Kukuhkan Pengurus HARPI Melati, Bupati Anom Ajak Perias Jaga Warisan Budaya Pemalang
- account_circle Fahroji
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Bupati Anom Widiyantoro secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus baru DPC Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kabupaten Pemalang. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Aula Institut Agama Islam Pemalang pada Selasa (23/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Anom memberikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa peran HARPI Melati sangat strategis dalam melestarikan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tata rias pengantin tradisional yang menjadi identitas daerah.
Bupati Anom juga menambahkan bahwa profesi perias pengantin bukan hanya sekadar mata pencaharian, melainkan garda terdepan dalam menjaga warisan leluhur agar tidak punah. Ia berharap organisasi ini mampu mencetak perias profesional yang kompeten namun tetap teguh mempertahankan kekayaan budaya asli Kabupaten Pemalang di tengah perkembangan zaman.
Di sisi lain, Anom menyoroti dampak kondisi ekonomi dan geopolitik global yang turut memengaruhi usaha jasa tata rias. Kenaikan harga berbagai bahan dan perlengkapan rias, yang sebagian besar masih bergantung pada produk impor, menjadi tantangan bagi para pelaku usaha.
“Kondisi ini perlu dihadapi dengan kebersamaan. Saya berharap HARPI Melati dapat membangun semangat gotong royong antarsesama anggota agar mampu menghadapi tantangan tersebut,” ujar Anom.
Ia juga mengapresiasi kontribusi HARPI Melati yang selama ini telah mencetak banyak perias profesional di Kabupaten Pemalang.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia yang telah melahirkan tokoh-tokoh perias di Kabupaten Pemalang. Semoga ini menjadi kekayaan lokal sekaligus kebanggaan masyarakat Kabupaten Pemalang,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC HARPI Melati Kabupaten Pemalang periode 2026–2031, Ratna Hidayati, mengakui bahwa perlambatan ekonomi global memberikan dampak nyata terhadap ekosistem bisnis tata rias.
- Penulis: Fahroji

