Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Korupsi di Indonesia Kini Jadi Perhatian Berbagai Pihak, Berikut Pandangan Para Tokoh Publik

Korupsi di Indonesia Kini Jadi Perhatian Berbagai Pihak, Berikut Pandangan Para Tokoh Publik

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024 | 08:57 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Diskusi mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia terus menjadi perhatian berbagai pihak, khususnya di tengah transisi kepemimpinan nasional.

Para tokoh publik seperti Mahfud MD, Sudirman Said, dan Adrian Wijanarko mengungkapkan pandangan mereka terkait harapan, tantangan, dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi persoalan ini.

Universitas Paramadina bekerjasama dengan Intitut Harkat Negeri mengadakan diskusi dengan tema “Ragu Kebijakan Pemberantasan Korupsi” pada Kamis (21/11/2024)

Mahfud MD menyampaikan bahwa meskipun ada keraguan, setiap pergantian pemerintahan membawa harapan baru. Namun, ia menyoroti memburuknya praktik korupsi di Indonesia, yang kini melibatkan semua lini pemerintahan—eksekutif, legislatif, yudikatif, hingga birokrasi.

“Kita melihat adanya redistribusi kekuasaan pada setiap pergantian kepemimpinan, tetapi seringkali hasilnya justru menjadi peluang baru untuk kongkalikong. DPR, misalnya, kini penuh dengan praktik korupsi yang dahulu tidak terlihat pada era Orde Baru,” tegas Mahfud.

Ia juga menyoroti perlunya tindakan konkret dari pemerintahan baru untuk mewujudkan janji-janji pemberantasan korupsi.

“Komitmen, konsistensi, dan ketegasan harus menjadi pilar utama, bukan hanya janji semata,” tambahnya.

Sudirman Said menyoroti data mengkhawatirkan terkait korupsi, dengan lebih dari 1.600 kasus ditangani KPK sejak 2004 hingga 2024. Ia juga menyoroti keterlibatan para pejabat tinggi, mulai dari anggota parlemen, menteri, gubernur, hingga hakim, dalam kasus-kasus korupsi.

“Korupsi telah menjadi ancaman besar bagi keuangan negara. Studi menunjukkan bahwa lebih dari 30% hingga 40% APBN bocor akibat korupsi,” ungkapnya. Namun, ia juga menekankan bahwa setiap pergantian kepemimpinan, termasuk di era Presiden Prabowo, memberikan harapan baru, terutama dengan janji untuk mengkaji ulang anggaran dan mengirimkan pasukan pemburu koruptor.

Namun demikian, Sudirman mengingatkan pentingnya langkah nyata untuk mendukung pidato-pidato inspiratif. “Kunci keberhasilan adalah mengembalikan fungsi kepemimpinan sebagai teladan. Dengan hukum dan regulasi yang sudah tersedia, tinggal komitmen dari para pemimpin untuk mewujudkannya,” tuturnya.

Selanjutnya, Adrian Wijanarko menyoroti tantangan konflik kepentingan di dalam kabinet yang saat ini didominasi oleh kalangan partai politik. Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Sebanyak 65,7% generasi muda menginginkan Indonesia yang menjunjung supremasi hukum dengan sistem antikorupsi yang kuat. Partisipasi mereka dalam gerakan antikorupsi menjadi kekuatan baru untuk menciptakan pemerintahan yang bersih,” ujar Adrian.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan yang berintegritas harus menjadi teladan utama dalam mencegah penyalahgunaan kekuasaan yang berpotensi menciptakan konflik kepentingan dan korupsi.

Ketiga tokoh sepakat bahwa tantangan pemberantasan korupsi di Indonesia membutuhkan komitmen, konsistensi, dan langkah nyata dari pemerintah. Selain itu, keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, menjadi kunci penting untuk mengubah norma sosial dan menciptakan budaya antikorupsi.

Melalui kepemimpinan yang tegas dan berintegritas, didukung oleh regulasi yang kuat, Indonesia dapat membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel demi mencapai kemakmuran bersama.*

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Hari Jadi ke-78 Fungsi Reserse, Satreskrim Polres Pekalongan Santuni Ponpes di Kajen

    Rayakan Hari Jadi ke-78 Fungsi Reserse, Satreskrim Polres Pekalongan Santuni Ponpes di Kajen

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025 | 09:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satreskrim Polres Pekalongan tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Fungsi Reserse yang ke-78 pada tahun 2025, Satreskrim menggelar kegiatan bakti sosial, Sabtu (6/12/2025). Bakti sosial tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Musthofa, Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Pengurus Ponpes Darul Musthofa menerima […]

  • Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa OSIS SMP N 1 Bantarbolang Dibina langsung Babinsa Koramil 10 Moga

    Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa OSIS SMP N 1 Bantarbolang Dibina langsung Babinsa Koramil 10 Moga

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026 | 16:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upaya Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIS SMP Negeri 1 Bantarbolang Masa Bakti 2025/2026 mendapat pembinaan dari Babinsa Koramil 10 Moga. Pembentukan karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme generasi muda yang dilakukan Babinsa tersebut berlangsung di Lapangan PTPN IX/Semugih, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga pada Minggu, 18 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh […]

  • Soal Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT di Ulujami, Akhirnya Pihak BNI Serahkan Data ke Penyidik Polres Pemalang

    Soal Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT di Ulujami, Akhirnya Pihak BNI Serahkan Data ke Penyidik Polres Pemalang

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026 | 19:28 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) PKH BPNT di Desa Pesantren dan Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang terkuak usai pihak bank penyalur, BNI, menyerahkan data dan dokumen ke aparat penegak hukum. Pihak BNI menyerahkan enam dari total delapan data dan dokumen yang dibutuhkan oleh penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Pemalang […]

  • MBS Bumiayu Silaturrahmi dengan Bupati Brebes Jalin Sinergitas Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter

    MBS Bumiayu Silaturrahmi dengan Bupati Brebes Jalin Sinergitas Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025 | 11:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu bersilaturahmi dengan Bupati Brebes di Eks Pendopo Kawedanan Bumiayu, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh Pendiri MBS Bumiayu H. Abdul Karim Naqib, Mudir Pesantren Kyai Utsman Arif […]

  • Terbanyak se Indonesia, 13 Ribu PPPK Jateng Terima SK: Terima Kasih Pak Ahmad Luthfi dan Presiden

    Terbanyak se Indonesia, 13 Ribu PPPK Jateng Terima SK: Terima Kasih Pak Ahmad Luthfi dan Presiden

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025 | 22:20 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 13.111 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk formasi tahun 2025 di Jawa Tengah telah menerima SK. Gubernur Ahmad Luthfi secara resmi telah menandatangani Surat Keputusan tersebut secara simbolis di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Kamis, 11 Desember 2025. Hal ini menjadi kabar gembira bagi belasan ribu orang yang telah […]

  • Dorong Sportivitas dan Wisata Olahraga, Gubernur Pramono Lepas Peserta Victoria Run dan Olympic Day Run

    Dorong Sportivitas dan Wisata Olahraga, Gubernur Pramono Lepas Peserta Victoria Run dan Olympic Day Run

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025 | 22:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas peserta Victoria Run 2025 yang digelar di Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, serta Olympic Day Run 2025 di SCBD Weekland, Senayan, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/10). Selain mendorong sportivitas dan wisata olahraga di Jakarta, kedua ajang ini juga menjadi sarana promosi untuk […]

expand_less