Rabu, 15 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Sejumlah Kios di Pasar Comal Ditutup, Akibat Bau Busuk Sampah Yang Menyengat

Sejumlah Kios di Pasar Comal Ditutup, Akibat Bau Busuk Sampah Yang Menyengat

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025 | 17:47 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG –  Tumppukan sampah yang berada di jalan masuk belakang Pasar Comal, Kabupaten Pemalang menimbulkan aroma yang tak sedap. Bau busuk menyengat merasuk ke hidung, membuat siapa pun yang melewati area tersebut terganggu.

Menurut keterangan yang diperoleh Jurnal Pemalang dari sejumlah pedagan menyebutkan, tumpukan sampah tersebut sudah 3 bulan tidak dibuang oleh pihak terkait. Sehingga puluhan pedagang yang kiosnya berada sekitar lokasi tersebut menutup kioasnya dan tidak berjualan.

Tumpukan sampah sepanjang kurang lebih puluhan meter,  menutup akses jalan di depan deretan kios dan lapak yang ada, menurut penuturan beberapa Pedagang dan warga setempat, tumpukan sampah sudah ada sejak November 2024 lalu.

Bau busuk air dari resapan sampah, memunculkan ribuan belatung dan lalat yang merambah ke sejumlah kios, bahkan akses pintu keluar masuk ke pemukiman warga pun tertutup karena banyaknya belatung yang bermunculan,.

Tidak hanya itu beberapa pintu kontrakan terlihat’ kosong ditinggalkan penghuninya karena bau sampah yang menyengat, mereka lebih memilih pindah kontrakan yang aman dan nyaman.

Fitrianingsih (42 th) salah seorang warga RT.02/04 Dukuh Balutan, Kelurahan Purwosari yang juga sekaligus sebagai pedagang kopi di pasar Comal, menceritakan bahwa dirinya selama 3 bulan jualan merugi kurang lebih 5 juta, akibat sepinya pembeli dampak dari menumpuknya sampah di dekat warungnya,

” Saya terpaksa jualan walaupun merugi, karena kalau ngga jualan takut warungnya ikut terbakar karena sampah, seperti kejadian beberapa hari yang lalu ,” tutur Fitrianingsih, pada Minggu (19/1 ).

Dirinya menceritakan, akibat pembakaran sampah beberapa waktu lalu, warungnya nyaris ikut terbakar.

“Ngga tahu mas mungkin ada orang yang membakat sampah lalu merembet hampir kena warung saya,” sambungnya.

“Dulu saat belum ada sampah menumpuk saya bisa dapat omzet dagangan amtara 300- 400 ribu, sekarang paling banter 50 ribu, saya mesti bertahan karena suami juga kios dagangan burungnya ikut tertutup tumpukan sampah, saya berharap ada bantuan dari pemerintah, anak saya dua harus sekolah dan makan,” tutupnya sambil menyeka air matanya.

Tumpukan sampah yang membusuk di pasar Comal ini, tidak hanya berdampak kepada para pedagang saja, warga terdekat pun ikut menanggung dampaknya,

Mulyono (6 th) mengungkapkan jika hampir setiap malam dirinya tidak bisa tidur karena bau busuk sampah yang menyengat.

“Hampir setiap malam saya ngga bisa tidur bau sampah sampai masuk ke rumah,” ungkap Mulyono yang tinggal persis di belakang deretan kios bagian belakang Pasar Comal.

Tumpukan sampah yang sudah ada sejak 3 bulan belakangan ini, menutup akses jalan masuk ke bagian belakang pasar tersebut. Pihak Pemkab Pemalang berjanji akan membersihkanya pada pertengahan Januari tahun ini.

Namun pada kenyataannya tak kunjung dilakukan, nasib para pedagang dan warga pun hanya bisa menunggu janji -janji manis dari pemerintah setempat.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Ekstrem, Pemprov Jateng Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

    Hujan Ekstrem, Pemprov Jateng Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 22:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mengintensifkan langkah penanganan cuaca ekstrem yang berdampak pada banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengkoordinasikan untuk dilakukan modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati yang dijadwalkan berlangsung dari 15-20 Januari 2026. “Hingga tanggal 20 (Januari), kita melakukan rekayasa cuaca […]

  • Rektor Universitas Paramadina Jakarta Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Paus Fransiskus

    Rektor Universitas Paramadina Jakarta Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Paus Fransiskus

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025 | 14:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D. menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, seorang pemimpin spiritual dunia yang telah memberikan teladan luar biasa dalam kesederhanaan hidup, kehangatan hati, dan misi kemanusiaan yang melampaui batas agama dan bangsa. Ucapan duka ini disampaikannya di Jakarta, Senin (22/4/2025). Prof. Didik […]

  • Dua Warung di Karangdadap dan Kedungwuni Dirazia, Sat Samapta Polres Pekalongan Sita 23 Botol Miras Ilegal

    Dua Warung di Karangdadap dan Kedungwuni Dirazia, Sat Samapta Polres Pekalongan Sita 23 Botol Miras Ilegal

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025 | 16:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sat Samapta Polres Pekalongan kembali mengintensifkan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran minuman keras (Miras) ilegal. Hal tersebut digelar untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pekalongan menjelang akhir tahun. Operasi dilaksanakan pada Rabu (19/11/2025) siang, menyasar dua lokasi warung yang dicurigai menjual Miras tanpa izin. Tim operasi dipimpin langsung oleh […]

  • Sekda Jateng: Kiky Run Jadi Etalase Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah

    Sekda Jateng: Kiky Run Jadi Etalase Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026 | 14:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kawasan bersejarah Pura Mangkunegaran berubah menjadi lautan manusia saat 6.500 pelari dari berbagai daerah memadati garis start Kiky Run 2026 pada Minggu, 8 Februari 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno melepas langsung ajang maraton dalam rangka HUT ke-50 PT Solo Murni ini tak hanya menjadi ajang adu fisik, tetapi juga memperkuat posisi […]

  • Banjir Melanda Sejumlah Tempat di Pemalang, Slamet Ramuji Anggota DPRD Fraksi PKB Langsung Turun ke Lokasi

    Banjir Melanda Sejumlah Tempat di Pemalang, Slamet Ramuji Anggota DPRD Fraksi PKB Langsung Turun ke Lokasi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 10:32 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Cuaca ekstrim dan intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu Kabupaten Pemalang menyebabkan debit Sungai Comal melampaui kapasitas tampung dan banjir di sejumlah tempat terutama wilayah pesisir. Saat ini ribuan warga yang tinggal di daerah tersebut harus berjibaku dengan air. Limpasan air dari kali Comal yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dini hari, […]

  • Fun Run 5K, Ikhtiar Dakwah Kultural dan Model Kaderisasi Unik PCPM Bumiayu, Brebes

    Fun Run 5K, Ikhtiar Dakwah Kultural dan Model Kaderisasi Unik PCPM Bumiayu, Brebes

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026 | 23:47 WIB
    • account_circle Tarqum Aziz
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Bumiayu bekerja sama dengan komunitas Bumiayu Runner menggelar kegiatan Fun Run 5 Kilometer pada Ahad, 25 Januari 2026. Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan ini mengambil titik start dan finish di Albarra barberhouse, Kalierang, Bumiayu. Fun Run 5K tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan […]

expand_less