Sabtu, 11 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Korupsi di Indonesia Kini Jadi Perhatian Berbagai Pihak, Berikut Pandangan Para Tokoh Publik

Korupsi di Indonesia Kini Jadi Perhatian Berbagai Pihak, Berikut Pandangan Para Tokoh Publik

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024 | 08:57 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Diskusi mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia terus menjadi perhatian berbagai pihak, khususnya di tengah transisi kepemimpinan nasional.

Para tokoh publik seperti Mahfud MD, Sudirman Said, dan Adrian Wijanarko mengungkapkan pandangan mereka terkait harapan, tantangan, dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi persoalan ini.

Universitas Paramadina bekerjasama dengan Intitut Harkat Negeri mengadakan diskusi dengan tema “Ragu Kebijakan Pemberantasan Korupsi” pada Kamis (21/11/2024)

Mahfud MD menyampaikan bahwa meskipun ada keraguan, setiap pergantian pemerintahan membawa harapan baru. Namun, ia menyoroti memburuknya praktik korupsi di Indonesia, yang kini melibatkan semua lini pemerintahan—eksekutif, legislatif, yudikatif, hingga birokrasi.

“Kita melihat adanya redistribusi kekuasaan pada setiap pergantian kepemimpinan, tetapi seringkali hasilnya justru menjadi peluang baru untuk kongkalikong. DPR, misalnya, kini penuh dengan praktik korupsi yang dahulu tidak terlihat pada era Orde Baru,” tegas Mahfud.

Ia juga menyoroti perlunya tindakan konkret dari pemerintahan baru untuk mewujudkan janji-janji pemberantasan korupsi.

“Komitmen, konsistensi, dan ketegasan harus menjadi pilar utama, bukan hanya janji semata,” tambahnya.

Sudirman Said menyoroti data mengkhawatirkan terkait korupsi, dengan lebih dari 1.600 kasus ditangani KPK sejak 2004 hingga 2024. Ia juga menyoroti keterlibatan para pejabat tinggi, mulai dari anggota parlemen, menteri, gubernur, hingga hakim, dalam kasus-kasus korupsi.

“Korupsi telah menjadi ancaman besar bagi keuangan negara. Studi menunjukkan bahwa lebih dari 30% hingga 40% APBN bocor akibat korupsi,” ungkapnya. Namun, ia juga menekankan bahwa setiap pergantian kepemimpinan, termasuk di era Presiden Prabowo, memberikan harapan baru, terutama dengan janji untuk mengkaji ulang anggaran dan mengirimkan pasukan pemburu koruptor.

Namun demikian, Sudirman mengingatkan pentingnya langkah nyata untuk mendukung pidato-pidato inspiratif. “Kunci keberhasilan adalah mengembalikan fungsi kepemimpinan sebagai teladan. Dengan hukum dan regulasi yang sudah tersedia, tinggal komitmen dari para pemimpin untuk mewujudkannya,” tuturnya.

Selanjutnya, Adrian Wijanarko menyoroti tantangan konflik kepentingan di dalam kabinet yang saat ini didominasi oleh kalangan partai politik. Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Sebanyak 65,7% generasi muda menginginkan Indonesia yang menjunjung supremasi hukum dengan sistem antikorupsi yang kuat. Partisipasi mereka dalam gerakan antikorupsi menjadi kekuatan baru untuk menciptakan pemerintahan yang bersih,” ujar Adrian.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan yang berintegritas harus menjadi teladan utama dalam mencegah penyalahgunaan kekuasaan yang berpotensi menciptakan konflik kepentingan dan korupsi.

Ketiga tokoh sepakat bahwa tantangan pemberantasan korupsi di Indonesia membutuhkan komitmen, konsistensi, dan langkah nyata dari pemerintah. Selain itu, keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, menjadi kunci penting untuk mengubah norma sosial dan menciptakan budaya antikorupsi.

Melalui kepemimpinan yang tegas dan berintegritas, didukung oleh regulasi yang kuat, Indonesia dapat membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel demi mencapai kemakmuran bersama.*

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPD Pemalang Diharapkan Bantu Bupati Wujudkan Visi Bercahaya

    OPD Pemalang Diharapkan Bantu Bupati Wujudkan Visi Bercahaya

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025 | 08:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Pemalang yaitu bersih, cakap, handal dan mulya (Bercahaya), Pemerintah Kabupaten Pemalang yang dipimpin Bupati Anom Widiyantoro menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Pemalang Bulan Juni Tahun 2025 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Selasa (10/6/2025). Saat memimpin Rakor, Bupati Anom berharap kepada Kepala Organisasi Perangkat […]

  • Kontroversi Mutasi Sekda Pemalang, Praktisi Hukum Sebut Potensi Cacat Administratif dan Langgar Asas Meritokrasi

    Kontroversi Mutasi Sekda Pemalang, Praktisi Hukum Sebut Potensi Cacat Administratif dan Langgar Asas Meritokrasi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025 | 21:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALAMG – Mutasi Sekretaris Daerah (Sekda) Heriyanto ke jabatan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan yang dilakukan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro pada Senin (6/10/2025) menjadi sorotan di kalangan ahli hukum. Langkah yang diklaim sebagai rotasi ini dinilai berpotensi cacat hukum administratif dan melanggar prinsip dasar manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Praktisi hukum dan […]

  • Pekan Imunisasi Dunia di Pemalang Targetkan 360 Anak

    Pekan Imunisasi Dunia di Pemalang Targetkan 360 Anak

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025 | 23:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang dr. Yulies Nuraya mengemukakan bahwa Pekan Imunisasi Dunia (PID) di Kabupaten Pemalang menargetkan 360 anak. “Ini kegiatan peringatan imunisasi dunia yang ditempatkan di Kabupaten Pemalang, kita akan mengimunisasi dan memvaksin sebanyak 360 anak,” terang Yulies saat pelaksanaan PID di Puskesmas Kebondalem, Rabu (23/4/2025). “Pelaksanaan imunisasi ini menyasar […]

  • Pemkab Pemalang Komitmen Berikan Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan

    Pemkab Pemalang Komitmen Berikan Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025 | 21:38 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menunjukkan komitmennya untuk memberikan perlindungan sosial bagi pekerja rentan di wilayahnya. Hal itu disampaikan Bupati Pemalang Anom Widyantoro pada kegiatan sosialisasi bantuan iuran kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang diadakan di Pendopo Kantor Kecamatan Watukumpul, Sabtu (8/11/2025). “(Kegiatan) ini bagian dari usaha kami di pemerintah daerah untuk […]

  • Hut Bhayangkara ke-79, Muspika dan Simongklang Ulujami Adakan Tasyakuran di Mapolsek Ulujami

    Hut Bhayangkara ke-79, Muspika dan Simongklang Ulujami Adakan Tasyakuran di Mapolsek Ulujami

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025 | 21:17 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada Selasa, 1 Juli 2025, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ulujami bersama Paguyuban Kepala Desa (simongklang) Kecamatan Ulujami menggelar tasyakuran di Mapolsek Ulujami. Kapolsek Ulujami, AKP Teguh Hadi, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penyelenggaraan tasyakuran yang dilakukan Muspika, kepala desa, […]

  • Gubernur Jawa Tengah Memastikan Pintu Sekolah Tidak Tertutup Hanya Karena Keterbatasan Ekonomi

    Gubernur Jawa Tengah Memastikan Pintu Sekolah Tidak Tertutup Hanya Karena Keterbatasan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025 | 11:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Setiap tahun ajaran baru, kerap menyisakan tanya yang sama. Siapa yang tertampung, dan siapa yang harus mencari jalan lain. Di balik angka daya tampung dan tabel seleksi, ada kegelisahan dan kekhawatiran orang tua, serta harapan anak-anak yang ingin terus belajar. Di Jawa Tengah, persoalan itu tidak hanya dibaca sebagai urusan angka daya […]

expand_less