Minggu, 1 Februari 2026
spot_img

Ngalap Berkah MTQ

Oleh karenanya kesiapan infrastruktur dasar dan infrastruktur penunjang menjadisalah satu kunci sukses. Tidak terkecuali aspek sumber daya manusia pendukung. Mengelola event dalam rentang waktu kurang lebih 10 hari dengan ribuan peserta tentu memerlukan kesiapan sumber daya manusia.

Sukses sebagai tuan rumah diharapkan akan membawa berkah yang lebih luas. Dampak ekonomi setidaknya dari akomodasi sudah sangat nyata.

Namun demikian tentu kita mengharapkan lebih dari itu, khususnya berkah lebih bagi ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah. MTQ dapat menjadi semacam “pavilion” atau setidaknya etalase bagi beragam produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Tengah untuk lebih dikenal secara nasional.

MTQ juga dapat menjadi pemanasan menuju tahapan pembangunan Jawa Tengah tahun 2027 yang menitikberatkan pada pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah. Pemprov dapat menggunakan “ajimumpung” untuk sekaligus mengenalkan potensi pariwisata Jawa Tengah mulai dari wisata religi, kuliner, hingga wisata edukasi yang relevan dengan kegiatan MTQ.

Dalam perspektif edukasi, khazanah kekayaan pesantren-pesantren di Jawa Tengah barangkali perlu untuk disyiarkan. Beragam manuskrip kitab-kitab kuning misalnya, dapat menjadi alternatif untuk dideseminasi selama MTQ digelar.

Kondisi Jawa Tengah pada khususnya dan Indonesia secara umum yang menghadapi degradasi lingkungan, semestinya mampu membawa semangat lahirnya”Green MTQ” atau MTQ yang ramah lingkungan sukur-sukur menjadi momentum untuk membumikan ekoteologi di mana Islam memiliki pondasi kuat.

Islam sebagai rahmatan lil alamin perlu dibumikan dalam program-program lingkungan di mana MTQ menjadi salah satu momentum. Mulai dari penggunaan segala bahan yang eco-friendly hingga menyisipkan rangkai kegiatan yang mengarah pada semangat kelestarian lingkungan bisa menjadi alternatif pembumiannya.

Terakhir, MTQ bukan semata hajat satu atau dua organisasi perangkat daerah atau pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Kota Semarang, melainkan hajat seluruh Jawa Tengah. Dengan demikian kolaborasi seluruh stakholders di semua level menjadi sangat penting.

ARTIKEL TERKAIT

- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA TERBARU