Gandeng 105 Investor, Ahmad Luthfi Pacu Ekonomi Jateng dan Perluas Lapangan Kerja
- account_circle Fahroji
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 | 16:43 WIB
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Untuk menjaga momentum tersebut, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan pengembangan 12 kawasan industri baru yang tersebar di Kabupaten Rembang, Demak, Kendal, Batang, Brebes, Cilacap, Banyumas, Kebumen, Semarang, Boyolali, Grobogan, serta Kota Semarang.
Di sisi lain, pemerintah turut memperkuat infrastruktur logistik melalui pengembangan pelabuhan dan dry port guna meningkatkan efisiensi distribusi dan mendukung aktivitas industri.
Dalam kesempatan itu, Luthfi juga mengajak para investor memanfaatkan layanan Bank Jateng sebagai bagian dari ekosistem investasi daerah. Menurutnya, penggunaan bank milik pemerintah daerah akan memperkuat perputaran ekonomi karena sebagian besar kepemilikan saham Bank Jateng berada di tangan pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
“Kami menggandeng Bank Jateng karena merupakan bank milik pemerintah daerah. Kalau investasi menggunakan bank daerah, akan tumbuh ekonomi baru dan sirkulasi keuangan baru di wilayah kita,” ujarnya.
Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko mengatakan pihaknya siap menjadi mitra strategis bagi investor melalui layanan pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, hingga berbagai kebutuhan transaksi perbankan.
Ia menegaskan Bank Jateng juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan pelaku usaha sebagai bagian dari upaya memperkuat iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.*
- Penulis: Fahroji

