Wagub Taj Yasin Minta Ulama Doa dan Dukungan Ulama Untuk Pemprov Jawa Tengah
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mengenang Teladan dan Karamah KH. Sa’id bin Armia
Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Ponpes Attauhidiyyah Giren, KH. Khasani, mengisahkan keteladanan almarhum KH. Sa’id, khususnya dalam menjaga adab dan ketaatan kepada gurunya, KH. Abu Ubaidah.
Ia menceritakan, KH. Sa’id tidak berani pulang melayat wafatnya ayahanda, KH. Armia, sebelum mendapat izin dari sang guru.
“Inilah adab santri dulu. Sangat patuh kepada guru,” tutur KH. Khasani.
Ketaatan tersebut, lanjutnya, diyakini menjadi jalan terbukanya karamah. Salah satunya ditandai dengan kisah cahaya yang terlihat dari sosok KH. Sa’id muda saat tertidur di masjid, yang kemudian berujung pada pernikahannya dengan putri KH. Abu Ubaidah.
KH. Khasani juga mengungkapkan bahwa KH. Sa’id wafat pada 20 Rajab, bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj, sebagaimana pesan yang pernah disampaikannya semasa hidup.
Meski dalam kondisi sakit, almarhum tetap menjalankan ibadah hingga menghembuskan napas terakhir saat melaksanakan salat Duha.
“Beliau wafat dalam keadaan ibadah, tepat sesuai dengan apa yang pernah beliau pesankan,” katanya.
- Penulis: Fahroji




