Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Prof. Mahfud MD di Paramadina: Negara Tak Akan Bertahan Tanpa Hukum

Prof. Mahfud MD di Paramadina: Negara Tak Akan Bertahan Tanpa Hukum

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025 | 21:43 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ruang dialog strategis dengan menyelenggarakan Forum Meet The Leaders bertajuk “Lead With Law, Stand With Integrity: Break The Chain of Corruption in Indonesia”. Acara ini digelar di Kampus Kuningan Universitas Paramadina, Trinity Tower Lantai 45, pada Sabtu (28/6/2025), dan menghadirkan tokoh nasional sekaligus pakar hukum tata negara, Prof. Dr. Mahfud MD, sebagai pembicara tunggal.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menegaskan pentingnya nilai-nilai hukum dan integritas dalam kepemimpinan.

“Pemimpin masa depan harus memahami bahwa hukum dan integritas adalah pilar peradaban. Tanpa itu, negara hanya tinggal nama,” tegasnya.

Suasana forum semakin bermakna dengan hadirnya Omi Komaria Madjid, istri almarhum Nurcholish Madjid (Cak Nur), yang turut memberikan kesan atas keterlibatan Prof. Mahfud dalam memahami pemikiran suaminya.

“Saya sungguh kagum, karena Pak Mahfud yang telah menduduki berbagai jabatan penting di negeri ini ternyata sangat memahami pemikiran Cak Nur. Hal itu benar-benar di luar dugaan saya,” ungkap Omi.

Dalam paparannya, Prof. Mahfud MD menekankan bahwa supremasi hukum adalah fondasi utama dalam menciptakan ketertiban sosial dan memberantas praktik korupsi yang makin meluas di Indonesia. Ia mengutip pemikiran klasik Ibnu Taimiyah:

“Lebih baik 60 tahun hidup di bawah pemerintahan yang buruk, daripada satu malam tanpa negara; lebih baik 60 tahun bersama polisi yang tidak sempurna, daripada satu malam tanpa aparat penegak hukum,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan bahwa hukum merupakan unsur paling dasar dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Ia mengingatkan:

“Ubi societas ibi ius – di mana ada masyarakat, di situ ada hukum.” Tanpa penegakan hukum yang adil, demokrasi dapat berubah menjadi anarki; namun hukum yang tidak demokratis hanya akan melahirkan tirani.

Melalui pemaparan historis yang tajam, Mahfud memetakan perjalanan hukum dan politik di Indonesia: dari masa demokrasi liberal era Soekarno, masa otoritarianisme Orde Lama dan Orde Baru, hingga era reformasi yang kini dinilai mengalami kemunduran pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ia menyoroti berbagai persoalan seperti praktik jual beli suara, pelemahan lembaga penegak hukum, dan ketimpangan dalam penegakan keadilan.

Tak hanya itu, Mahfud juga mengulas isi buku Paradox Indonesia karya Presiden Prabowo Subianto (2017), yang membahas dominasi oligarki serta paradoks kekayaan Indonesia: sumber daya alam yang melimpah namun disertai kemiskinan struktural, rendahnya indeks persepsi korupsi, tingginya ketimpangan ekonomi, dan lemahnya perlindungan terhadap lingkungan.

Dengan nada serius, Mahfud menyampaikan data-data mencengangkan yang mencerminkan ketimpangan ekstrem di Indonesia:

“Rp11.400 triliun dana pengusaha Indonesia disimpan di luar negeri, dan 1% penduduk menguasai lebih dari 50% kekayaan nasional serta 67% lahan negara. Lebih dari itu, menurut data IMF, 60,3% rakyat Indonesia atau 172 juta jiwa tergolong miskin jika menggunakan standar garis kemiskinan global USD 6,85/hari,” tegasnya.

Menutup paparannya, Mahfud menekankan dua langkah krusial yang harus segera diambil untuk menyelamatkan masa depan bangsa: memperkuat penegakan hukum dan mengejar para koruptor tanpa kompromi.

“Sejarah tidak pernah mencatat adanya negara yang bertahan lama tanpa fondasi hukum yang kokoh dan adil,” pungkasnya.

Forum ini menjadi refleksi mendalam bagi sivitas akademika dan publik untuk terus mengawal nilai-nilai integritas, hukum, dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Angka Pernikahan Dini, Dinsos KBPP Pemalang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

    Tekan Angka Pernikahan Dini, Dinsos KBPP Pemalang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026 | 17:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Sosial, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) terus menyeriusi upaya penurunan angka pernikahan dini. Langkah ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pembahasan Permasalahan Perkawinan Anak yang digelar di Ruang Pertemuan Sekretariat GOW pada Selasa (9/6/2026). Forum ini dirancang sebagai wadah sinergi antarinstansi untuk menyusun strategi […]

  • Putaran Kedua Sub PIN Polio Digelar, Seremonial Kick Off Imunisasi Polio Dilakukan di Pemalang

    Putaran Kedua Sub PIN Polio Digelar, Seremonial Kick Off Imunisasi Polio Dilakukan di Pemalang

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024 | 22:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Putaran kedua pemberian Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) Polio pada anak usia 0-7 tahun secara serentak digelar di Jawa Tengah, Senin (19/2/2024). Seremonial kick off imunisasi polio, dilakukan di Balai Desa Banjardawa, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang yang dipimpin oleh Penjabat Ketua TP PKK Jateng Shinta Nana Sudjana, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda […]

  • Polres Pemalang Ungkap Kasus Mayat Perempuan Dalam Karung di Ulujami

    Polres Pemalang Ungkap Kasus Mayat Perempuan Dalam Karung di Ulujami

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024 | 10:19 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Penemuan mayat seorang bocah berinisial S (9) yang tewas di dalam karng di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Pemalang terungkap, Rabu (11/12/2024). Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo mengatakan, terungkapnya kasus ini setelah melakukan berbagai rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Dari pengakuan salah seorang anak saksi, penyidik menemukan sejumlah alat bukti. Mendapat bukti tersebut […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi: Perubahan APBD Jateng 2025 Diprioritaskan Pembangunan Infrastruktur

    Gubernur Ahmad Luthfi: Perubahan APBD Jateng 2025 Diprioritaskan Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025 | 09:41 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Perubahan APBD 2025 akan memfokuskan pada pembangunan infrastruktur. Peningkatan infrastruktur tersebut akan dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. Hal itu disampaikan saat Rapat Paripurna dengan agenda penjelasan Gubernur atas Rancangan Perubahan APBD Jawa Tengah tahun anggaran 2025 di Gedung DRPRD Jateng, Senin, 28 Juli 2025. “Fokus utama untuk […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi Lakukan Pertemuan dengan Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah Bahas Soal Investasi

    Gubernur Ahmad Luthfi Lakukan Pertemuan dengan Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah Bahas Soal Investasi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026 | 15:32 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan kehormatan dari keluarga Diraja Brunei Darussalam, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah, guna menindaklanjuti rencana investasi di sejumlah sektor strategis, Kamis, 5 Februari 2026. Dalam pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kedua pihak membahas secara lebih rinci peluang kerja sama, termasuk penandatanganan letter of intent […]

  • Inilah Pesan Bupati Anom Saat Melepas Jamaah Haji di Pendopo Kabupaten Pemalang

    Inilah Pesan Bupati Anom Saat Melepas Jamaah Haji di Pendopo Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025 | 14:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro berpesan agar jamaah calon haji Kabupaten Pemalang bisa menjaga nama baik negara dan daerah saat melaksanakan ibadah haji. “Di baju bapak dan ibu semua ada identitas negara Republik Indonesia. Mohon bisa dijaga nama baik bangsa, dan tentunya nama baik Kabupaten Pemalang,” kata Anom saat menghadiri acara pelepasan jamaah […]

expand_less