Rabu, 15 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Daerah » Ketika Surya Menjadi Tenaga, Asa Baru di Kepungan Rob Sayung

Ketika Surya Menjadi Tenaga, Asa Baru di Kepungan Rob Sayung

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 06:59 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Siang pada 31 Desember 2025, di Dukuh Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Di tengah kawasan pesisir yang bertahun-tahun bergulat dengan rob, sebuah pompa berdiri sebagai simbol ikhtiar baru: Pompa Air Tenaga Surya (PATS).

PATS Sayung ini baru saja diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Tan Yasin Maimoen. Ada satu pesan sederhana namun tegas, penanganan rob tak lagi mengandalkan cara lama yang mahal dan boros energi.

“Kalau hanya pompa, itu solusi pertama. Tapi kita juga harus berpikir jangka panjang,” ujar Ahmad Luthfi.

Panel-panel surya sudah dicoba dua hari lalu. Tak berbunyi, tak berasap. Hanya cahaya matahari yang jatuh perlahan di permukaannya, lalu diubah menjadi energi yang menggerakkan pompa air di bawah sana.

Pompa yang diresmikan itu bukan pompa biasa. Ia bekerja dengan sistem hibrid yang mengandalkan energi matahari di siang hari dan otomatis beralih ke listrik saat malam atau cuaca mendung. Matahari sebagai sumber daya utama. Panel surya menangkap sinar matahari dan mengonversinya menjadi listrik arus searah.

Energi inilah yang kemudian dialirkan ke inverter atau langsung ke motor pompa, tergantung pada sistem yang digunakan. Saat matahari kian tinggi, listrik yang dihasilkan pun semakin kuat, dan pompa bekerja lebih optimal mengalirkan air. Tanpa perlu sakelar manual, tanpa ketergantungan pada solar berbahan bakar minyak yang selama ini menjadi beban anggaran.

Air yang dipompa bisa berasal dari sungai, saluran, atau genangan rob. Ia didorong naik melalui pipa, lalu dialirkan ke lahan pertanian, kolam penampung, atau langsung ke saluran pembuangan. Tanpa bahan bakar, tanpa ketergantungan pada listrik jaringan. Pompa ini bekerja mengikuti ritme alam, aktif saat matahari bersinar, berhenti ketika senja tiba.

Di situlah keistimewaannya. Pompa air tenaga surya bukan sekadar mesin, melainkan cara baru berdamai dengan lingkungan. Ia mengandalkan energi yang tersedia setiap hari, memangkas biaya operasional, dan memberi solusi berkelanjutan bagi wilayah yang kerap kekurangan air atau dilanda genangan. Saat matahari terbit, harapan ikut mengalir bersama air yang bergerak pelan namun pasti.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pascabencana Banjir, Pemprov Jateng Mulai Siapkan Perbaikan Rumah yang Rusak Akiban Banjir

    Pascabencana Banjir, Pemprov Jateng Mulai Siapkan Perbaikan Rumah yang Rusak Akiban Banjir

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024 | 18:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mempersiapkan rehabilitasi rumah rusak yang terdampak banjir di wilayahnya. Hal itu diungkapkan Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (26/3/2024). Nana mengatakan, penanganan bencana banjir di Kabupaten Demak terus dikebut. Penyedotan genangan air masih dilakukan, dengan mengerahkan puluhan pompa air. “Kita dalam hal penanganan […]

  • Bupati Pemalang Minta TP PKK Pemalang Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

    Bupati Pemalang Minta TP PKK Pemalang Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026 | 16:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan, dirinya berharap Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pemalang untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah. Ia menyampaikan hal itu melalui perwakilannya Asisten Administrasi Umum Bagus Sutopo dalam acara Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pemalang di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jumat (6/2/2026). Lebih lanjut Anom mengungkapkan, bahwa […]

  • 10 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah Memperoleh Akreditasi Unggul, Ini Daftarnya

    10 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah Memperoleh Akreditasi Unggul, Ini Daftarnya

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024 | 20:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) baru-baru ini meraih akreditasi unggul. Atas raihan tersebut Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) memiliki 10 PTMA yang terakreditasi unggul. Dari informasi yang dihimpun Jurnalpemalang pada Jumat (8/2/2024), UMJ meraih akreditasi unggul berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: 163/SK/BAN-PT/Ak/PT/III/2024. Rektor UMJ Ma’mun Murod mengatakan, akreditasi unggul yang diraih merupakan hasil usaha dan […]

  • Pekan Imunisasi Dunia di Pemalang Targetkan 360 Anak

    Pekan Imunisasi Dunia di Pemalang Targetkan 360 Anak

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025 | 23:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang dr. Yulies Nuraya mengemukakan bahwa Pekan Imunisasi Dunia (PID) di Kabupaten Pemalang menargetkan 360 anak. “Ini kegiatan peringatan imunisasi dunia yang ditempatkan di Kabupaten Pemalang, kita akan mengimunisasi dan memvaksin sebanyak 360 anak,” terang Yulies saat pelaksanaan PID di Puskesmas Kebondalem, Rabu (23/4/2025). “Pelaksanaan imunisasi ini menyasar […]

  • Pemkab Pemalang Gelar Festival Kopi Khas Pemalang 2024, Bupati: Agar Dikenal Masyarakat Lebih Luas

    Pemkab Pemalang Gelar Festival Kopi Khas Pemalang 2024, Bupati: Agar Dikenal Masyarakat Lebih Luas

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024 | 20:13 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bupati Pemalang Mansur Hidayat membuka Festival Kopi Khas Pemalang 2024 yang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) setempat, di Lapangan Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, Jumat (23/8/2024). Acara yang akan berlangsung selama dua hari itu untuk mengenalkan kopi khas Pemalang kepada masyarakat lebih luas. Mansur Mengatakan, acara ini akan berjalan seru dan […]

  • Perempuan Asal Pemalang Lakukan Penipuan dengan Gunakan Sertipikat Orang Lain Sebagai Agunan Bank

    Perempuan Asal Pemalang Lakukan Penipuan dengan Gunakan Sertipikat Orang Lain Sebagai Agunan Bank

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025 | 00:15 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wastiah (45) warga Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah ditangkap polisi lantaran menipu puluhan orang. Pengusaha BRILink itu menggunakan sertipikat tanah milik korbannya sebagai agunan pinjaman di sebuah Bank. Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo dalam konferensi persnya pada Kamis (24/4/2025) mengatakan, korban yang ditipu pelaku sebanyak 30 orang. Penipuan tersebut […]

expand_less