Senin, 4 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Daerah » Ironi Mudik Gratis: Berniat Pulang ke Pemalang, Malah ‘Terbuang’ hingga Pekalongan

Ironi Mudik Gratis: Berniat Pulang ke Pemalang, Malah ‘Terbuang’ hingga Pekalongan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Harapan enam warga Pemalang untuk segera melepas rindu dengan keluarga di Randudongkal harus tertunda akibat kekakuan prosedur. Alih-alih sampai di rumah, rombongan pemudik asal Bogor ini justru harus merasakan dinginnya malam di Rest Area 338A Pekalongan setelah diturunkan paksa di lokasi yang tidak semestinya, Rabu (18/03/2026).

Konflik bermula ketika bus yang membawa mereka melintasi wilayah Pemalang. Karena keluarga penjemput sudah bersiap di Exit Tol Pemalang, mereka memohon agar diizinkan turun lebih awal. Sopir bus awalnya bergeming dengan dalih perintah panitia mudik gratis tujuan Semarang sangat ketat: tidak boleh ada penumpang turun di tengah jalan.

Ironisnya, hasil negosiasi berujung pahit. Pengemudi memang akhirnya menurunkan mereka, tetapi bukan di pintu keluar tol yang diminta, melainkan di rest area wilayah Pekalongan. Akibatnya, para pemudik ini harus menempuh jarak lebih jauh untuk kembali ke titik jemput awal mereka di Pemalang.

Mendapati adanya laporan pemudik yang terlantar pada pukul 18.30 wib, petugas Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 338A yang sedang berpatroli langsung menghampiri rombongan tersebut untuk memberikan perlindungan dan bantuan.

Petugas kepolisian langsung melakukan pendataan dan memastikan kondisi kesehatan para pemudik tersebut. Sembari menunggu jemputan dari pihak keluarga, belasan petugas menyiagakan tempat istirahat yang layak di area pos pelayanan.

“Kami menerima laporan adanya enam pemudik yang diturunkan di sini padahal tujuan mereka adalah Pemalang. Kami pastikan mereka aman di pos sampai pihak keluarga datang menjemput,” ujar Waka Posyan 338A Ipda Arif Pambudi.

Tak berselang lama, pihak keluarga dari Randudongkal, Pemalang, tiba di Rest Area 338A untuk menjemput ke-6 pemudik tersebut. Petugas kepolisian pun membantu dan memastikan rombongan dapat melanjutkan perjalanan pulang dengan aman.

Ipda Arif menegaskan bahwa seluruh personel diperintahkan untuk peka terhadap kendala sekecil apa pun yang dialami pemudik di wilayah hukumnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKBD Pemalang Diminta Sampaikan Materi PPA kepada Masyarakat

    PPKBD Pemalang Diminta Sampaikan Materi PPA kepada Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tidak hanya tentang Keluarga Berencana (KB), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Kabupaten Pemalang diharapkan juga menyampaikan materi tentang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) saat melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat. “Tak hanya tentang KB, PPA juga dijadikan materi dalam penyampaian bapak/ibu semua melakukan kegiatan penyuluhan,” ujar Anom. Menurut Anom, banyak sekali […]

  • SMK Satya Praja 2 Petarukan Launching Helm Berbahan Serat Nanas Produk Lokal Pemalang

    SMK Satya Praja 2 Petarukan Launching Helm Berbahan Serat Nanas Produk Lokal Pemalang

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bersamaan dengan acara Job Fair 2024 SMK Satya Praja 2 Petarukan, Jawa Tengah, melaunching helm berbahan serat nanas produk lokal Pemalang. Pembukaan job fair 2024 dan Launching helm tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pemalang Umroni di aula outdoor SMK setempat, Rabu, (9/10/2024). Umroni menyambut baik apa yang dilakukan SMK Satya […]

  • Polisi Bergerak Cepat Atasi Longsor di Mendolo, Akses Jalan Kembali Dibuka

    Polisi Bergerak Cepat Atasi Longsor di Mendolo, Akses Jalan Kembali Dibuka

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (13/10/2025) sore memicu terjadinya tanah longsor di Dukuh Krandegan, Desa Mendolo. Material longsor sempat menutup akses jalan utama penghubung antara Karanganyar – Lebakbarang. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, setelah hujan intens mengguyur sejak pukul 14.30 WIB. Tanah dari tebing […]

  • Pelanggan PDAM Pemalang Disuguhkan Kemudahan dengan Aplikasi SiTirta Mobile

    Pelanggan PDAM Pemalang Disuguhkan Kemudahan dengan Aplikasi SiTirta Mobile

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Perumda Air Minum Tirta Mulia atau PDAM Kabupaten Pemalang meluncurkan inovasi aplikasi SiTirta Mobile. SiTirta Mobile diluncurkan dalam acara halal bihalal yang dihadiri Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, di halaman kantor PDAM setempat, Rabu (16/4/2025) Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia, Slamet Efendi mengatakan, aplikasi SiTirta Mobile merupakan inovasi PDAM Pemalang dalam […]

  • Karya Bhakti Pramuli Moga Peduli Bencana Moga dan Pulosari Tahun 2026 Play Button

    Karya Bhakti Pramuli Moga Peduli Bencana Moga dan Pulosari Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pramuka Peduli Kwarran Moga melaksanakan Bakti Peduli Bencana di Kec Moga dan Pulosari, Minggu tanggal 25 Januari 2026 di Desa Sima Moga dan Desa Nyalembeng Pulosari. Kegiatan karya bakti yang telah diinstruksikam oleh Kwarcab Pemalang kepada seluruh satgas Pramuli kwarran wilayah selatan Pemalang disambut dengan semangat kepedulian tinggi oleh anggota satgas pramuli […]

  • Pemprov Jateng Terus Bergerak Bangunkan Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

    Pemprov Jateng Terus Bergerak Bangunkan Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di sebuah rumah sederhana, kelayakan bukan hanya diukur dari dinding yang kokoh atau atap yang tak bocor. Ia adalah soal martabat, rasa aman, dan harapan yang tumbuh di dalamnya, serta masa depan keluarga. Pemahaman inilah yang menjadi napas kebijakan perumahan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur […]

expand_less