Selasa, 10 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Temukan Ikan Mengandung Pengawet di Pasar, JKPD Jateng Akan Tindak Tegas

Temukan Ikan Mengandung Pengawet di Pasar, JKPD Jateng Akan Tindak Tegas

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Tim Jaringan Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Jawa Tengah akan tindak tegas terhadap peredaran ikan berpengawet kimia, Rabu, (4/9/2024).

Langkah ini diambil Ketua JKPD Jateng Dyah Lukisari lantaran masih saja ditemukan ikan yang mengandung pengawet mayat (formaldehid) dengan kadar 3,80 mg/kg sampai 154,43 mg/kg yang berpotensi memicu kanker.

Dyah Lukisari mengungkapkan, penemuan ini terjadi saat melakukan uji laboratorium sampel ikan asin dari Pasar Legi, Surakarta, yang merupakan tempat kulakan para pedagang pasar yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Sampel ikan asin berpengawet yang diperoleh dari Pasar Legi jenis teri nasi, layur asin, dan cumi asin. Kata dia, dari 41 produk ikan asin, 54 persen di antaranya positif mengandung bahan formalin.

Menurut pengakuan pedagang Pasar Legi, ikan asin yang diperdagangkan berasal dari wilayah Jawa Timur.

“Kami akan menempuh sanksi administratif dulu kepada pedagangnya,” ujar Dyah, yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan Jateng), di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah.

Dia menyebut, berdasar kajian hukum, produsen yang memperjualbelikan pangan tidak aman bisa dikenai pidana. Namun demikian, pihaknya terlebih dahulu akan memberikan teguran tertulis. Sehingga, usaha pedagang di Pasar Legi tidak serta merta gulung tikar.

Hal lain yang akan dilakukan, imbuh Dyah, menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memastikan produksi formalin diawasi ketat.

Terkait hal ini, pihaknya mengajak konsumen cerdas memilih, karena tidak semua ikan asin berpengawet kimia berbahaya.

Menurutnya, ciri ikan berpengawet kimia adalah memiliki aroma menyengat, warna bersih, cerah, bertekstur keras dan alot. Ciri lain adalah tidak rusak jika disimpan lebih dari sebulan dengan suhu kamar dan tidak dihinggapi lalat.

“Sedangkan ikan yang tidak mengandung formalin cenderung mudah hancur, warna agak kusam dan rusak jika disimpan dalam satu bulan kurang dari satu bulan,” paparnya.

Inspektur Pengawas Obat dan Makanan BBPOM di Semarang, Risad Setiadi mengatakan, cemaran formalin pada makanan tidak dapat ditolerir. Sebab, dapat menyebabkan penyakit jika dikonsumsi.

“Jika dikonsumsi dapat menyebabkan penyakit kronis. Zat Formalin akan menumpuk bersifat karsinogenik (penyebab kanker),” jelas Risad.

Kanit IV Subdit I Ditreskrimsus Polda Jateng Komisaris Polisi Mochamad Zazid siap mendukung langkah JKPD Jateng sesuai peraturan yang berlaku, produsen atau pengedar (pedagang) makanan yang mengandung kimia berbahaya akan dikenai sanksi pidana dan denda miliaran rupiah.

“Harapannya dengan sanksi administratif terlebih dahulu, jangan sampai mematikan usaha. Namun juga tidak membiarkan pelaku usaha yang menyalahgunakan dan tak bertanggung jawab. Kami dari Satgas Pangan siap mendukung dan berkolaborasi dengan dinas terkait,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bocah 10 Tahun di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik Tiang Penyangga Kabel Jaringan Internet

    Bocah 10 Tahun di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik Tiang Penyangga Kabel Jaringan Internet

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Seorang bocah 10 tahun meninggal dunia usai tersengat listrik saat dirinya memegang tiang penyangga kabel jaringan internet di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Rabu (16/4/2025) sore. Korban Muhammad Wildan Ariziq tersengat listrik kala ia bermain bersama empat orang temannya untuk menunggu layangan yang putus. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu […]

  • Ketika Surya Menjadi Tenaga, Asa Baru di Kepungan Rob Sayung

    Ketika Surya Menjadi Tenaga, Asa Baru di Kepungan Rob Sayung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Siang pada 31 Desember 2025, di Dukuh Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Di tengah kawasan pesisir yang bertahun-tahun bergulat dengan rob, sebuah pompa berdiri sebagai simbol ikhtiar baru: Pompa Air Tenaga Surya (PATS). PATS Sayung ini baru saja diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Tan Yasin Maimoen. Ada satu […]

  • Perkuat Transparasi, Akuntabilitas dan Ketepatan dalam Penyaluran Bantuan Sosial, Pemprov Jateng Luncukan “Si Dia Baik”

    Perkuat Transparasi, Akuntabilitas dan Ketepatan dalam Penyaluran Bantuan Sosial, Pemprov Jateng Luncukan “Si Dia Baik”

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan aplikasi digital “Si Dia Baik”, sebuah sistem pengelolaan Badan Amal Kasih Kristiani (Bakkris) Provinsi Jawa Tengah, sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial. Aplikasi tersebut diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekretaris Daerah Sumarno, pada […]

  • Tujuh Kebiasaan Anak Hebat untuk Bentuk Karakter

    Tujuh Kebiasaan Anak Hebat untuk Bentuk Karakter

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka membentuk karakter anak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuat Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Hal itu dikatakan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat membacakan sambutan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional […]

  • Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

    Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendorong pemerintah kabupaten/ kota dan desa untuk memperkuat cadangan pangan. Hal itu dilakukan untuk mengamankan stok beras di wilayahnya. “Jadi harus ada stok cadangan beras di desa, kabupaten, dan provinsi,” kata Nana, usai acara gerakan pangan murah dan penyaluran bantuan cadangan pangan Pemprov Jateng di Kantor Kecamatan […]

  • Pemerintah Dorong Pengembangan UMKM Pemalang

    Pemerintah Dorong Pengembangan UMKM Pemalang

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemkab Pemalang terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerahnya. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pemalang Nurkholes saat membuka Pameran Bazar UMKM dan Job Fair Tahun 2025 di Kampus ITB ADIAS, Sabtu (11/10/2025). Ia menyatakan bahwa UMKM menjadi pondasi perekonomian Kabupaten Pemalang ke depan. “Kegiatan ini bentuk kolaborasi yang […]

expand_less