Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Ahmad Luthfi Komitmen Akan Kirim Seperangkat Gamelan ke Desa Bagelen di Lampung

Ahmad Luthfi Komitmen Akan Kirim Seperangkat Gamelan ke Desa Bagelen di Lampung

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026 | 17:37 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Untuk memperkuat ikatan budaya warga transmigran dan keturunan asal Jawa Tengah yang telah lama menetap di Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkomitmen akan mengirimkan seperangkat gamelan untuk warga.

“Gamelannya nanti dikirim langsung oleh Direktur Utama Bank Jateng ke sini. Sampun beres (sudah beres),” ujar Ahmad Luthfi saat berdialog dengan warga di Balai Desa Bagelen, Gedongtataan, Pesawaran, Lampung, Rabu, 7 Januari 2026.

Menurutnya, gamelan bukan sekadar alat musik, melainkan simbol identitas dan perekat kebudayaan Jawa yang harus terus dirawat, di mana pun masyarakat Jawa berada. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata Ahmad Luthfi, berkomitmen menjaga hubungan kultural dan emosional dengan warga keturunan Jawa Tengah di daerah transmigrasi.

Perangkat gamelan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya merawat dan melestarikan warisan budaya leluhur warga Desa Bagelen yang berasal dari Tanah Jawa, khususnya Jawa Tengah. Bantuan itu diharapkan menjadi sarana penguat identitas kultural sekaligus ruang ekspresi seni bagi generasi penerus.

“Itu sumbangan untuk nguri-uri sejarah dan budaya Jawa,” ujar Ahmad Luthfi.

Sumbangan seperangkat gamelan tersebut merupakan jawaban konkret atas aspirasi yang disampaikan Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto, saat berdialog dengan Gubernur Ahmad Luthfi. Merdi mengungkapkan, berangkat dari sejarah panjang hubungan Desa Bagelen dengan Jawa Tengah, masyarakat berharap adanya sebuah kenang-kenangan yang sekaligus menjadi penghubung kultural antargenerasi.

“Kami berharap ada kenang-kenangan untuk desa kami yang tidak mungkin akan terlupakan, yaitu seperangkat gamelan,” ujarnya.

Seperangkat gamelan tersebut dinilai sangat membantu dalam menghidupkan kebudayaan di Desa Bagelen. Selama ini, kata Merdi, setiap peringatan hari jadi Desa Bagelen selalu diwarnai pertunjukan wayang kulit, sebuah tradisi yang tak pernah terputus sejak desa tersebut berdiri pada 1905 hingga perayaan terakhir pada 2025.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mencari Bibit Pevoli Unggulan, Pemprov Jateng Gelar Turnamen Voli Piala Gubernur 2024

    Mencari Bibit Pevoli Unggulan, Pemprov Jateng Gelar Turnamen Voli Piala Gubernur 2024

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024 | 21:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana membuka turnamen voli Piala Gubernur Jateng 2024, di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu (3/2/2024). Turnamen tersebut diikuti oleh 47 klub bola voli putra dan putri dari Jateng, Jatim, Jabar, DI Yogyakarta dan DKI Jakarta. Nana mengatakan, tujuan turnamen digalar untuk mencari bibit pevoli unggulan, selain itu, ini juga […]

  • Aksi Pembagian 1000 Takjil PRAMULI Kwarran Moga pada Karya Bakti Lebaran 2025

    Aksi Pembagian 1000 Takjil PRAMULI Kwarran Moga pada Karya Bakti Lebaran 2025

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025 | 14:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, Bidang Pengabdian Masyarakat Kwarcab Moga, melalui Satgas Pramuli Kwarran Moga menggelar program Karya Bakti Lebaran 2025. Kegiatan Karya Bakti Lebaran 2025 ini antara lain, Aksi bagi 1000 takjil untuk masyarakat, masjid dan musholla dilaksanakan tanggal 14 dan 15 Maret 2025. Kegiatan selanjutnya pengamanan arus mudik (PAM) […]

  • Polisi Tangkap Ayah di Comal-Pemalang yang Tega Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

    Polisi Tangkap Ayah di Comal-Pemalang yang Tega Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025 | 23:54 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pemalang berhasil menangkap seorang pria berinisial R (41), warga Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang yang tega berbuat asusila terhadap anak kandungnya. Pelaku tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun hingga hamil dan melahirkan. Pelaku sempat buron selama dua bulan bersembunyi di Bandung selama dua bulan sebelum akhirnya diciduk polisi. […]

  • Pemprov Jateng Dorong Sekolah Inklusi Bagi Disabilitas

    Pemprov Jateng Dorong Sekolah Inklusi Bagi Disabilitas

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026 | 16:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penerapan sekolah inklusi di wilayahnya, supaya terjadi percepatan pemerataan akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus atau disabilitas di provinsi ini. Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin saat acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jateng Tahun 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) […]

  • Gandeng 105 Investor, Ahmad Luthfi Pacu Ekonomi Jateng dan Perluas Lapangan Kerja

    Gandeng 105 Investor, Ahmad Luthfi Pacu Ekonomi Jateng dan Perluas Lapangan Kerja

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 | 16:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengonsolidasikan 105 investor dan pelaku usaha untuk mempercepat masuknya investasi berkualitas ke Jawa Tengah. Di tengah tekanan ekonomi global dan keterbatasan fiskal, langkah tersebut menjadi strategi Pemprov Jateng menjaga daya saing daerah sekaligus memperluas penciptaan lapangan kerja. Dalam Business Dinner bersama investor penanaman modal asing (PMA), penanaman […]

  • Gempa Bumi Tuban Tercatat Hingga 57 Kali, Kalaksa BPBD Tuban: Tidak Ada Korban Jiwa

    Gempa Bumi Tuban Tercatat Hingga 57 Kali, Kalaksa BPBD Tuban: Tidak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024 | 09:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Gempa Bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Tuban pada Jumat (22/03) kemarin, tercatat 3 kali getaran yang dirasakan warga. Merasakan getaran itu warga berlarian ke tempat lapang. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban Sudarmaji mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG Tuban, wilayah Kabupaten Tuban tercatat mengalami gempa bumi hingga 57 kali. Meski demikian, tingkat getaran […]

expand_less