Sabtu, 11 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Masyarakat Berharap Satpol PP Berani Tindak Tidak Hanya Para Pelaku, Tapi Juga Pengelola Nakal

Masyarakat Berharap Satpol PP Berani Tindak Tidak Hanya Para Pelaku, Tapi Juga Pengelola Nakal

  • account_circle Joko Longkeyang
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025 | 05:42 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mendapat apresiasi, namun sekaligus juga memunculkan tantangan baru dari masyarakat.

Setelah serangkaian razia berhasil menjaring sejumlah individu yang diduga melakukan perbuatan asusila, kini muncul harapan agar Satpol PP berani melakukan penindakan terpadu yang menyasar tidak hanya para pelaku, tetapi juga para pengelola atau pemilik tempat usaha, termasuk kos-kosan.

Desakan ini muncul dari kekhawatiran bahwa penertiban yang hanya berfokus pada individu-individu yang melanggar tidak akan efektif dalam jangka panjang.

Praktik asusila disinyalir akan terus terjadi jika pengelola tempat seperti kos-kosan tidak mendapatkan sanksi tegas. Kondisi ini seolah menciptakan siklus yang tidak pernah putus, di mana para pelanggar silih berganti, sementara tempat-tempat yang memfasilitasi kegiatan ilegal tetap beroperasi.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan pandangannya. “Berani nggak Satpol PP melakukan penegakan Perda terpadu? Artinya, tidak hanya tamunya yang ditindak, tapi juga pengusaha kos-kosan. Tanyakan ke Satpol PP, apakah mereka berani?” tandasnya.

Tantangan ini menjadi momentum bagi Satpol PP Pemalang untuk menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik maksiat hingga ke akar-akarnya.

Berdasarkan Perda yang berlaku, pemilik tempat usaha yang membiarkan atau bahkan memfasilitasi kegiatan melanggar kesusilaan dapat dikenakan sanksi. Dengan menindak tegas para pemilik ini, diharapkan dapat menimbulkan efek jera yang lebih besar.

Jika Satpol PP Pemalang mengambil langkah berani ini, penegakan Perda tidak hanya akan menjadi kegiatan insidental, tetapi juga menjadi strategi yang berkelanjutan.

Penertiban yang menyasar pemilik tempat usaha akan memaksa mereka untuk lebih selektif dan bertanggung jawab dalam mengelola properti, sehingga lingkungan yang kondusif dan tertib dapat tercipta.

Masyarakat menantikan langkah nyata dari Satpol PP untuk tidak hanya “menyapu daun kering,” tetapi juga “mencabut rumput liar” hingga ke akarnya.*

  • Penulis: Joko Longkeyang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuatkan Kapasitas Petugas Pelayanan Informasi, Pemkab Pemalang Gelar Bimtek

    Kuatkan Kapasitas Petugas Pelayanan Informasi, Pemkab Pemalang Gelar Bimtek

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025 | 15:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, penguatan kapasitas petugas pelayanan informasi publik menjadi sangat penting. Petugas pelayanan informasi publik berperan sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat. Untuk kepentingan itu Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Diskominfo menggelar Bimtek Penguatan Kapasitas Petugas Pelayanan Informasi di lingkungannya. Sekda […]

  • Peringati Hari Ibu ke-96 KKI Batang Gelar Even Lomba Berbusana Kebaya dan Bazar

    Peringati Hari Ibu ke-96 KKI Batang Gelar Even Lomba Berbusana Kebaya dan Bazar

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024 | 10:28 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Memperingati Hari Ibu Ke-96, Komunitas Kain Kebaya Indonesia (KKI) Batang menggelar even lomba berbusana kebaya dan bazar makanan tradisional, Senin (23/12/2024). Penasehat dan Pembina KKI Batang Sri Wulandari mengatakan, lomba berbusana kebaya ini sebagai wujud pelestarian terhadap kebaya sebagai busana nasional. Lomba ini diikuti oleh anggota KKI. “Lomba kebaya ini agar kaum […]

  • Kabupaten Batang Salurkan Bantuan Terdempak Banjir di Wilayah Kabupaten Demak

    Kabupaten Batang Salurkan Bantuan Terdempak Banjir di Wilayah Kabupaten Demak

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024 | 21:36 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agara Kabupaten Batang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batang, dan lembaga amil zakat dari organisasi kemasyarakatan lainnya, menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di wilayah Kabupaten Demak dan sekitarnya, Kamis (22/2/2024). Ketua UPZ Kantor Kemenag Batang Siswoyo mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, seperti peralatan mandi, […]

  • Jawa Tengah dan Selandia Baru Jajaki Kerja Sama Strategis EBT hingga Peternakan

    Jawa Tengah dan Selandia Baru Jajaki Kerja Sama Strategis EBT hingga Peternakan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026 | 15:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima kunjungan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Philip Nathan Taula, pada Senin (4/5/2026) untuk membahas peluang kerja sama lintas sektor. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan hubungan bilateral melalui sektor-sektor potensial seperti pengembangan sapi perah, pertanian, pendidikan, serta energi baru terbarukan (EBT). Philip Taula menekankan bahwa keahlian […]

  • Bupati Pemalang Jamas Kereta Kencana dan Benda Pusaka Milik Pemkab Pemalang

    Bupati Pemalang Jamas Kereta Kencana dan Benda Pusaka Milik Pemkab Pemalang

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024 | 23:31 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Bupati Pemalang Mansur Hidayat melakukan jamasan kereta kencana dan benda pusaka Kabupaten Pemalang di Garasi Rumah Dinas Bupati. Rabu (17/7/2024). Mansur mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan, pelestarian, sekaligus meningkatkan pemahaman kepada masyarakat luas tentang arti pentingnya nilai-nilai luhur sejarah dan nilai budaya. “Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah kebersamaan, ketelitian, gotong royong […]

  • Welfare State ala Jawa Tengah

    Welfare State ala Jawa Tengah

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 07:21 WIB
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    *Oleh: Wahid Abdulrahman (Wakil Ketua TPPD Jawa Tengah) PERTANYAAN kritis muncul dari publik akan substansi dari kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin dipenghujung 2025. Berawal dari 40 penghargaan yang diterima disepanjang 2025 yang diberikan oleh kementerian, lembaga negara, media nasional, MURI, hingga organisasi masyarakat. Disaat yang […]

expand_less