Gubernur Ahmad Luthfi Dukung Aksi “Run for Rivers” Aktivis Sungai Watch di Jawa Tengah
- account_circle Fahroji
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

Ahmad Luthfi menemui tiga aktivis lingkungan asal Prancis, Gary, Kelly, dan Sam Benchegib.(Foto: ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap kampanye “Run for Rivers” yang diinisiasi oleh tiga aktivis lingkungan asal Prancis, Gary, Kelly, dan Sam Benchegib.
Dalam pertemuan tersebut, pendiri organisasi Sungai Watch ini menyampaikan ketertarikan mereka terhadap sistem pengelolaan sampah di Jawa Tengah, khususnya model zero waste to landfill di Banyumas yang telah menjadi rujukan nasional.
Menanggapi ajakan kolaborasi untuk memperluas gerakan penyelamatan sungai, Gubernur Luthfi berkomitmen penuh untuk memfasilitasi kebutuhan operasional Sungai Watch, termasuk penyediaan kantor jika mereka memutuskan untuk berekspansi ke wilayah Jawa Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat menerima kunjungan tim Sungai Watch di kantornya, Senin (4/5/2026). Ia menegaskan, kolaborasi lintas pihak menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah, khususnya di aliran sungai.
“Saya akan mendukung kegiatan ini, kalau perlu ngantor di tempat saya. Nanti saya siapkan tempat untuk membantu kita membersihkan sampah dan menghijaukan sungai,” ujar Luthfi.
Sungai Watch merupakan gerakan lingkungan yang digagas tiga bersaudara asal Prancis, Gary Benchegib, Kelly Benchegib, dan Sam Benchegib, yang telah lama bermukim di Bali. Mereka menjalankan kampanye bertajuk “Run for Rivers” dengan menempuh jarak 1.200 kilometer dari Bali hingga Jakarta.
Aksi tersebut tidak sekadar lari jarak jauh, tetapi juga bertujuan memetakan kondisi sungai di sepanjang rute perjalanan, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang bahaya sampah bagi ekosistem.
Luthfi menilai misi Sungai Watch sejalan dengan agenda pemerintah dalam menekan volume sampah dan memperkuat program penghijauan, termasuk penanaman mangrove di wilayah pesisir.
“Ini selaras dengan kebijakan zero sampah dan program penghijauan kita, termasuk penanaman satu juta mangrove di Pantura,” jelasnya.
- Penulis: Fahroji


