Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Pemalang Usai Diguyur Hujan Seharian
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

Jalan Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, Minggu (17/1/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Usai hujan seharian pada Jum’at, 16 Januari 2026 dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Pemalang menyebabkan sejumlah tempat mengalami banjir dan longsor.
Menurut keterangan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, bencana tanah longsor terjadi di Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul.
“Tanah longsor juga terjadi di Dusun Pejarakan, Desa Wisnu. Longsoran terjadi karena pergeseran tanah,” katanya.
Hal sama disampaikan Camat Watukumpul Arief Rachman Hakim. Ia menuturkan, imbas tanah longsor menjadikan akses ke Kecamatan Watukumpul via Desa Wisnu putus total dan dialihkan ke jalan yang lain.
“Untuk akses jalan ditutup sementara dan dialihkan melalui jalan lain via Kecamatan Belik,” tuturnya.
Semantara banjir melanda desa-desa di sekitar sungai Comal akibat limpasan air yang tak tertampung karena debit air tinggi.
Desa yang terdampak banjir berdasar pantauan Jurnal Pemalang di antaranya Desa Kebagusan, Desa Sidokare, Desa Susukan, Desa Kendaldoyong, Desan Pesantren, Des Kendalrejo, Desa Klegen dan Desa Mojo.
Banjir yang cukup parah di Dusun Sidomulya Desa Pesantren dan Desa Mojo ketinggian air mencapai 1 meter sehingga merendam rumah di lokasi tersebut.*
- Penulis: Fahroji





