Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Ketua Dekranasda Akan Membuat Kerajinan Pemalang Naik Kelas

Ketua Dekranasda Akan Membuat Kerajinan Pemalang Naik Kelas

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Pemalang masa bhakti 2025-2030, dr. Noor Faizah Maenofie Anom Widiyantoro mengatakan, bersama Dekranasda yang dipimpinya akan membuat kerajinan-kerajinan kecil di Kabupaten Pemalang naik kelas.

Hal itu disampaikan tak lama setelah dr. Nofie (biasa Ia disapa) dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Pemalang oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, yang proses pelantikanya dilaksanakan secara serentak bersama dengan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Provinsi Jateng di Kota Semarang, Kamis (17/4/2025).

Disela-sela acara tersebut, Nofie mengatakan, pertama kali yang akan dilakukan usai menjabat sebagai Ketua Dekranasda adalah menginventarisir kerajinan-kerajinan yang ada di Kabupaten Pemalang kemudian mengkategorikan mana yang masih kecil, masih sedang dan mana yang sudah mulai naik kelas.

“Jadi nanti saya akan membuat seperti apa yang tadi disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi, bahwa yang masih kecil-kecil itu harus dinaikan kelasnya,” ujar Nofie.

Nofie menjelaskan bahwa UMKM-UMKM yang ada sebagian besar permasalahannya adalah dalam hal permodalan. Terkait itu Ia akan menyampaikan kepada Bupati Pemalang tentang permodalan yang harus disokong dari Pemerintah Kabupaten Pemalang, dimana ini diperlukan kerjasama seperti yang juga disampaikan Wakil Gubernur bahwa peran dari Bank Jateng dalam hal ini adalah pendanaan untuk menyokong UMKM-UMKM yang masih kecil dan membutuhkan pinjaman tapi dengan pengembalian yang tentunya tidak memberatkan.

“Saya melihat potensi-potensi yang ada di Kabupaten Pemalang itu banyak yang bisa untuk meningkatkan kreativitas utamanya dari sektor kerajinan dan mereka bisa meningkatkan ekonomi dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.

UMKM yang sudah besar seperti yang diharapkan Nofie, mereka dapat membina dan berkolaborasi dengan yang lebih kecil dan bisa bersaing secara positif sehingga akan menjadi satu komunitas yang sangat mendukung.

Upaya yang akan dilakukan Dekranasda Pemalang agar bisa lebih membuming, menurut Nofie adalah dengan cara membranding agar dapat lebih dikenal dan pemasarannya lebih meluas.

“Tadi seperti dikatakan ibu Nawal itu harus membranding. Bnanding itu ternyata penting juga,” ucap Nofie.

Nofie mengatakan, kedepan UMKM-UMKM dan hasil kerajinan yang ada di Pemalang selanjutnya bisa ditawarkan kepada ASN, swasta, kemudian kepada tamu-tamu yang datang ke Kabupaten Pemalang untuk bisa diarahkan ke tempat-tempat yang memproduksi dan menyokong UMKM di Kabupaten Pemalang.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Kabupaten Pemalang melalui Kabid UMKM Andre Dwi Prayugo percaya, di bawah kepemimpinan dr. Nofie, Dekranasda Pemalang akan semakin solid dan maju. Ia menyatakan, dalam waktu dekat Ketua Dekranasda Pemalang akan membuat formula terkait bagaimana susunan kepengurusan, yang nanti susunan kepengurusan itu akan berjalan sebagaimana harapan kita semua. Andre menambahkan, di Kabupaten Pemalang banyak potensi UMKM kerajinan, beberapa diantaranya adalah UMKM unggulan sarung goyor, kerajinan kain batik, kerajinan kayu, kerajinan kulit dan sebagainya.

“Apa yang disampaikan ibu tepat sekali kita harus mulai membranding dan kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri karena kita kelembagaan Dekranasda juga harus punya dukungan dari OPD terkait ada Disparpora dari ekrafnya, Dinpermasdes dari lembaga-lembaga yang ada di desa dan OPD terkait lainnya selain Diskoperindag,” pungkasnya.*

Pemalangkab.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulang Latihan Hadroh di Rumah Teman, Pelajar di Pekalongan Tewas Terseret Arus

    Pulang Latihan Hadroh di Rumah Teman, Pelajar di Pekalongan Tewas Terseret Arus

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pelajar berusia 12 tahun ditemukan tewas tenggelam di Sungai Lolong, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/09/2025) sore. Korban sebelumnya sempat berusaha diselamatkan oleh temannya, namun terbawa arus deras sungai. Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Lolong, Sholehudin (50), yang menerima informasi dari warga sekitar pukul 15.00 wib. […]

  • Polres Pekalongan Ungkap Kasus Peredaran Sabu 4,76 Gram, Dua Pengedar Diamankan di Kedungwuni

    Polres Pekalongan Ungkap Kasus Peredaran Sabu 4,76 Gram, Dua Pengedar Diamankan di Kedungwuni

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satresnarkoba Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 4,76 gram. Dalam pengungkapan tersebut, dua orang terduga pelaku diamankan di wilayah Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Kedua pelaku masing-masing berinisial S (31), warga Desa Bugangan, serta R (28), yang juga berdomisili di desa yang sama. Keduanya ditangkap di sebuah pos kamling […]

  • Soal Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT di Ulujami, Akhirnya Pihak BNI Serahkan Data ke Penyidik Polres Pemalang

    Soal Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT di Ulujami, Akhirnya Pihak BNI Serahkan Data ke Penyidik Polres Pemalang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) PKH BPNT di Desa Pesantren dan Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang terkuak usai pihak bank penyalur, BNI, menyerahkan data dan dokumen ke aparat penegak hukum. Pihak BNI menyerahkan enam dari total delapan data dan dokumen yang dibutuhkan oleh penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Pemalang […]

  • KPK Gandeng Universitas Paramadina Kampanye Biasakan yang Benar

    KPK Gandeng Universitas Paramadina Kampanye Biasakan yang Benar

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kampanye Biasakan yang Benar, program edukatif untuk menumbuhkan semangat integritas dan antikorupsi dengan cara yang seru dan menarik. Selama dua hari, kampus Paramadina dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik mulai dari talkshow antikorupsi, panggung integritas, hingga workshop kreatif dan diskusi film antikorupsi. Acara diawali dengan […]

  • Wujudkan Wisata Halal, Pemprov Jateng Proyeksikan Label Hotel Ramah Muslim

    Wujudkan Wisata Halal, Pemprov Jateng Proyeksikan Label Hotel Ramah Muslim

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggenjot pertumbuhan wisata ramah muslim (wisata halal) di berbagai daerah. Ini seiring meningkatnya pertumbuhan wisatawan yang menuntut kenyamanan beribadah, kehalalan kuliner, serta lingkungan ramah muslim yang tertata. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, mewakili gubernur Jateng Ahmad Lithfi, usai menerima audiensi Gerakan Enterpreneur Ekonomi […]

  • Taj Yasin Maimoen: Usulan Pembuatan Tanggul Diterima Badan Otorita Pengelolaan Pantura Jawa

    Taj Yasin Maimoen: Usulan Pembuatan Tanggul Diterima Badan Otorita Pengelolaan Pantura Jawa

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengatakan, usulan pembuatan tanggul laut skema hybrid sea wall untuk pesisir Kabupaten Demak, diterima oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (Pantura) Jawa. Konsep hybrid sea wall gagasan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu, menggunakan pendekatan perpaduan solusi berbasis alam. […]

expand_less