Kamis, 12 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Daerah » Misteri Pesanan ‘Kluban’ yang Tak Diambil, Pria di Sragi Ditemukan Meninggal dalam Kos Terkunci

Misteri Pesanan ‘Kluban’ yang Tak Diambil, Pria di Sragi Ditemukan Meninggal dalam Kos Terkunci

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Warga Dukuh Kentung, Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi mendadak ramai. Seorang pria paruh baya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar kosnya, Selasa (10/2/2026).

Korban diketahui bernama Wari (55), warga Siwalan, ditemukan meninggal dunia dalam posisi meringkuk.

Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 11.00 WIB. Kecurigaan bermula saat pemilik warung di depan kos korban, Casdumi (46), merasa aneh karena korban tak kunjung datang untuk mengambil pesanan makanan “kluban” yang telah dipesan sehari sebelumnya.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito mengatakan bahwa petugas Polsek Sragi langsung meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat.

“Benar ada penemuan mayat di dalam kamar kos di wilayah Sragi. Korban ditemukan dalam posisi meringkuk di kamar berukuran 3×3 meter. Kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, sehingga warga harus mengecek melalui ventilasi sebelum akhirnya pintu dibuka paksa,” ungkap Ipda Warsito, Selasa (10/2/2026) sore.

Menurut Ipda Warsito, Casdumi sempat mengetuk pintu kamar namun tidak ada jawaban. Ia kemudian meminta bantuan Darji (56) untuk mengecek.

Karena pintu terkunci, warga berinisiatif memanjat menggunakan kursi dan mengintip melalui ventilasi atas pintu. Saat itulah korban terlihat sudah tidak bergerak dengan posisi meringkuk di atas lantai.

Petugas Polsek Sragi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP bersama Unit Identifikasi Polres Pekalongan dan tim medis dari Puskesmas Sragi 1.

“Saat ditemukan, korban mengenakan kaos oblong panjang warna abu-abu dan celana pendek motif kotak-kotak. Di samping tubuh korban, ditemukan berkas riwayat medis dari RSUD Kajen serta gelas dan termos,” tambah Ipda Warsito.

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Sragi 1, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 3 hingga 5 jam sebelum ditemukan.

Terkait adanya darah yang keluar dari area mata, tim medis menjelaskan hal tersebut merupakan dampak dari pecahnya pembuluh darah akibat penyakit kronis yang diderita korban.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan riwayat medis di TKP dan keterangan pihak keluarga, korban memang mengidap komplikasi penyakit jantung, gula darah, dan hipertensi,” tegas Ipda Warsito.

Pihak keluarga, melalui keponakan korban, Titin Kiroatin, membenarkan bahwa korban memang sudah sakit-sakitan selama tiga bulan terakhir dan sempat menjalani rawat inap di RSUD Kajen pada Januari 2026 lalu.

Jenazah kini telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman, mengingat kematian korban murni disebabkan oleh faktor kesehatan. *

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Mahfud MD di Paramadina: Negara Tak Akan Bertahan Tanpa Hukum

    Prof. Mahfud MD di Paramadina: Negara Tak Akan Bertahan Tanpa Hukum

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ruang dialog strategis dengan menyelenggarakan Forum Meet The Leaders bertajuk “Lead With Law, Stand With Integrity: Break The Chain of Corruption in Indonesia”. Acara ini digelar di Kampus Kuningan Universitas Paramadina, Trinity Tower Lantai 45, pada Sabtu (28/6/2025), dan menghadirkan tokoh nasional sekaligus pakar hukum […]

  • Program Internet Gratis Ahmad Luthfi Sukses Kembangkan Ratusan Desa Blankspot di Jawa Tengah

    Program Internet Gratis Ahmad Luthfi Sukses Kembangkan Ratusan Desa Blankspot di Jawa Tengah

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Program internet gratis Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa di wilayah blankspot atau belum ada aliran internet, terutama di kawasan wisata terpencil. Salah satunya di Desa Wisata Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, yang kini memiliki akses internet publik setelah lama […]

  • Peradi Depok Cetak Sejarah, Luluskan 52 Calon Advokat dalam PKPA Perdana

    Peradi Depok Cetak Sejarah, Luluskan 52 Calon Advokat dalam PKPA Perdana

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kota Depok, Jawa Barat, mencatat sejarah baru dalam dunia hukum. Setelah penantian panjang selama 17 tahun, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Depok akhirnya berhasil menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) perdana dan meluluskan 52 calon advokat. Acara penutupan PKPA angkatan pertama ini berlangsung meriah di Kantor Peradi DPC Kota […]

  • Kwarran Moga Gelar Upacara Hari Pramuka, Bupati Pemalang Lakukan Kunjungan di Buper Sikucing Moga

    Kwarran Moga Gelar Upacara Hari Pramuka, Bupati Pemalang Lakukan Kunjungan di Buper Sikucing Moga

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

      JURNAL PEMALANG – Upacara peringatan Hari Pramuka Kwartir Ranting Moga, dilaksanakan di Bumi Perkemahan Sikucing Moga, pada hari Kamis, 14 Agustus 2025.Bertindak sebagai Pembina upacara Camat Moga, Harinto yang juga menjabat sebagai Ketua Mabiran Moga. “Upacara peringatan Hari Pramuka KE-64 ini, turut dihadiri oleh — DANRAMIL Moga, Kapten TNI Irwan S — KAPOLSEK Moga, […]

  • Warga Desa Pangkah Geger, Diduga Warganya Hanyut di Kali

    Warga Desa Pangkah Geger, Diduga Warganya Hanyut di Kali

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Warga Desa Pangkah, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan geger lantaran ada orang yang hanyut di Sungai Kupang, Kamis (2/1/25). Korban hanyut bernama Rasmadi (57), saat itu sedang mandi di kali tersebut. Menurut keterangan dari Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, pihaknya setelah menerima laporan adanya orang hanyut langsung berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk […]

  • Bupati Pemalang Beri Bantuan Kepada Keluarga Korban Longsor Bongas

    Bupati Pemalang Beri Bantuan Kepada Keluarga Korban Longsor Bongas

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peristiwa tanah longsor terjadi di wilayah Desa Bongas, Dukuh Siranti, lokasi tersebut berada di area perhutani, longsor terjadi pada hari Minggu (25/1/2026) pukul 06.00 WIB pagi. Ada dua korban orang hilang dalam musibah tersebut, yakni atas nama Hamim (60th) dan Aksinudin (40th) warga Dukuh Siranti, selain itu kerugian ditaksir 1 hektar padi […]

expand_less