Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dukung Program Swasembada Presiden, Jateng Siap Melompat Salip Provinsi Lain

Dukung Program Swasembada Presiden, Jateng Siap Melompat Salip Provinsi Lain

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Semua sudah lewat 100 %, artinya surplus semua. Hanya satu yang kita tidak capai 100 % yaitu kedelai, itu pun masih paling tinggi se Indonesia,” ujarnya.

Produksi padi di Jawa Tengah pada tahun 2025, mencapai 11,36 juta ton GKP (gabah kering panen) atau 9,38 juta ton GKG (Gabah Kering Giling). “Dengan kebutuhan yang ada, pada tahun 2025, setiap bulan kita surplus 150.000 ton beras,” terang Frans.

Oleh karenanya, dia kembali menegaskan jika Jawa Tengah sudah sangat siap untuk mendukung swasembada pangan yang menjadi program pemerintah pusat.

“Apa yang disampaikan Pak Presiden tadi capaiannya jelas kontribusi kita sampai dengan 15%. Bahkan bisa lebih itu dari Jawa Tengah bisa 15 sampai 16%,” tandasnya.

Sementara itu, dalam mengatasi kebutuhan kedelai, Jawa Tengah akan memperkuat strategi dengan pembenihan dan mencari lahan alternatif, seperti tadah hujan atau tegalan.

Frans mengakui jika kedelai merupakan komoditas yang tidak mudah untuk dikembangkan, karena memerlukan kondisi khusus. Tidak terlalu banyak air, namun juga tidak boleh kekurangan air.
“Untuk petani yang belum pengalaman tetap harus ada pendampingan,” lanjutnya.

Frans juga menyebutkan, capaian Nilai Tukar Petani (NTP) di Jawa Tengah juga menunjukkan trend positif. Tercatat, NTP terakhir sebesar 124 % atau bahkan mencapai 128 %. Menurutnya, indikator tersebut menunjukkan tingkat kesejahteraan petani di Jawa Tengah mencapai angka yang menggembirakan. ” Jadi memang kita melihat dari indikator ini berarti petani kita jauh lebih sejahtera sekarang,” imbuhnya.

Terkait optimisme pada tahun 2026, Frans menegaskan, capaian tahun ini akan melampui tahun lalu. “GKP kita 11.300.000 untuk 90.000 GKG, kita pasang di tahun depan Rp 12 juta. Otomatis ini kalau kita tercapai 12.000.000 kita bisa lebih tinggi dari Jawa Barat, dan Jawa Timur itu bisa bisa kalau mereka tidak meninggi, kita yang nomor satu nanti,” katanya.

Namun demikian, daerah lain juga dimungkinkan akan melakukan strategi peningkatan. Hanya saja, Frans mengatakan, jika Jawa Tengah sudah memasang target untuk melompat, dan bertekad untuk melampui daerah lain di Pulau Jawa.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program Ketahanan Pangan, Disperik dan Forkompincam Ulujami Tebar Benih Ikan Nila

    Dukung Program Ketahanan Pangan, Disperik dan Forkompincam Ulujami Tebar Benih Ikan Nila

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan gizi, Dinas Perikanan (Disperik) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah tabur puluhan ribu benih ikan nila, Senin, (25/11/2024). Kepala Disperik Pemalang Era Srinaeni mengatakan, puluhan ribu ikan ini ditabur dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Pemalang. Untuk penebaran hari ini dilakulan ditiga lokasi. “Hari ini kita tabur di […]

  • Purbalingga Salah Satu Wilayah yang akan Dipasang Alat Pendeteksi Gempa

    Purbalingga Salah Satu Wilayah yang akan Dipasang Alat Pendeteksi Gempa

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Purbalingga salah satu wilayah di Jawa Tengah yang akan dipasangi alat sensor pemantauan gempa bumi (seismograf), alat tersebut menjadi salah satu upaya mitigasi risiko gempa bumi, Kamis (19/9/2024). Kepala BPBD Purbalingga Prayitno mengungkapkan, pemasangan alat seismograf dilatarbelakangi adanya kejadian gempa bumi dan tsunami secara beruntun di beberapa wilayah di Indonesia yang menyebabkan […]

  • Gebrakan Digital Pemalang! DPRD dan Wabup ‘Geruduk’ Jakarta Demi Modernisasi Swara Widuri

    Gebrakan Digital Pemalang! DPRD dan Wabup ‘Geruduk’ Jakarta Demi Modernisasi Swara Widuri

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Duet Maut Eksekutif & Legislatif Ketua Komisi A DPRD Pemalang, Fahmi Hakim, menyebut kehadiran bareng ini adalah bukti keseriusan pemerintah daerah. “Ini bentuk dukungan total untuk keterbukaan informasi. Swara Widuri harus jadi kanal resmi yang profesional dan terstruktur di era digital,” pungkasnya. Sementara itu, Kepala Diskominfo Pemalang, Dian Ika Siswanti, memberi sinyal hijau terkait peluang […]

  • Alami Pecah Ban di Rest Area 338A, Pemudik Asal Bandung Ini Dibantu Polisi

    Alami Pecah Ban di Rest Area 338A, Pemudik Asal Bandung Ini Dibantu Polisi

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Mobil milik Bapak Yudha salah satu pemudik asal Bandung mengalami pecah ban di rest area 338A Kabupaten Pekalongan, Kamis pagi (03/04/2025). Ban mobil tersebut meletus pas ketika selesai parkir di rest area. “Setelah parkir, ban mobil belakang sebelah kanan tiba-tiba meletus,” jelas Yudha. Yudha merupakan pemudik asal Bandung yang hendak menuju ke […]

  • Gandeng Kompak Api Jateng, Pemkab Pemalang Gelar Evaluasi Pengelolaan Sampah dan Sosialisasi Anti Korupsi

    Gandeng Kompak Api Jateng, Pemkab Pemalang Gelar Evaluasi Pengelolaan Sampah dan Sosialisasi Anti Korupsi

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pada sesi berikutnya, Bupati Anom menyerahkan piagam penghargaan kepada puluhan desa yang dinilai konsisten dalam menerapkan program desa mandiri sampah sepanjang tahun 2025. Acara ditutup dengan penandatanganan dan publikasi piagam pengawasan internal, dilanjutkan dengan penyerahan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) bagi desa pelaksana program sampah mandiri. Kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi antikorupsi sebagai bagian dari […]

  • Hari Desa Nasional, Taj Yasin: 97,25 Persen Desa di Jateng Sudah Punya BUMDes, Saatnya Bersinergi dengan Koperasi Merah Putih

    Hari Desa Nasional, Taj Yasin: 97,25 Persen Desa di Jateng Sudah Punya BUMDes, Saatnya Bersinergi dengan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Semoga Jawa Tengah dan Indonesia, lewat desa semakin makmur,” tandasnya. Selain itu, Yasin menilai penyelenggaraan Hari Desa Nasional di Boyolali turut memberi dampak pada aktivitas ekonomi wilayah sekitar. Ia menyebut tingginya pergerakan masyarakat selama kegiatan berlangsung ikut mengungkit sektor jasa dan usaha masyarakat. “Luar biasa ini Hari Desa Nasional acaranya. Saya yakin pertumbuhan ekonomi ini […]

expand_less