Dorong Pertumbuhan UMKM, Pemkab, Kemenag dan PC Ansor Lakukan Kerja Sama
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia menjelaskan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Pemalang masih cukup besar yaitu 13 persen dan masih jauh diatas provinsi dan nasional yang hanya 9 persen.
“Jadi, kita sangat antusias dengan program-program pemberdayaan ekonomi yang tujuannya untuk kemandirian,” katanya.
“Kemandirian umat ini tentunya tanggung jawab yang paling besar ada di semua yang hadir pada sore hari ini seperti rekan Ansor, pengurus NU dan kami di Pemerintah Kabupaten,” imbuhnya.
Anom berharap sinergi ini tidak berhenti di sini, tapi terus berkembang dan ia juga mengapresiasi pihaknya bisa menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi antara Kemenag dengan PC Ansor.
“Nanti kami akan kembangkan di wilayah lain di Kabupaten Pemalang yang angka kemiskinannya masih cukup tinggi,” tegas Anom.
Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Pemalang Sarif Hidayat menyatakan komitmen pihaknya untuk mendorong agar kegiatan-kegiatan, baik keormasan maupun pada level yang paling bawah, adalah kegiatan dalam rangka upaya peningkatan ekonomi produktif.
“Sementara yang didorong kegiatan dari Baznas mulai dari pentasyarufannya (red-kegiatan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari amil (pengumpul) kepada mustahik (penerima yang berhak), sesuai dengan syariat Islam, dengan tujuan memastikan dana tersebut tepat sasaran, meringankan beban ekonomi, serta memperkuat solidaritas sosial) adalah untuk kegiatan ekonomi produktif, harapannya yang tadinya mustahik nantinya menjadi muzakki,” harapnya.
Dia menyampaikan bahwa penyuluhnya di setiap KUA ada sekitar 5 – 10 orang, dan sekarang sudah mulai bergerak di pasar-pasar mencari pedagang-pedagang yang paling kecil.
- Penulis: Fahroji




