Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Pagelaran Wayang Bagian Dari Upaya Pelsetarian Budaya Lokal

Pagelaran Wayang Bagian Dari Upaya Pelsetarian Budaya Lokal

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025 | 08:01 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Selain dapat memperkuat tali silaturahmi antarwarga, pagelaran wayang juga dapat membangkitkan kembali semangat untuk melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas dan kekayaan bangsa kita.

Ungkapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pemalang Nurkholes saat menghadiri pagelaran wayang golek di Halaman Balai Desa Jatirejo Kecamatan Ampelgading, Sabtu (06/09/2025).

Setelah proses serah terima wayang, Wabup berharap, pementasan wayang yang diselenggarakan sebagai puncak dari kegiatan sedekah bumi di desa tersebut dapat menghibur dan menyampaikan pesan moral kepada warga masyarakat sekaligus dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni budaya tradisional yang adiluhung.

Selanjutnya, Wabup mengungkapkan bahwa kegiatan seni budaya yang diselenggarakan malam itu merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Sedekah Bumi yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Jatirejo.

Kegiatan tersebut lanjut Wabup, adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat, rezeki, dan hasil bumi yang telah diberikan sepanjang tahun.

Wabup mengemukakan, tradisi Sedekah Bumi, bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi simbol kearifan lokal, yang merekatkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, serta manusia dengan sesamanya.

“Kita diajarkan untuk selalu bersyukur, menjaga kelestarian lingkungan, dan memperkuat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya.

Menurut Nurkholes kegiatan yang menampilkan seni tradisional juga memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas dan jatidiri bangsa di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Ia menambahkan, Generasi muda perlu terus didorong agar tidak melupakan akar budayanya wayang sebagai salah satu warisan budaya yang diakui dunia yang memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan-pesan moral, pendidikan, dan filosofi kehidupan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.

Dalam acara tersebut Wabup mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, guru, dan tokoh masyarakat untuk terus mengenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap seni tradisional kepada anak-anak sejak dini.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur ahmad Luthfi Tegaskan Komitmennya Melarang Keras Alih Fungsi Lahan Sawah Dilindungi

    Gubernur ahmad Luthfi Tegaskan Komitmennya Melarang Keras Alih Fungsi Lahan Sawah Dilindungi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 14:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali mempertegas komitmennya untuk menjaga swasembada pangan nasional dengan melarang keras alih fungsi Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Gubernur memastikan, pembangunan apa pun yang melanggar aturan tersebut akan digagalkan. Ia memastikan tidak akan mentolerir alih fungsi LSD apapun alasan dan kepentingannya. Ahmad Luthfi mengatakan, setiap upaya pembangunan yang mencoba […]

  • Patroli Gereja, Polsek Karanganyar Berikan Rasa Aman saat Ibadah

    Patroli Gereja, Polsek Karanganyar Berikan Rasa Aman saat Ibadah

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024 | 10:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    PEKALONGAN, JURNAL PEMALANG – Patroli digelar Polsek Karanganyar di sejumlah gereja yang berada di wilayahnya, Minggu (14/07). Selain memberikan rasa aman kepada jemaat gereja, patrol ini dimaksudkan untuk meminimalisir gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya. “Patroli kami laksanakan dengan sasaran tempat ibadah, khususnya gereja yang berada di wilayah Kecamatan karanganyar, diantaranya GKJ Immanuel Karanganyar dan Gereja […]

  • Mengejutkan! Pria Asal Sragi Meninggal Mendadak di Depan Rumah Warga Bojong Lor

    Mengejutkan! Pria Asal Sragi Meninggal Mendadak di Depan Rumah Warga Bojong Lor

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 15:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG –  Warga Desa Bojong Lor, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tiba-tiba meninggal dunia di depan sebuah rumah warga. Korban diketahui bernama Sugiono (63), warga Desa Klunjukan, Sragi. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (20/11/2025) pagi sekitar pukul 09.30 wib di depan rumah yang beralamat di Desa Bojong Lor. Kronologi […]

  • AyoKerjo Jateng, Lowongan Kerja Lulusan SMA-D2 September-Oktober di Sukoharjo, Pati, Semarang dan Solo

    AyoKerjo Jateng, Lowongan Kerja Lulusan SMA-D2 September-Oktober di Sukoharjo, Pati, Semarang dan Solo

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 23:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabar gembira bagi kamu lulusan SMA sederajat hingga Diploma II yang sedang mencari lowongan pekerjaan di Jawa Tengah. Lewat AyoKerjo Jateng, tercatat ada lowongan kerja di sejumlah wilayah di Jateng seperti di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Pati, Sukoharjo, hingga Kota Solo. AyoKerjo Jateng menjadi salah satu program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil […]

  • Maksimalkan Layanan Darurat, Polres Pekalongan Gencarkan Sosialisasi Call Center 110 ke Masyarakat

    Maksimalkan Layanan Darurat, Polres Pekalongan Gencarkan Sosialisasi Call Center 110 ke Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025 | 16:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan terus berupaya mendekatkan diri dan meningkatkan kualitas pelayanan cepat kepada masyarakat. Melalui kegiatan sambang dialogis, jajaran kepolisian gencar mensosialisasikan penggunaan layanan darurat Kepolisian Call Center 110. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan langsung di tengah-tengah masyarakat, tujuannya untuk memastikan warga Pekalongan mengetahui dan dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal saat menghadapi situasi […]

  • Dua Warung di Karangdadap dan Kedungwuni Dirazia, Sat Samapta Polres Pekalongan Sita 23 Botol Miras Ilegal

    Dua Warung di Karangdadap dan Kedungwuni Dirazia, Sat Samapta Polres Pekalongan Sita 23 Botol Miras Ilegal

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025 | 16:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sat Samapta Polres Pekalongan kembali mengintensifkan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran minuman keras (Miras) ilegal. Hal tersebut digelar untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pekalongan menjelang akhir tahun. Operasi dilaksanakan pada Rabu (19/11/2025) siang, menyasar dua lokasi warung yang dicurigai menjual Miras tanpa izin. Tim operasi dipimpin langsung oleh […]

expand_less