Pemkab Pemalang Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Desa di Kecamatan Pulosari
- account_circle Fahroji
- calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026 | 17:22 WIB
- print Cetak

Menurutnya, penanganan kekeringan dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah telah melakukan pemetaan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah terdampak dengan melibatkan PDAM, BPBD, BAZNAS, PMI serta pihak swasta.
“Selama hampir dua bulan ini dropping air terus kami lakukan dan diperkirakan kebutuhan tersebut masih berlangsung hingga September. Kami sudah memetakan kebutuhan di lapangan dan bersama-sama memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujarnya.
Nurkholes menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 93 ribu jiwa yang terdampak kekeringan di tiga kecamatan di Kabupaten Pemalang. Dari jumlah tersebut, bantuan air bersih baru dapat memenuhi kebutuhan sekitar 45 ribu jiwa.
Ia berharap kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan terus tumbuh, termasuk dari pihak swasta dan perusahaan.
“Mengingat kondisi kemarau diperkirakan masih cukup panjang, diperlukan kepedulian dan gotong royong dari semua pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin mengatakan, kondisi kekeringan telah berlangsung cukup panjang, sehingga diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Selama kurang lebih tiga bulan kita dalam kondisi kekeringan panjang. Kolaborasi dengan PMI, BAZNAS dan PDAM sampai hari ini sudah menyuplai sekitar 3,5 juta liter lebih air sejak bulan Juni,” jelasnya.
Agus menambahkan, BPBD juga terus membuka ruang bagi relawan maupun pihak swasta yang ingin berkontribusi dalam penyaluran bantuan air bersih ke wilayah terdampak.
- Penulis: Fahroji
