Selasa, 3 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Mahasiswa Aceh di Semarang: Pak Luthfi adalah Ayah, Jawa Tengah adalah Rumah

Mahasiswa Aceh di Semarang: Pak Luthfi adalah Ayah, Jawa Tengah adalah Rumah

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dwi P, salah satu mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Aceh, mengatakan, kehadiran Gubernur Ahmad Luthfi untuk menyalurkan bantuan logistik itu meringankan beban mahasiswa. Bencana banjir membuat orang tuanya tak dapat mengirim uang bulanan kepada mereka.

“Daerah saya sangat dekat dengan kejadian bencana. Di sana listrik padam, BBM langka, dan tidak ada sinyal. Jadi komunikasi dengan orang tua sangat susah, termasuk kiriman uang bulanan terhambat,” kata Dwi.

Ia menceritakan, terjadinya bencana itu membuatnya syok. Waktu mendapat kabar pertama kali, ia kesulitan mengubungi keluarganya untuk memastikan kondisi di sana.

“Baru setelah beberapa hari, saya mendapat kabar keluarga selamat. Tapi bencana itu membuat aktifitas terhambat,” tuturnya.

Di tengah kekhawatiran kondisi keluarga di rumah dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari di tanah rantau, Dwi merasa haru dengan kehadiran Gubernur Ahmad Luthfi di asrama mahasiswa Aceh tersebut.

“Rasanya senang banget karena Pak Luthfi memberikan perhatian kepada kami. Beliau bilang siap jadi ayah kami. Dan, kami merasa Jawa Tengah seperti rumah sendiri,” ungkapnya.

Hal serupa juga dirasakan Nur Dalila, mahasiswa asal Aceh yang lain. Lala, begitu ia akrab disapa, mengatakan, kehadian Ahmad Luthfi membuat para mahasiswa asal Aceh merasa lebih tenang, nyaman, dan fokus, kembali menjalani pendidikan.

“Ya sempat tidak bisa fokus kuliah karena kepikiran orang tua di rumah. Tapi karena perhatian Pak Gubernur dan warga Jawa Tengah kami bisa lebih tenang dan kembali fokus kuliah,” ucapnya.

Kebaikan-kebaikan yang ditunjukkan warga dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuatnya nyaman dan betah tinggal di Jawa Tengah.

“Setelah dikunjungi Pak Luthfi itu akhirnya banyak warga yang memberikan bantuan kepada kami. Warga di sini ramah dan pemerintah juga memberikan perhatian,” terang Lala.

Sementara, Ketua Ikatan Pelajar Aceh Semarang, Muhammad Haekal Halifah, mengungkapkan, ada 140 mahasiswa asal Aceh yang di Semarang. Saat ini ia dan teman-temannya masih terus melakukan pendataan.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri HUT ke-4  Sindhu Laras Bocah, Gus Yasin Apresiasi Gen Z yang Nguri-uri Wayang dan Karawitan

    Hadiri HUT ke-4 Sindhu Laras Bocah, Gus Yasin Apresiasi Gen Z yang Nguri-uri Wayang dan Karawitan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, Sabtu, 27 Desember 2025, menghadiri peringatan Ulang Tahun ke-4, sanggar Sindhu Laras Bocah, di Sanggar Teater Lingkar, Kedungmundu. Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengapresiasi perkembangan Sindhu Laras Bocah yang kian hari semakin banyak peminatnya. “Saya hadir di Sindhu Laras Bocah ini yang ke berapa ya? Mungkin […]

  • Muhammad Herindra Dinyatakan Lolos Uji Kelayakan sebagai Kepala BIN, Puan Sampaikan Pesan DPR RI Seperti Ini

    Muhammad Herindra Dinyatakan Lolos Uji Kelayakan sebagai Kepala BIN, Puan Sampaikan Pesan DPR RI Seperti Ini

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Disinggung terkait pelantikan Herindra apakah akan dilakukan bersamaan dengan menteri-menteri kabinet Prabowo, Puan Mengatakan, hal tersebut merupakan kewenangan Pemerintah karena DPR hanya bertugas memberikan pertimbangan Menteri-menteri kabinet Prabowo dikabarkan akan dilantik pada Senin (21/10), sehari setelah pelantikan Prabowo. “Setelah ini pimpinan DPR akan berkirim surat kepada Pemerintah bahwa nanti pelantikan kapan, kami akan serahkan kepada […]

  • Wagub Tegaskan Penghafal Quran di Jateng Berhak Terima Bisyarah Tanpa Memandang Asal KTP

    Wagub Tegaskan Penghafal Quran di Jateng Berhak Terima Bisyarah Tanpa Memandang Asal KTP

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bisyarah untuk para penghafal Al Quran, akan diberikan kepada semua santri yang melaksanakan hafalan di Jawa Tengah. Tidak memandang warga Jawa Tengah atau luar Jawa Tengah. “Selama melakukan hafalan di Jawa Tengah, tidak memandang KTP mana, tetap dapat hadiah,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen saat memberikan sambutan Haflah Khotmil […]

  • Dukung Kemandirian Penerima Manfaat, Kemensos Salurlan Bantuan Atensi

    Dukung Kemandirian Penerima Manfaat, Kemensos Salurlan Bantuan Atensi

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Menurutnya, bantuan tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni pemenuhan tambahan nutrisi, bantuan alat bantu bagi disabilitas dan kewirausahaan. “Dengan harapan mempermudah akses dalam kegiatan sehari-hari dan meningkatkan produktivitas penerima secara ekonomi, semoga para penerima bisa menjadi lebih mandiri,” pungkasnya. ***

  • Jelang Tahun Baru 2026 Polisi Gelar Razia Pekat, Miras Jadi Sasaran

    Jelang Tahun Baru 2026 Polisi Gelar Razia Pekat, Miras Jadi Sasaran

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL  PEMALANG – Polsek Sragi Kembali melakukan razia Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah hukumnya pada Sabtu malam, 27 Desember 2025. Kali ini yang menjadi sasaran peredaran minuman keras (miras). Menurut Kapolsek Sragi AKP Turkhan, operasi ini menyisir sejumlah titik di wilayah Kecamatan Siwalan yang disinyalir menjadi lokasi penjualan miras ilegal. Petugas menyasar mulai dari tempat […]

  • Antisipasi Cuaca Ekstrim, Pemprov Jateng Dorong Upaya Modifikasi atau Rekayasa Cuaca

    Antisipasi Cuaca Ekstrim, Pemprov Jateng Dorong Upaya Modifikasi atau Rekayasa Cuaca

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Terkait kondisi banjir di Kota Semarang, kata Nana, secara umum sudah banyak lokasi yang surut. Seperti di Stasiun Semarang Tawang, sekitar Banjir Kanal Timur, dan sekitar Banjir Kanal Barat (Madukoro). “Kemarin sempat viral Semarang seperti lautan. Sekarang sudah surut, tadi pengungsi juga sudah ada yang kembali ke rumah, dan Stasiun Tawang sudah normal, sudah beroperasi,” […]

expand_less