Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Korupsi di Indonesia Kini Jadi Perhatian Berbagai Pihak, Berikut Pandangan Para Tokoh Publik

Korupsi di Indonesia Kini Jadi Perhatian Berbagai Pihak, Berikut Pandangan Para Tokoh Publik

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024 | 08:57 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Diskusi mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia terus menjadi perhatian berbagai pihak, khususnya di tengah transisi kepemimpinan nasional.

Para tokoh publik seperti Mahfud MD, Sudirman Said, dan Adrian Wijanarko mengungkapkan pandangan mereka terkait harapan, tantangan, dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi persoalan ini.

Universitas Paramadina bekerjasama dengan Intitut Harkat Negeri mengadakan diskusi dengan tema “Ragu Kebijakan Pemberantasan Korupsi” pada Kamis (21/11/2024)

Mahfud MD menyampaikan bahwa meskipun ada keraguan, setiap pergantian pemerintahan membawa harapan baru. Namun, ia menyoroti memburuknya praktik korupsi di Indonesia, yang kini melibatkan semua lini pemerintahan—eksekutif, legislatif, yudikatif, hingga birokrasi.

“Kita melihat adanya redistribusi kekuasaan pada setiap pergantian kepemimpinan, tetapi seringkali hasilnya justru menjadi peluang baru untuk kongkalikong. DPR, misalnya, kini penuh dengan praktik korupsi yang dahulu tidak terlihat pada era Orde Baru,” tegas Mahfud.

Ia juga menyoroti perlunya tindakan konkret dari pemerintahan baru untuk mewujudkan janji-janji pemberantasan korupsi.

“Komitmen, konsistensi, dan ketegasan harus menjadi pilar utama, bukan hanya janji semata,” tambahnya.

Sudirman Said menyoroti data mengkhawatirkan terkait korupsi, dengan lebih dari 1.600 kasus ditangani KPK sejak 2004 hingga 2024. Ia juga menyoroti keterlibatan para pejabat tinggi, mulai dari anggota parlemen, menteri, gubernur, hingga hakim, dalam kasus-kasus korupsi.

“Korupsi telah menjadi ancaman besar bagi keuangan negara. Studi menunjukkan bahwa lebih dari 30% hingga 40% APBN bocor akibat korupsi,” ungkapnya. Namun, ia juga menekankan bahwa setiap pergantian kepemimpinan, termasuk di era Presiden Prabowo, memberikan harapan baru, terutama dengan janji untuk mengkaji ulang anggaran dan mengirimkan pasukan pemburu koruptor.

Namun demikian, Sudirman mengingatkan pentingnya langkah nyata untuk mendukung pidato-pidato inspiratif. “Kunci keberhasilan adalah mengembalikan fungsi kepemimpinan sebagai teladan. Dengan hukum dan regulasi yang sudah tersedia, tinggal komitmen dari para pemimpin untuk mewujudkannya,” tuturnya.

Selanjutnya, Adrian Wijanarko menyoroti tantangan konflik kepentingan di dalam kabinet yang saat ini didominasi oleh kalangan partai politik. Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Sebanyak 65,7% generasi muda menginginkan Indonesia yang menjunjung supremasi hukum dengan sistem antikorupsi yang kuat. Partisipasi mereka dalam gerakan antikorupsi menjadi kekuatan baru untuk menciptakan pemerintahan yang bersih,” ujar Adrian.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan yang berintegritas harus menjadi teladan utama dalam mencegah penyalahgunaan kekuasaan yang berpotensi menciptakan konflik kepentingan dan korupsi.

Ketiga tokoh sepakat bahwa tantangan pemberantasan korupsi di Indonesia membutuhkan komitmen, konsistensi, dan langkah nyata dari pemerintah. Selain itu, keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, menjadi kunci penting untuk mengubah norma sosial dan menciptakan budaya antikorupsi.

Melalui kepemimpinan yang tegas dan berintegritas, didukung oleh regulasi yang kuat, Indonesia dapat membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel demi mencapai kemakmuran bersama.*

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan P4S Ponco Tani, Bupati Anom Dukung Inovasi Hulurisasi Pertanian Modern di Bodeh

    Resmikan P4S Ponco Tani, Bupati Anom Dukung Inovasi Hulurisasi Pertanian Modern di Bodeh

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026 | 13:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program pendidikan, pemberdayaan, serta pengembangan sistem pertanian modern yang digagas oleh Ponco Tani. Dukungan terseubt disampaikan langsung oleh Bupati Anom Widiyantoro saat menghadiri Festival Sistem Tanam Padi Modern sekaligus peresmian Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Ponco Tani di Jalan Raya Bodeh, Kecamatan […]

  • Pemprov Jawa Tengah Terima Hibah “ToyaKU” dari Udinus

    Pemprov Jawa Tengah Terima Hibah “ToyaKU” dari Udinus

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026 | 16:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima hibah berupa Alat Penghasil Air Minum Melalui Udara “ToyaKU“, dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Alat tersebut merupakan hasil riset yang dilakukan Udinus untuk memperoleh air siap minum tanpa bergantung sumur, sungai, atau jaringan PDAM. Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Sekretaris Daerah […]

  • Secercah Harapan Bagi Fitria, Perempuan Penyandang Disabilitas Mental dan Fisik

    Secercah Harapan Bagi Fitria, Perempuan Penyandang Disabilitas Mental dan Fisik

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026 | 17:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di tengah duka banjir yang melanda Kota Pekalongan, secercah harapan hadir bagi Fitria (27), perempuan penyandang disabilitas mental dan fisik yang menjadi salah satu pengungsi. Harapan itu datang saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau posko pengungsian di Aula Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan pada Senin, 19 Januari 2026. Di […]

  • Momen Malam Tahun Baru, dari Remaja Sampai Orang Tua di Pengungsian Tapsel Bareng Prabowo: Senang Sekali!

    Momen Malam Tahun Baru, dari Remaja Sampai Orang Tua di Pengungsian Tapsel Bareng Prabowo: Senang Sekali!

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 06:18 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Malam pergantian tahun di Posko Pengungsian Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, berlangsung sederhana namun penuh makna. Ratusan warga terdampak bencana berkumpul di tenda pengungsian, menanti pergantian tahun bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui acara nonton film bersama. Bagi para pengungsi, momen ini menjadi jeda sejenak dari rasa lelah […]

  • Rayakan Hari Jadi ke-78 Fungsi Reserse, Satreskrim Polres Pekalongan Santuni Ponpes di Kajen

    Rayakan Hari Jadi ke-78 Fungsi Reserse, Satreskrim Polres Pekalongan Santuni Ponpes di Kajen

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025 | 09:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satreskrim Polres Pekalongan tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Fungsi Reserse yang ke-78 pada tahun 2025, Satreskrim menggelar kegiatan bakti sosial, Sabtu (6/12/2025). Bakti sosial tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Musthofa, Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Pengurus Ponpes Darul Musthofa menerima […]

  • Wabup Pemalang Apresiasi Muhammadiyah yang Miliki Tiga Dapur SPPG Aktifv

    Wabup Pemalang Apresiasi Muhammadiyah yang Miliki Tiga Dapur SPPG Aktifv

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025 | 22:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMAALNG – Komitmen Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pemalang dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes. Selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholes menilai keberadaan tiga dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) milik Muhammadiyah merupakan langkah nyata dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Nurkholes usai […]

expand_less