Jumat, 24 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Pemkab Pemalang Ikut Berpartisipasi dalam Gerakan “Mageri Segoro” 2025

Pemkab Pemalang Ikut Berpartisipasi dalam Gerakan “Mageri Segoro” 2025

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman mangrove serentak dalam tajuk Mageri Segoro Tahun 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sembilan titik yang tersebar di lima desa. Adapun untuk ceremoni digelar di Desa Ketapang, Kecamatan Ulujami, Rabu (15/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Anom menyampaikan bahwa gerakan Mageri Segoro merupakan upaya bersama dalam menjaga kelestarian serta ekosistem pesisir.

“Mageri Segoro adalah langkah kita bersama untuk menjaga kelestarian dan ekosistem pesisir. Hutan mangrove bukan hanya menjadi penyangga kehidupan, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi, menjaga biota laut, serta mampu menyerap emisi karbon dalam jumlah besar,” ujar Anom.

Anom menambahkan, kegiatan penanaman mangrove ini merupakan solusi berbasis alam dalam menghadapi krisis iklim, sekaligus bentuk dukungan terhadap program prioritas Mageri Segoro se-Jawa Tengah.

“Kegiatan ini menyatukan seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi meningkatkan kuantitas dan kualitas ekosistem pesisir di Jawa Tengah,” tandasnya.

Lebih lanjut, Anom menjelaskan bahwa kegiatan Mageri Segoro juga bertujuan untuk menunjukkan aksi nyata dalam mengembalikan ekosistem mangrove.

Kegiatan penanaman mangrove serentak ini dilaksanakan di 17 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, mencakup 107 desa, 125 pelaksana, dan 263 titik penanaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman mangrove di Kabupaten Pemalang dilakukan di sembilan titik yang tersebar di lima desa, dengan total 134.000 batang mangrove.

Aksi ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sebagai wujud misi Gubernur Jawa Tengah “Ngopeni lan Nglakoni Jawa Tengah”.

“Penanaman dilakukan di Desa Mojo sebanyak 80.000 batang, Desa Pesantren 20.000 batang ditambah 3.000 batang bantuan dari UGM dan Pertamina, Desa Ketapang 14.000 batang, Desa Limbangan 14.000 batang, serta Desa Nyamplungsari sebanyak 5.000 batang,” jelas Wiji.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Pemalang Paslon An-Nur Mendapat Nomor Urut 3, Ini Simbol Persatuan Tiga Unsur

    Pilkada Pemalang Paslon An-Nur Mendapat Nomor Urut 3, Ini Simbol Persatuan Tiga Unsur

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pengambilan nomor urut pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati pada Pilkada Pemalang 2024, paslon Anom Widiyantoro–Nurkholes mendapatkan nomor urut 3. Anom mengatakan, nomor urut 3 ini dimaknai sebagai simbol persatuan tiga unsur, yaitu ulama, umaroh dan umat. “Alhamdulillah kita dapat nomor 3. Nomor 3 itu menyimbolkan 3 elemen, yaitu ulama, umaro […]

  • SPPG Patih Sampun Desa Susukan Diresmikan Wakil Bupati Pemalang

    SPPG Patih Sampun Desa Susukan Diresmikan Wakil Bupati Pemalang

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes meresmikan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) Patih Sampun Desa Susukan, Kecamatan Comal pada Minggu, 12 Januari 2026. Pada kesempatan tersebut ia mengatakan bahwa program makan bergizi gratis merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak. Hal tersebut kata Nurkholes, sebagai langkah […]

  • Organisasi Ekstra Legal, Relawan sebagai Hama Politik

    Organisasi Ekstra Legal, Relawan sebagai Hama Politik

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ekonom Senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menegaskan bahwa relawan politik dalam demokrasi modern seharusnya hanya berfungsi sebagai instrumen mobilisasi dukungan saat kampanye, bukan entitas permanen yang ikut mengelola pemerintahan. “Relawan sebagai bagian dari proses kampanye pemilihan umum adalah bagian pelengkap saja dan tidak terlalu penting di dalam demokrasi. Metode kampanye […]

  • Pokjaluh Deklarasi Ajak Masyarakat Jateng Berkampanye Damai

    Pokjaluh Deklarasi Ajak Masyarakat Jateng Berkampanye Damai

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Lintas Agama menggelar sosialisasi dan deklarasi untuk menjaga gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak berjalan damai, Senin (14/10/2024). Ketua Pokjaluh Lintas Agama Jateng Mahsun mengatakan, seluruh anggota Pokjaluh berupaya mengedukasi masyarakat agar pilkada di Jateng berjalan damai. Menurutnya, edukasi ini akan diintensifkan di seluruh Jawa Tengah dengan mengerahkan […]

  • Dinsos bersama BPKB Siapkan Kedai Gratis Bagi Warga Terdampak Bencana di Pulosari

    Dinsos bersama BPKB Siapkan Kedai Gratis Bagi Warga Terdampak Bencana di Pulosari

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dinas Sosial Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang bekerjasama dengan Forum Genre Kabupaten Pemalang dan Ikatan Penyuluh KB Pulosari sediakan kedai gratis untuk para pengungsi terdampak bencana serta relawan di Kantor Kecamatan Pulosari, Rabu (28/1/2026). Andi Rizki dari BPKB Pulosari mengatakan, kedai gratis yang di buka selama 24 […]

  • Sekda Jateng: Benteng Fort Willem I Ambarawa Tarik Ribuan Wisatawan 

    Sekda Jateng: Benteng Fort Willem I Ambarawa Tarik Ribuan Wisatawan 

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, destinasi wisata baru, Benteng Fort Willem I Ambarawa, mampu menarik  ribuan wisatawan setiap harinya. Itu bukti bahwa sejarah dan budaya di Jawa Tengah mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Sektor pariwisata sejarah dan budaya cukup kuat menjadi pintu pariwisata, dalam menarik perhatian khalayak. Baik masyarakat dalam dan […]

expand_less