Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Lintas Daerah » Perlu Kolaborasi Antar Lembaga Untuk Tekan Angka Percerian

Perlu Kolaborasi Antar Lembaga Untuk Tekan Angka Percerian

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026 | 22:24 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Angka perceraian yang tinggi, menimbulkan efek negatif bagi keluarga. Maka perlu kolaborasi berbagai lembaga untuk menyelesaikan persoalan yang timbul akibat perceraian.

Hal itu mengemuka dalam audiensi Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Jawa Tengah, dengan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), di ruang kerjanya, Senin, 9 Februari 2026.

Pada pertemuan itu, Gus Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan, permasalahan yang ditangani BP4 sangat krusial dan menjadi pekerjaan rumah besar bagi banyak pihak. Wagub mengemukakan gagasan agar Pemprov Jateng memiliki program kelas calon pengantin (catin).

“Saya ingin Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki program untuk kelas calon pengantin. Meskipun di tengah keterbatasan anggaran, program ini sangat penting mengingat kompleksnya persoalan yang dihadapi dalam rumah tangga paska pernikahan,” bebernya.

Kelas catin diharapkan dapat mencegah munculnya persoalan yang memicu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). BP 4 juga dapat berkolaborasi dengan Kecamatan Berdaya, yang memiliki program paralegal bagi masyarakat terdampak kekerasan dalam rumah tangga.

Menanggapi gagasan tersebut, Ketua BP4 Jawa Tengah Eman Sulaeman memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemprov Jateng. Menurutnya, tugas BP 4 sangat selaras dengan tugas pemerintah dalam mempersiapkan rumah tangga untuk membentuk keluarga sakinah.

“Tugas lain BP4 adalah memediasi, advokasi keluarga yang berkonflik, sampai dengan mitigasi dampak negatif perceraian, utamanya kepada anak-anaknya. Lembaga kami juga memiliki konsultan dan fasilitator yang tersertifikasi,” jelasnya.

Dia membeberkan angka perceraian saat ini sudah setara dengan 30 % jumlah pernikahan yang dicatat pada tahun 2024. Angka berasal dari Badan Pusat Statistik tersebut sangat memprihatinkan.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Kerja ke Pasar Blabak Mungkid, Jokowi Harga Bahan Pokok Relatif Normal

    Kunjungan Kerja ke Pasar Blabak Mungkid, Jokowi Harga Bahan Pokok Relatif Normal

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024 | 09:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pereiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Pasar Blabak Mungkid, Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Senin (29/1/2024). Dalam kunjungannya Jokowi didampingi Penjabat Guberjur Jawa Tengah Nana Sudjana berbincang dengan para pedagang mengenai harga bahan pokok di tingkat pasar, selain itu Jokowi juga membagikan paket sembako kepada para pedagang. Jokowi mengungkapkan, bahwa sudah hampir […]

  • Polsek Paninggaran Bersama Instansi Terkait Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Longsor di Desa Sawangan

    Polsek Paninggaran Bersama Instansi Terkait Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Longsor di Desa Sawangan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026 | 10:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam, Polsek Paninggaran bersama unsur TNI dan pemerintah setempat melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan sembako kepada warga yang terdampak longsor ringan di wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Selasa (12/05/2026). Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan personel dari Polsek Paninggaran, anggota Koramil Paninggaran, petugas Kecamatan Paninggaran, serta tim SAR […]

  • Tim Satres Narkoba Ungkap Peredaran Psikotropika di Pekalongan, Satu Orang Ditahan

    Tim Satres Narkoba Ungkap Peredaran Psikotropika di Pekalongan, Satu Orang Ditahan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025 | 05:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Satres Narkoba Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus peredaran psikotropika jenis Alprazolam di wilayah Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Pelaku berinisial DH alias Plo’or (31), warga Desa Kedungwuni Barat, diamankan polisi dengan barang bukti sebanyak 35 butir Alprazolam yang disembunyikan di dalam kendaraan dan rumahnya. Kasus ini terungkap pada Sabtu (20/09/2025) dini hari sekitar pukul […]

  • Dukung Digitalisasi Perbankan dan Pembayaran, Masyarakat Diminta Biasakan Gunakan QRIS

    Dukung Digitalisasi Perbankan dan Pembayaran, Masyarakat Diminta Biasakan Gunakan QRIS

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024 | 07:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal tak henti-hentinya menyerukan pembayaran atau transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Kepala KPw BI Tegal Marwadi, pada acara Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI), di gedung KPw BI Tegal, Rabu (20/3/2024). Marwadi mengatakan, transaksi menggunakan […]

  • Wabup Pemalang Ajak Warga Warungpring Terus Nguri-uri Tradisi

    Wabup Pemalang Ajak Warga Warungpring Terus Nguri-uri Tradisi

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025 | 23:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tradisi dan menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wabup saat menghadiri pengajian umum dan haul makam Cikelem 2025 di Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, Minggu (19/10/2025). Kegiatan haul, seperti diungkapkan Wabup, menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa syukur […]

  • Pemuda Asal Pemalang Catat Rekor Regional di Asia Book of Records

    Pemuda Asal Pemalang Catat Rekor Regional di Asia Book of Records

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025 | 09:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebuah prestasi membanggakan datang dari dunia literasi Indonesia. Tabah Septiono, pemuda berusia 32 tahun asal Pemalang, Jawa Tengah, berhasil meraih pengakuan regional setelah namanya resmi tercatat dalam Asia Book of Records, dan dianugerahi gelar bergengsi Grand Master. Penghargaan ini diberikan atas karya tulis yang dinilai memiliki keunikan serta kontribusi terhadap pengembangan literasi […]

expand_less