bansosnya, kesehatan, pendidikan, kebutuhan pokok sehingga secara tidak langsung sandang, pangan, papan, kesehatan, dan pendidikan akan nempel pada mereka yang miskin ekstrem. Tiap triwulan kita lakukan evaluasi agar di seluruh kabupaten/kota ini memiliki sense of crisis terhadap miskin ekstrem yang nantinya kita dapat perangi,” jelasnya.

Saat ini kondisi kemiskinan di Jawa Tengah berdasarkan data BPS yang dirilis bulan Juli 2025 ini sekitar 9,48%. Turun 0,10% dari data September 2024 yakni 9,58%. Angka 0,10% tersebut menurut Luthfi sama dengan hampir 2 juta penduduk miskin.

“Intinya kalau kita gelorakan terus-menerus dengan terprogram dan terencana, berlanjut, berjenjang, dan berkelanjutan kita mampu untuk mereduksi untuk wilayah miskin,” tegasnya. (*)

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Pahlawan, Ratusan Peserta Ikuti Napak Tilas Kejuangan di Pemalang

    Peringati Hari Pahlawan, Ratusan Peserta Ikuti Napak Tilas Kejuangan di Pemalang

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025 | 22:03 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Ke 80 pada 10 November 2025 mendatang, ratusan peserta yang terdiri dari para siswa SLTA, SMK, MA, dan Mahasiswa serta masyarakat umum mengikuti kegiatan Napak Tilas Kejuangan dengan start di Lapangan Candi Batur Desa Bulakan Kecamatan Belik dan finish di Bukit Gambangan Desa Banyumudal Kecamatan Moga. Peserta […]

  • Happy Karaoke Terbakar, 8 Mobil Pemadam Diturunkan

    Happy Karaoke Terbakar, 8 Mobil Pemadam Diturunkan

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025 | 05:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak delapan mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di tempat Karaoke Happy, Minggu (26/1/2024) sekitar pukul 13.30 WIB. Mobil pemadam dibantu dari mobil pemadam daerah sekitar dan mobil tanki suplay air dari DPRPR Kota tegal dan DLH serta kendaraan taktis Water Canon milik Polresta Tegal. Petugas pemadam sampai Minggu […]

  • Putaran Kampanye PKS Mendapatkan Sambutan Hangat dari Warga

    Putaran Kampanye PKS Mendapatkan Sambutan Hangat dari Warga

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024 | 15:20 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Dapur Rumah di Karanganyar Pekalongan Terbakar

    Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Dapur Rumah di Karanganyar Pekalongan Terbakar

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026 | 06:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dapur pada rumah yang berlokasi di Dukuh Wonosirno, Desa Kutosari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan terbakar. Peristiwa terjadi pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 02.30 WIB. Diketahui, rumah tersebut merupakan milik Sumarjo (75) Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan terkait […]

  • TNI Distribusikan Bantuan Melalui Jalur Alternatif Danau Singkarak

    TNI Distribusikan Bantuan Melalui Jalur Alternatif Danau Singkarak

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025 | 05:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – TNI melalui Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol terus mempercepat penanganan darurat banjir di Sumatera Barat. Terputusnya akses darat menuju sejumlah wilayah terdampak membuat personel Bekangdam XX/TIB harus menyalurkan bantuan logistik melalui jalur alternatif, yaitu perairan Danau Singkarak, Sabtu (29/11/2025). Pengiriman bantuan dari titik evakuasi menuju wilayah Paninggahan ditempuh melalui jalur air sejauh sekitar […]

  • Bupati Pemalang Buka BBM Minisoccer Mayday Cup 2026

    Bupati Pemalang Buka BBM Minisoccer Mayday Cup 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026 | 15:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro membuka Turnamen BBM Minisoccer Solidarity Mayday Cup Tahun 2026 pada Sabtu, 25 April 2026.Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan BBM Minisoccer Banjardawa. Turnamen tersebut dalam rangkaian peringatan Mayday atau Hari Buruh Internasional. Secara simbolis ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Bupati Pemalang kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan […]

expand_less