Rabu, 14 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Jangan Gagal Paham! Rizal Bawazier Minta Aptrindo Pelajari Lagi Surat Kemenhub Soal Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pantura Pekalongan-Batang 

Jangan Gagal Paham! Rizal Bawazier Minta Aptrindo Pelajari Lagi Surat Kemenhub Soal Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pantura Pekalongan-Batang 

  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dinilai tak memahami aturan pembatasan truk sumbu tiga di sepanjang jalur Pantura Pemalang hingga Batang.

Untuk itu, Aptrindo diminta untuk mempelajari kembali surat edaran yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Hal itu disampaikan anggota DPR RI untuk dapil Jateng X, sebagaimana keterangan yang diterima wartawan Jurnal Pemalang pada Rabu (28/5/2025).

Dalam keterangannya, Rizal Bawazier menegaskan, bahwa tidak semua truk dilarang untuk melintas Pantura sepanjang jalan Pemalang Pekalongan dan Batang.

”Saya mewakili ratusan ribu masyarakat kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang dan Batang, kepada APTRINDO, saya tegaskan kembali, bahwa tidak semua truk dilarang untuk melintas Pantura sepanjang jalan Pemalang Pekalongan dan Batang,” tegas Rizal Bawazier yang merupakan anggota DPR RI untuk dapil Jateng X dalam keterangan yang diterima Jurnal Pemalang.

Sebagaimana diketahui, pembatasan truk sumbu tiga atau lebih, yaitu truk tronton, trailer maupun gandeng di jalur Pantura Pekalongan-Batang sudah sudah mulai diberlakukan sejak 1 Mei 2025, berdasarkan surat dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan No AJ.903/I/5/DRJD/2025 tanggal 19 Maret 2025.

Pembatasan truk truk besar dengan sumbu tiga atau lebih tersebut tidak berlaku untuk Truk tanda plat “G”, Truk asal dan tujuan pengangkutan Pemalang, Pekalongan dan Batang. Juga tidak berlaku bagi truk yang mengangkut bahan bakar minyak dan gas, hewan ternak, hasil pertanian, pupuk, keperluan penanganan bencana, serta barang-barang pokok.

Kendaraan truk yang terkena pembatasan dapat menggunakan jalur jalan tol akses Gandulan Pemalang sampai akses Kandeman Batang dan sebaliknya, yang saat ini mendapatkan tarif diskon 20% dari tarif tol normalnya

Rizal Bawazier mengungkapkan, banyak hal yang harus dipahami oleh Aptrindo, tak hanya menyebutkan kerugian yang dialami pengusaha truk, seperti yang disebutkan dalam surat Aptrindo kepada Dirjen Perhubungan Darat.

Dalam surat tersebut, Aptrindo mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah akibat dampak kebijakan pembatasan truk di jalur Pantura Pemalang hingga Batang. Menurut RB, sapaan akrab Rizal Bawazier, apa yang disampaikan Aptrindo tidak berdasar.

”Banyak hal yang harus dipahami oleh APTRINDO, tidak hanya menyebutkan adanya kerugian-kerugian. Itu tidak berdasar, tidak ada itu kerugian miliaran rupiah, yang ada adalah nyawa lagi seperti yang kemarin meninggal di jalur Pantura,” ungkap Rizal Bawazier.

Dalam keterangannya, Rizal Bawazier pun menanyakan siapa yang harus membayar nyawa korban meninggal dunia akibat kecelakaan disepanjang jalur Pantura tersebut.

Ia menegaskan, nyawa yang hilang akibat kecelakaan tersebut tak sebanding dengan uang miliaran, bahkan triliunan.

”Siapa yang akan membayar nyawa tersebut. Tidak cukup hanya miliaran rupiah, itu bisa triliunan. Kalau perlu, apakah saya akan menuntut APTRINDO untuk ini,” tegasnya.

Untuk mengawal kebijakan tersebut, politisi PKS itu pun meminta kepada para Kapolres dan Kasatlantas yang ada di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang dan Batang untuk sama-sama untuk membantu masyarakat.

Karena, lanjut RB, kebijakan tersebut muncul karena adanya aspirasi dari masyarakat yang ada di Pemalang, Pekalongan dan Batang.

”Kepada para Kapolres, Kasatlantas Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, dan Batang sebagai pengayom masyarakat, bantulah masyarakat kalian dengan hati nurani, dengan hati nurani, dengan hati nurani. Bantulah masyarakat kalian. Kalian adalah pemimpin di daerah kami,” kata Rizal Bawazier.

Tak hanya itu, Rizal Bawazier juga meminta kepada kepala daerah di dapil Jateng X untuk sama-sama mengawal kebijakan tersebut.

”Kepada sahabat saya, Walikota dan para Bupati. Kota Pekalongan Kabupaten Pekalongan Pemalang dan Batang bantulah kami. Kami sudah muak dengan banyaknya truk truk yang melintas di sepanjang jalur Pantura pemalang Pekalongan dan Batang,” ungkapnya.***

  • Penulis: Rizqon Arifiyandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 400 Bonsai Terbaik Dipamerkan, Segini Harga Bonsai yang Menang Kontes

    400 Bonsai Terbaik Dipamerkan, Segini Harga Bonsai yang Menang Kontes

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bandar Bonsai (Babon) menginisiasi menggelar pameran dan kontes bonsai untuk mengenalkan pesona lokal dari lereng gunung kamulyan, di Lapangan Gelora Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Acara yang dimulai dari tanggal 5 – 11 September 2024 terdapat ada 400 bonsai terbaik yang dipamerkan dari berbagai daerah. Seperti Pekalongan, Banjarnegara, Kendal, Tegal, dan […]

  • Jurnal Pemalang

    Anak-anak di Sidoarjo Ungkap Kesan Manis Salaman dengan Prabowo: Momen Langka!

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Anak-anak Sekolah Dasar Negeri Banjar Bendo Sidoarjo antusias saat bertemu dan berjabat tangan dengan Presiden RI Prabowo Subianto. Kesan manis itu mereka ungkapkan ketika menanti Prabowo tepat di samping kendaraan presiden Maung Garuda usai meresmikan 17 Stadion Sepak Bola yang dipusatkan di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (17/3). “Senang sekali, berkali-kali […]

  • Ketua Dekranasda Akan Membuat Kerajinan Pemalang Naik Kelas

    Ketua Dekranasda Akan Membuat Kerajinan Pemalang Naik Kelas

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Pemalang masa bhakti 2025-2030, dr. Noor Faizah Maenofie Anom Widiyantoro mengatakan, bersama Dekranasda yang dipimpinya akan membuat kerajinan-kerajinan kecil di Kabupaten Pemalang naik kelas. Hal itu disampaikan tak lama setelah dr. Nofie (biasa Ia disapa) dilantik sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Pemalang oleh Ketua Dekranasda Provinsi […]

  • GPM yang Digelar Polres Pekalongan di CFD Kajen Diserbu Warga, Dua Ton Beras Ludes Seketika

    GPM yang Digelar Polres Pekalongan di CFD Kajen Diserbu Warga, Dua Ton Beras Ludes Seketika

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ratusan warga memadati Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (10/8/2025) pagi. Bukan hanya untuk berolahraga di Car Free Day (CFD), tetapi juga untuk berburu beras murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) 2025 yang digelar oleh Polres Pekalongan. Dalam hitungan jam, dua ton beras yang disediakan pun ludes diserbu warga. Pantauan di […]

  • Pria Paruh Baya di Kesesi Pekalongan Ditemukan Telah Meninggal Dunia

    Pria Paruh Baya di Kesesi Pekalongan Ditemukan Telah Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Warga Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan sesosok pria paruh baya yang meninggal dunia di saluran irigasi area persawahan, Minggu (30/11/2025) siang. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit dalam. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di saliran sungai kecil persawahan yang masuk wilayah Dukuh Kesesi, Desa Kesesi. Korban […]

  • Target Kinerja Pembangunan 2023 Tercatat Sesuai Rencana, Walkot Pekalongan: Bahkan Lampaui Target

    Target Kinerja Pembangunan 2023 Tercatat Sesuai Rencana, Walkot Pekalongan: Bahkan Lampaui Target

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sejumlah target kinerja pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Pekalongan pada tahun anggaran 2023 tercapai sesuai rencana. Bahkan, sebanyak 17 penghargaan, baik penghargaan tingkat Provinsi Jawa Tengah, maupun tingkat nasional telah diraihnya, Sabtu (30/3/2024). Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2023 pada acara Sidang Paripurna […]

expand_less