Sejumlah Pejabat dan ASN di Lingkungan Pemkab Pemalang Dirotasi
- account_circle Fahroji
- calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.(Foto: dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Perubahan ini mencerminkan arah kebijakan tata kelola pemerintahan modern yang menuntut birokrasi bekerja berdasarkan data, berorientasi hasil, adaptif terhadap teknologi, dan mengedepankan integritas serta kepentingan public,” kata Anom.
Ia mengungkapkan, pelantikan pejabat struktural pada hari ini dilaksanakan untuk memastikan keberlangsungan tugas pemerintahan, kesinambungan layanan kepada masyarakat, serta percepatan implementasi organisasi perangkat daerah sesuai struktur baru.

“Dengan demikian, seluruh perangkat daerah wajib segera menyesuaikan dokumen perencanaan, tata kelola program dan kegiatan, serta pola koordinasi lintas sector,” tandasnya.
Ia menegaskan, penempatan dalam jabatan bukan sekadar pengisian posisi, tetapi bentuk kepercayaan negara yang wajib dijaga melalui disiplin kerja, integritas moral, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
“Sumpah/ janji yang baru saja diucapkan bukan hanya formalitas, tetapi komitmen yang mengikat secara etik, moral, dan hukum,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Pemalang saat ini menempatkan orientasi perubahan birokrasi pada satu konsep operasional: SOUL, yang merupakan akronim dari Speed, Organize, Universal, Linkage.
“Konsep SOUL ini saya harapkan menjadi jiwa organisasi pemerintahan yang baru,” ujarnya.
- Penulis: Fahroji



