Rabu, 11 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Daerah » Ketika Surya Menjadi Tenaga, Asa Baru di Kepungan Rob Sayung

Ketika Surya Menjadi Tenaga, Asa Baru di Kepungan Rob Sayung

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Siang pada 31 Desember 2025, di Dukuh Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Di tengah kawasan pesisir yang bertahun-tahun bergulat dengan rob, sebuah pompa berdiri sebagai simbol ikhtiar baru: Pompa Air Tenaga Surya (PATS).

PATS Sayung ini baru saja diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Tan Yasin Maimoen. Ada satu pesan sederhana namun tegas, penanganan rob tak lagi mengandalkan cara lama yang mahal dan boros energi.

“Kalau hanya pompa, itu solusi pertama. Tapi kita juga harus berpikir jangka panjang,” ujar Ahmad Luthfi.

Panel-panel surya sudah dicoba dua hari lalu. Tak berbunyi, tak berasap. Hanya cahaya matahari yang jatuh perlahan di permukaannya, lalu diubah menjadi energi yang menggerakkan pompa air di bawah sana.

Pompa yang diresmikan itu bukan pompa biasa. Ia bekerja dengan sistem hibrid yang mengandalkan energi matahari di siang hari dan otomatis beralih ke listrik saat malam atau cuaca mendung. Matahari sebagai sumber daya utama. Panel surya menangkap sinar matahari dan mengonversinya menjadi listrik arus searah.

Energi inilah yang kemudian dialirkan ke inverter atau langsung ke motor pompa, tergantung pada sistem yang digunakan. Saat matahari kian tinggi, listrik yang dihasilkan pun semakin kuat, dan pompa bekerja lebih optimal mengalirkan air. Tanpa perlu sakelar manual, tanpa ketergantungan pada solar berbahan bakar minyak yang selama ini menjadi beban anggaran.

Air yang dipompa bisa berasal dari sungai, saluran, atau genangan rob. Ia didorong naik melalui pipa, lalu dialirkan ke lahan pertanian, kolam penampung, atau langsung ke saluran pembuangan. Tanpa bahan bakar, tanpa ketergantungan pada listrik jaringan. Pompa ini bekerja mengikuti ritme alam, aktif saat matahari bersinar, berhenti ketika senja tiba.

Di situlah keistimewaannya. Pompa air tenaga surya bukan sekadar mesin, melainkan cara baru berdamai dengan lingkungan. Ia mengandalkan energi yang tersedia setiap hari, memangkas biaya operasional, dan memberi solusi berkelanjutan bagi wilayah yang kerap kekurangan air atau dilanda genangan. Saat matahari terbit, harapan ikut mengalir bersama air yang bergerak pelan namun pasti.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panji Persyarikatan Berkibar, Dakwah Berkemajuan Terus Berdenyut di PCM Ajibarang

    Panji Persyarikatan Berkibar, Dakwah Berkemajuan Terus Berdenyut di PCM Ajibarang

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ajibarang kembali menyalakan denyut dakwah berkemajuan melalui Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 yang digelar dengan suasana yang hangat, tertib, dan penuh kebersamaan di Hanggar SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang, Selasa (18/11/2025). Mengusung tema nasional “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, acara ini merangkum perjalanan panjang Muhammadiyah Cabang Ajibarang yang telah hadir sejak 1928, […]

  • Bupati Anom Hadiri Santunan Rumah Layak Huni di Pelutan

    Bupati Anom Hadiri Santunan Rumah Layak Huni di Pelutan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri santunan pembangunan Rumah Syukur (LayakHuni) di Kelurahan Pelutan Pemalang, Rabu (21/01/2025). Santunan pembangunan rumah tersebut diprakarsai oleh Organisasi PCTAI (Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia). Adapun penerima bantuan yaitu Wasroh dengan alamat Jalan Beringin, Kelurahan Pelutan. Ditemui usai acara, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi PCTAI Untung Anas […]

  • Dari Masa Lalu ke Masa Depan: Menyongsong Semester Genap dengan Semangat, Prestasi, dan Kebersamaan di SMP Muhapuja

    Dari Masa Lalu ke Masa Depan: Menyongsong Semester Genap dengan Semangat, Prestasi, dan Kebersamaan di SMP Muhapuja

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tarqum Aziz
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Senin pagi (5/1/2026), halaman SMP Muhammadiyah Purwojati terasa berbeda. Gelak tawa dan langkah ceria siswa mengiringi Senam Anak Indonesia Hebat, membuka hari pertama semester genap 2025/2026 dengan semangat dan mata berbinar. Apel Kebangsaan yang dipimpin Wakil Kepala Sekolah Suparti, S.H. menjadi momen refleksi sekaligus motivasi. Ia mengajak anak-anak menata niat, menumbuhkan disiplin, […]

  • Dinsos bersama BPKB Siapkan Kedai Gratis Bagi Warga Terdampak Bencana di Pulosari

    Dinsos bersama BPKB Siapkan Kedai Gratis Bagi Warga Terdampak Bencana di Pulosari

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dinas Sosial Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang bekerjasama dengan Forum Genre Kabupaten Pemalang dan Ikatan Penyuluh KB Pulosari sediakan kedai gratis untuk para pengungsi terdampak bencana serta relawan di Kantor Kecamatan Pulosari, Rabu (28/1/2026). Andi Rizki dari BPKB Pulosari mengatakan, kedai gratis yang di buka selama 24 […]

  • Penanganan Banjir dan Longsor di Jateng Masih Terkendali, Status Darurat Belum Ditetapkan

    Penanganan Banjir dan Longsor di Jateng Masih Terkendali, Status Darurat Belum Ditetapkan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum menetapkan status darurat bencana meskipun hujan berintensitas tinggi memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, hingga saat ini penanganan di lapangan masih berjalan cepat dan terkendali. “Belum ada penetapan darurat bencana. Status itu ditetapkan apabila kondisi sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat […]

  • Pemprov akan Lakukan Pembinaan pada TPA Open Dumping di 18 Kabupaten/Kota se Jateng

    Pemprov akan Lakukan Pembinaan pada TPA Open Dumping di 18 Kabupaten/Kota se Jateng

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melaksanakan akselerasi dalam rangka penuntasan sampah dengan membentuk Satgas Penuntasan Sampah, sebagaimana SE Gubernur Jateng Ahmad Luthfi nomor 100.3.4.1/0006574 Tahun 2025. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto mengemukakan, sejumlah aksi sudah dilakukan sejalan dengan pembentukan Satgas Penuntasan Sampah Jawa Tengah hingga menjelang akhir […]

expand_less