Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Perempuan Asal Pemalang Lakukan Penipuan dengan Gunakan Sertipikat Orang Lain Sebagai Agunan Bank

Perempuan Asal Pemalang Lakukan Penipuan dengan Gunakan Sertipikat Orang Lain Sebagai Agunan Bank

  • account_circle Rizqon Arifiyandi
  • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025 | 00:15 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Wastiah (45) warga Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ditangkap polisi lantaran menipu puluhan orang.

Pengusaha BRILink itu menggunakan sertipikat tanah milik korbannya sebagai agunan pinjaman di sebuah Bank.

Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo dalam konferensi persnya pada Kamis (24/4/2025) mengatakan, korban yang ditipu pelaku sebanyak 30 orang. Penipuan tersebut dilakukan tersangka dengan modus yang berbeda-beda setiap korbannya.

Eko Sunaryo memaparkan, diantara para korban ialah perempuan berinisial SN yang meminta bantuan kepada tersangka untuk proses balik nama sertipikat tanah.

”Ternyata tersangka telah menggunakan sertifikat tanah milik korban sebagai agunan Bank dengan nilai pinjaman sebesar Rp100 juta,” kata Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo.

Namun selang beberapa bulan ketika korban berniat melunasi pinjaman beserta bunganya dan menyetorkan uang sebesar 33 juta rupiah kepada tersangka, tersangka tidak melakukannya.

“Namun tersangka tidak melakukan pelunasan di Bank, melainkan mengambil uang dari korban K sebesar 33 juta rupiah, lalu menukar sertifikat tanah milik korban K dengan sertifikat korban lainnya berinisial D,” jelasnya.

Adapun korban D menyerahkan sertifikatnya kepada tersangka, sebagai jaminan korban yang meminjam sejumlah uang kepada tersangka.

“Diduga tersangka menggunakan sertifikat milik korban D untuk menggantikan sertifikat milik korban K sebagai agunan pinjaman di Bank, tanpa seizin korban D,” ungkapnya.

Sampai saat ini, Kapolres Pemalang mengatakan, Polres Pemalang masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan atas laporan polisi 30 orang korban lainnya.

Polisi menduga total kerugian seluruh korban berkisar mencapai satu miliar rupiah. Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat pasal 378 dan atau pasal 372 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Atas kejadian tersebut, Kapolres Pemalang mengimbau kepada masyarakat yang hendak mengurus balik nama sertifikat tanah atau akan menggunakan sertifikat tanah sebagai agunan pinjaman di Bank, harap mengurus sendiri dan tidak menggunakan perantara.*

  • Penulis: Rizqon Arifiyandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    Beri Kuliah Umum, Sekda Sumarno: Ada Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Akuntansi Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026 | 22:25 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno mengatakan, ada perbedaan mendasar antara akuntansi komersial dan akuntansi pemerintahan. Akuntansi komersial bentuknya kinerja keuangan, laporannya berupa laba-rugi perusahaan. Sedangkan akuntansi di pemerintahan bentuknya pertanggungjawaban akuntabilitas. Hal itu dikatakan Sekda, saat mengisi Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan Tahun 2023,Fakultas Ekonomika Bisnis Universitas Diponegoro, […]

  • Sambut Hari Jadi Kabupaten Cilacap ke-168, Pemkab Cilacap Gelar khitanan massal

    Sambut Hari Jadi Kabupaten Cilacap ke-168, Pemkab Cilacap Gelar khitanan massal

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024 | 07:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Menyambut Hari Jadi Kabupaten Cilacap yang ke-168 tahun 2024, Pemkab Cilacap menggelar khitanan massal, santunan, dan kegiatan donor darah di Distrik Majenang, Rabu (28/2/2024). Kegiatan khitanan massal, santunan, dan donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-168 Kabupaten Cilacap yang jatuh pada tanggal 21 Maret 2024. Selain kegiatan ini, Pemkab Cilacap […]

  • Kwaran Batang Bersama Perwakilan Gudep Lapas Kelas IIB Batang Bagikan Takjil untuk Penunggu Pasien

    Kwaran Batang Bersama Perwakilan Gudep Lapas Kelas IIB Batang Bagikan Takjil untuk Penunggu Pasien

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024 | 09:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Anggota Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Batang bersama perwakilan Gugus Depan Lapas Kelas IIB Batang membagikan takjil kepada keluarga atau penunggu pasien di RSUD Batang.   Setidaknya 300 paket takjil yang dibagikan langsung ke beberapa ruang perawatan. Ketua Kwarran Batang Nur Nasetya Nugroho mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Kwarran Batang untuk […]

  • Sebanyak 3384 Pegawai Honorer di Kabupaten Pemalang Resmi Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

    Sebanyak 3384 Pegawai Honorer di Kabupaten Pemalang Resmi Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025 | 20:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 3384 pegawai honorer di linkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang yang telah diusulkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah disetujui untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemalang, Eko Adi Santoso pada Selasa (16/9/2025) dalam […]

  • Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

    Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026 | 22:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rencana pemerintah menetapkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu agenda kebijakan yang berpotensi membawa perubahan besar bagi jutaan pekerja platform digital di Indonesia. Di satu sisi, kebijakan tersebut dipandang mampu memberikan kepastian hukum, memperluas akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, serta berbagai program […]

  • Tekan Kasus Krisis Koperasi Simpan Pinjam, Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier Dorong Revisi UU Koperasi

    Tekan Kasus Krisis Koperasi Simpan Pinjam, Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier Dorong Revisi UU Koperasi

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024 | 22:25 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI Komisi VI Rizal Bawazier menyuarakan keprihatinan yang mendalam terkait kasus yang terjadi pada koperasi simpan pinjam (KSP) di Indonesia. Hal ini Rizal sampaikan dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR RI dengan Praktisi dan Akademisi di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). Politisi […]

expand_less