Sabtu, 11 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Refleksi Kritis Pemerintahan Prabowo Subianto Setelah Melewati Fase 100 Hari Pertama

Refleksi Kritis Pemerintahan Prabowo Subianto Setelah Melewati Fase 100 Hari Pertama

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025 | 13:08 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina bekerjasama dengan Institut Harkat Negeri menggelar diskusi publik bertajuk “Enam Bulan Pemerintahan Prabowo: The Extraordinary, The Good, The Bad, and The Ugly” bertempat di Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Trinity Tower Lt. 45.

Diskusi ini menjadi ruang refleksi kritis atas perjalanan awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah melewati fase 100 hari pertama yang kerap dianggap sebagai masa ‘bulan madu’ politik.

Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza Idris, menyampaikan bahwa setiap peralihan kekuasaan membawa harapan baru.

Namun, harapan tersebut tidak serta-merta hadir tanpa tantangan, terutama ketika harus berhadapan dengan warisan kebijakan dari pemerintahan sebelumnya.

Menurutnya, enam bulan pertama adalah momen krusial yang mencerminkan arah serta pendekatan pemerintahan ke depan apakah akan melanjutkan pola lama atau menghadirkan pembaruan yang nyata.

Sudirman Said, Ketua Institut Harkat Negeri dan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI periode 2014–2016, memberikan perspektif tajam mengenai arah kepemimpinan nasional dari sudut pandang indeks jarak kekuasaan atau Power Distance Index (PDI). Konsep ini, yang dikembangkan oleh Gerard Hendrik Hofstede, menggambarkan sejauh mana masyarakat menerima kesenjangan kekuasaan dan struktur sosial yang hierarkis.

Menurut Sudirman, Indonesia termasuk negara dengan indeks PDI yang tinggi, sejajar dengan negara-negara seperti India, Pakistan, dan Filipina.

Konsekuensinya, pola komunikasi dalam pemerintahan cenderung top-down, ruang dialog sempit, serta pengambilan keputusan berlangsung secara sepihak oleh elit tanpa diskursus yang inklusif.

“Semakin tinggi indeks PDI, semakin sulit masyarakat mendapatkan akses terhadap partisipasi dalam proses pengambilan kebijakan. Elit memegang kendali penuh, sementara masyarakat menjadi penonton pasif, ” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa negara dengan PDI tinggi rentan terhadap praktik nepotisme, karena distribusi kekuasaan lebih didasarkan pada kedekatan personal ketimbang kompetensi dan meritokrasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan terbesar bagi pemerintahan saat ini adalah menurunkan jarak kekuasaan agar lahir kepemimpinan yang lebih egaliter, terbuka terhadap dialog, serta menjunjung sistem yang adil dan berbasis kemampuan.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • 175 Narapidana Rutan Pemalang Terima Remisi Idul Fitri

    175 Narapidana Rutan Pemalang Terima Remisi Idul Fitri

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025 | 14:47 WIB
    • account_circle Ragil Surono
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 175 narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang menerima Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1446 H Tahun 2025 pada Jumat (28/03). Remisi ini diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada narapidana yang telah berkelakuan baik dan menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pidana. “Dari 175 narapidana tersebut sebanyak 145 merupakan kasus […]

  • Sukses Turunkan Tarif Hingga 19%, Kapasitas Diplomasi Ekonomi Era Prabowo Teruji

    Sukses Turunkan Tarif Hingga 19%, Kapasitas Diplomasi Ekonomi Era Prabowo Teruji

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025 | 16:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencetak pencapaian strategis dalam sektor perdagangan internasional dengan keberhasilannya menurunkan tarif bea masuk Amerika Serikat (AS) terhadap produk ekspor Indonesia dari sebelumnya 32% menjadi 19%. Keputusan penurunan tarif tersebut terjadi dalam konteks tantangan proteksionisme global yang meningkat dan menjadi sorotan diplomasi ekonomi dunia. Langkah ini dipandang sebagai bentuk keberhasilan […]

  • Semangat Kebersamaan Menggema di Bukit Gambangan dalam Gebyar HGN PGRI Banyumudal

    Semangat Kebersamaan Menggema di Bukit Gambangan dalam Gebyar HGN PGRI Banyumudal

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 05:34 WIB
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ratusan guru dan siswa dari berbagai sekolah di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, tumpah ruah memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI tahun 2025, yang digelar pada Kamis, 20 November 2025, di objek wisata Bukit Gambangan. Acara bertajuk Gebyar HGN 2025 Ranting PGRI Banyumudal ini berlangsung penuh keceriaan, kebersamaan, dan semangat […]

  • Pemkab Pemalang Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip, sekaligus Launching Aplikasi Srikandi

    Pemkab Pemalang Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip, sekaligus Launching Aplikasi Srikandi

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024 | 20:58 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sekda Pemalang Hariyanto mewakili Bupati Pemalng mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) dan Gelar Pengawasan Kearsipan sekaligus melaunching Aplikasi Srikandi Tahun 2024 di salah satu hotel di Pemalang, Rabu (11/12/2024). Dalam sambutan, Heriyanto menyampaikan bahwa arsip merupakan bagian yang penting dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Arsip bukan sekadar tumpukan […]

  • Pererat Silaturahmi, Koramil 02/Taman Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah

    Pererat Silaturahmi, Koramil 02/Taman Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 | 14:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, Koramil 02/Taman kembali menggelar aksi sosial bertajuk “Jumat Berkah“. Dalam kegiatan ini, paket nasi kotak siap saji dibagikan kepada warga yang melintas di depan Makoramil 02/Taman, Jalan Pierre Tendean, Kabupaten Pemalang, pada Jumat (3/7/2026). Agenda rutin ini dipimpin langsung oleh Danramil 02/Taman, Kapten Cke M. Makhmudin. Bersama […]

  • Sebanyak 264 Kepala Desa di Cilacap Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

    Sebanyak 264 Kepala Desa di Cilacap Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024 | 17:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Bupati Cilacap Awaluddin Muuri menyerahkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan kepala desa di Pendapa Wijayakusuma Çakti Cilacap, Senin (10/6/2024). Awaluddin mengatakan, SK tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa yang sebelumnya kepala desa menjabat selama enam tahun menjadi delapan […]

expand_less