Minggu, 3 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat

Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANGProgram Tali Asih (bisarah) Penghafal Al Quran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang digulirkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfid dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terbukti menuai banyak manfaat.

Salah satunya dirasakan orang tua santri yang mengaku kaget saat anaknya memiliki uang saku tambahan. Orang tua santri asal Papua tersebut suatu ketika khusus menemui Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, dan mengucapkan banyak terima kasih.

“Saya kaget kok tiba-tiba mengucapkan terima kasih, ada apa.Ternyata anaknya adalah salah satu santri asal Papua yang menerima bisarah penghafal Quran dari Pemprov Jateng,”ucap Wagub Taj Yasin, saat memberikan mauidhah khasanah pada Haul dan Haflah Khotmil Quran di PPTQ Quantum Qolbu, Petanahan, Kebumen, Minggu, 3 Mei 2026.

Manfaat bisarah penghafal Quran, kata Gus Yasin, ternyata sangat dirasakan oleh penerima. Bukan saja santri yang menerima langsung manfaat tersebut. Namun juga orang tua santri yang menerima bisaroh, karena bisa membantu meringankan beban.

“Bisaroh ini tidak melihat orang Jateng atau luar Jateng. Setiap selesai menghafal 30 juz, kita akan memberikan tali asih setiap anak sebesar Rp 1.000.000,” ujar Wagub yang juga Ketua LPTQ Jawa Tengah tersebut.

Dia menambahkan, manfaat Al Quran sangat besar bagi kehidupan umat. Tidak mengherankan apabila banyak santri yang berjuang untuk menjadi penghafal Al Quran.

Gus Yasin menambahkan, dalam catatannya, setiap tahun ada 2.000 santri yang khatam menghafalkan Al Quran di Jawa Tengah. Hal ini dibuktikan dengan anggaran bisarah di Jawa Tengah sebesar Rp 2 miliar lebih yang selalu tersalurkan untuk penghafal Al Quran.

Sementara itu, salah satu penerima bisarah Nisvia Nurlaila menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bisaroh yang diberikan dari Pemprov Jateng. Dia akan memanfaatkan bisaroh tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat lagi mempelajari Al Quran,” ujarnya.

Nisvia menyelesaikan hafalan 30 juz sekitar tujuh tahun. Sedangkan rekannya, Khairani selesai dalam waktu tiga tahun. Keduanya kini tengah menimba ilmu di MA NU Darussaadah Kebumen. Penerima bisarah kali ini sebanyak lima santri yang telah khatam 30 juz.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas Layanan RPPA, Dinsos KBPP Gelar Pelatihan Manajemen Penanganan Kasus

    Tingkatkan Kualitas Layanan RPPA, Dinsos KBPP Gelar Pelatihan Manajemen Penanganan Kasus

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Penanganan Kasus & Pelaporan Simfoni Versi 3 di salah satu hotel di Pemalang, Rabu (29/10/2025). Sekretaris Dinsos KBPP Pemalang, Supadi menyampaikan bahwa pihaknya mencatat ada 60 kasus kekerasan perempuan dan anak sampai September 2025 […]

  • Libur Tahun Baru, Polres Pekalongan Sebar Personel di Seluruh Objek Wisata: Keamanan Pengunjung Jadi Prioritas!

    Libur Tahun Baru, Polres Pekalongan Sebar Personel di Seluruh Objek Wisata: Keamanan Pengunjung Jadi Prioritas!

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Memasuki hari pertama tahun 2026, sejumlah objek wisata di Kabupaten Pekalongan mulai diserbu pengunjung. Mengantisipasi lonjakan wisatawan, Polres Pekalongan menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan ketat di seluruh destinasi wisata di wilayah hukumnya, Kamis (1/1/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menghabiskan waktu libur tahun baru bersama […]

  • Polisi Sita Puluhan Botol Miras Saat Razia di Toko dan Warung Sate

    Polisi Sita Puluhan Botol Miras Saat Razia di Toko dan Warung Sate

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Guna mendukung kondusifitas keamanan di wilayahnya, Sat Samapta Polres Pekalongan melaksanakan razia minuman keras (miras) di wilayah Kesesi, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu (9/3/2024) malam. Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, melalui Kasat Samapta AKP Suhadi mengatakan, saat melakukan razia miras pihaknya berhasil menyita puluhan botol miras berbagai merek dari toko dan warung sate di […]

  • TNI dan Warga Desa Sikasur Gotong Royong Bangun Pondasi Jembatan Garuda

    TNI dan Warga Desa Sikasur Gotong Royong Bangun Pondasi Jembatan Garuda

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat nyata di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Anggota Koramil 11 Belik bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan kerja bakti dalam pembangunan pondasi Jembatan Garuda, yang menjadi salah satu infrastruktur penting bagi warga, Minggu(19/04/2026) Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 11 Belik, Kapten Cpm […]

  • Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sebanyak 271 unit rumah dan 28 unit fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Batang beberapa hari yang lalu, Selasa (9/7/2024). Sekretaris BPBD Batang Puji Setyowati mengatakan, ratusan bangunan yang rusak tercatat ada di 26 desa yang terdiri dari 3 kecamatan. “Kecamatan Batang ada 16 desa/kelurahan, Warungasem ada 8 desa, […]

  • Status Ratusan Desa Naik Kelas, Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

    Status Ratusan Desa Naik Kelas, Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun dari desa menunjukkan hasil nyata yang signifikan. Berdasarkan Indeks Desa (ID) Tahun 2025, jumlah desa mandiri di Jawa Tengah melonjak menjadi 2.208 desa, meningkat tajam dibandingkan pada 2024 yang tercatat sebanyak 1.530 desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, […]

expand_less