Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Orasi Ilmiah Wisuda Paramadina, Prof. Muhadjir Effendy: Pembangunan Harus Inklusif Berbasis Etika

Orasi Ilmiah Wisuda Paramadina, Prof. Muhadjir Effendy: Pembangunan Harus Inklusif Berbasis Etika

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025 | 21:17 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menggelar wisuda bagi 391 lulusan dari program sarjana dan magister yang menunjukkan prestasi akademik membanggakan.

Acara wisuda digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Rabu (28/6).

Hal itu menandai keberhasilan para mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi dengan kerja keras dan dedikasi tinggi. Hadir memberikan orasi ilmiah, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP, menyampaikan bahwa kelulusan merupakan momen yang membuat para wisudawan merasa seolah terlahir kembali.

“Kampus disebut almamater karena dasarnya seperti terlahir kembali,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik dan martabat Universitas Paramadina dengan menjunjung tinggi integritas dan kejujuran. Menurut Muhadjir, alumni sejatinya menjadi “iklan hidup” yang mewakili reputasi institusi.

Muhadjir juga menegaskan bahwa untuk keluar dari jebakan middle income trap, bangsa Indonesia harus mengandalkan tiga aspek penting: logika, etika, dan estetika.

“Mem bangun manusia sebagai sumber bangsa harus menggunakan ketiga hal ini secara bersamaan karena sesuatu yang indah belum tentu baik, dan yang baik belum tentu benar dan juga indah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus tidak hanya benar secara fakta, tetapi juga baik secara etis dan indah secara estetika. Sementara itu menurut Rektor Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D, melalui wisuda ini, Universitas Paramadina kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berkualitas yang siap memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Paramadina, Dr. Fatchiah E. Kertamuda, M.Sc. melaporkan data wisudawan tahun ini.

Ia menyampaikan bahwa dari total 391 wisudawan, 243 berasal dari program sarjana dan 148 dari program magister. Prestasi akademik mereka sangat membanggakan, dengan 84 lulusan meraih predikat cumlaude (IPK 3,50-3,75 untuk sarjana dan 3,76-3,85 untuk magister), 51 lulusan meraih magna cumlaude (IPK 3,76-3,99), serta dua mahasiswa yang memperoleh predikat summa cumlaude dengan IPK sempurna 4,00.

Fatchiah menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci pemutusan lingkaran kemiskinan di Indonesia. Ia menyatakan bahwa bantuan sosial tidak cukup tanpa akses pendidikan yang memadai.

“Jika diberikan akses dan dorongan kepada mereka, maka mungkin ada mutiara-mutiara yang dapat memutuskan rantai kemiskinan itu,” katanya.*

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ahmad Luthfi Dapat Masukan dan Kritik dari Wartawan dalam Forum Dialog

    Ahmad Luthfi Dapat Masukan dan Kritik dari Wartawan dalam Forum Dialog

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025 | 14:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana penuh keakraban dan keterbukaan terjadi saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berdialog dengan para wartawan. Acara yang dikemas dengan santai tersebut dilangsungkan di Griya Persada, Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin malam, 8 Desember 2025. Saking akrabnya, wartawan juga memberikan masukan, saran, dan kirik, kepada orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut. Agus […]

  • 4 Warga Desa Randudongkal Terima Bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

    4 Warga Desa Randudongkal Terima Bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025 | 22:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Kabupaten Pemalang kepada empat warga Desa Randudongkal, Kec. Randudongkal, Jumat (10/10/2015). Bantuan itu berupa sejumlah uang dan alat kesehatan. Kemudian Pemdes Randudongkal turut pula memberikan bantuan berupa sembako. Dalam kesempatan itu, Nurkholes menyampaikan bahwa program renovasi RTLH merupakan […]

  • Darurat Bisa Terjadi Kapan Saja, Polres Pekalongan Bekali Anggota dengan BHD

    Darurat Bisa Terjadi Kapan Saja, Polres Pekalongan Bekali Anggota dengan BHD

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025 | 20:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dokkes Polres Pekalongan menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi anggota, Kamis (16/10/2025). Kegiatan berlangsung di aula Polres Pekalongan dan juga disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan pertolongan pertama, khususnya dalam situasi gawat darurat yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat. Hadir […]

  • Kisah Kakek Suyadi: Ingin ke Pantai Ngebom, Malah Terjatuh dan Diselamatkan Polisi di  Kedungwuni

    Kisah Kakek Suyadi: Ingin ke Pantai Ngebom, Malah Terjatuh dan Diselamatkan Polisi di Kedungwuni

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026 | 13:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebuah aksi humanis ditunjukkan jajaran kepolisian yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Kedungwuni dalam Operasi Ketupat Candi 2026. Petugas dengan sigap mengevakuasi seorang lansia yang ditemukan terjatuh dalam kondisi lemas dan linglung di depan minimarket Ambokembang, Senin (23/3/2026) pagi. Peristiwa ini bermula sekitar pukul 10.35 wib, saat warga melaporkan adanya seorang bapak […]

  • Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Racbini: Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Kritis, Kwik Kian Gie

    Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Racbini: Indonesia Kehilangan Sosok Ekonom Kritis, Kwik Kian Gie

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025 | 13:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Indonesia kehilangan seorang tokoh dan ekonom hebat. Kwik Kian Gie berpulang, meninggalkan warisan pemikiran dan keteladanan intelektual yang sangat berharga bagi bangsa ini. Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyampaikan refleksi mendalam atas kepergian tokoh yang dikenal luas karena sikap kritis, tajam, dan independennya terhadap kebijakan ekonomi nasional. “Kita kehilangan tokoh […]

  • Pemkab Pemalang Raih Prestasi Bidang Keterbukaan Informasi Publik

    Pemkab Pemalang Raih Prestasi Bidang Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025 | 23:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang tahun ini berhasil memperbaiki nilai dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah. Diketahui tahun lalu Pemkab Pemalang mendapatkan nilai 85,17, adapun tahun ini naik menjadi 87,58. Atas hasil tersebut Pemkab Pemalang kembali menyandang predikat sebagai Badan Publik Kategori Kabupaten/Kota […]

expand_less