Kamis, 23 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Wujudkan Ketahanan Pangan, Wagub Taj Yasin Dorong Lahan Tidur Bisa Digarap

Wujudkan Ketahanan Pangan, Wagub Taj Yasin Dorong Lahan Tidur Bisa Digarap

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025 | 19:21 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menyampaikan butuh strategi baru dan inovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan wilayah. Apalagi provinsi yang dipimpinnya menjadi wilayah penumpu pangan nasional.

Salah satu caranya dengan mendata lahan-lahan tidur. Lahan yang tidak tergarap itu harus dikembangkan menjadi tanah yang kembali produktif.

Hal itu dikatakan Gus Yasin, saat menghadiri “Indonesia Punya Kamu Garuda TV”, di Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Selasa, 2 Desember 2025.

“Di Jawa Tengah ada lahan-lahan sawah yang sudah beberapa tahun tidak bisa dikembangkan atau tidak bisa digarap,” katanya.

Berkaca dari kasus tersebut, Taj Yasin ingin menormalisasi kembali lahan-lahan tidur. Bila ada masalah kekeringan lahan, perlu mengairinya dengan menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

“Nah, ini yang kita inovasikan,” katanya.

Dari sisi dukungan program, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam kebijakannya menganggarkan perbaikan atau pembangunan irigasi. Tujuannya supaya sawah yang selama ini belum mendapatkan pasokan air yang baik bisa teraliri.
Salah satu tantangan dan upaya lain, kata Taj Yasin, anak-anak muda juga harus mau memiliki profesi di dunia pertanian.

Dikataka, dalam mempertahankan negeri, harus mempertahankan ketahanan pangan.

“Kepada seluruh elemen yang ada di Jawa Tengah termasuk kampus, kami juga arahkan bagaimana mengungkit anak-anak itu mau bertani lagi. Memanfaatkan lahan persawahan dan juga pekarangan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengatakan, di Indonesia, ada lebih dari 6 juta hektar lahan rawa yang sudah memiliki stok air.

Sebagai inovasi mewujudkan ketahanan pangan, dilakukan program untuk cetak sawah di lahan-lahan rawa. Caranya mengonversi lahan-lahan rawa itu menjadi produksi pertanian.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah: Menuju Arus Utama Perekonomian Nasional dan Target Investasi 2026

    Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah: Menuju Arus Utama Perekonomian Nasional dan Target Investasi 2026

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025 | 05:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom CSED Indef, Dr. Handi Risza memberikan tinjauan kritis dan optimistis terhadap perjalanan ekonomi syariah Indonesia sepanjang tahun 2025. Dalam catatan akhir tahunnya, ia menyoroti transformasi besar dari dominasi sektor keuangan menuju penguatan sektor riil dan industri halal. Dr. Handi Risza menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi dan keuangan […]

  • Sekda Jateng Dorong 35 Kabupaten/Kota Selenggarakan Event Lari, Tonjolkan Keunikan Daerah

    Sekda Jateng Dorong 35 Kabupaten/Kota Selenggarakan Event Lari, Tonjolkan Keunikan Daerah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025 | 15:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekitar 3.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan event olahraga Semarang 10 K, Minggu, 14 Desember 2025, di Kota Semarang. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, yang menjadi salah satu peserta dalam event ini memberikan apresiasi terhadap antusiasme peserta. Menurutnya, hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap event lari sangat tinggi. Dia […]

  • Entaskan Kemiskinan, 30 Ribu RTLH di Jateng Dibedah Tahun Ini

    Entaskan Kemiskinan, 30 Ribu RTLH di Jateng Dibedah Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026 | 15:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah pusat bersama Pemprov Jawa Tengah bakal mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat pada 2026. Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), sebanyak 30 ribu RTLH di Jawa Tengah ditargetkan dibedah menggunakan dana APBN, naik tajam dibanding realisasi tahun 2025 yang hanya 7.532 unit. Peluncuran BSPS Jawa Tengah 2026 […]

  • Akhmad Munir Bakal Lantik Pengurus PWI Jateng 2025-2030 pada 2 Desember 2025

    Akhmad Munir Bakal Lantik Pengurus PWI Jateng 2025-2030 pada 2 Desember 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025 | 16:42 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dijadwalkan melantik pengurus PWI Jawa Tengah periode 2025–2030 dan Dewan Kehormatan Provinsi PWI di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, pada Selasa, 2 Desember 2025. Saat ini panitia pelaksana terus mematangkan persiapan acara pelantikan. Selain Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, direncanakan hadir Gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang akan […]

  • Tak hanya OPD, Bupati Pemalang Ajak Anak Sekolah Peduli Lingkungan

    Tak hanya OPD, Bupati Pemalang Ajak Anak Sekolah Peduli Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025 | 14:22 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk mewujudkan Pemalang yang resik, hijau dan apik, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melakukan bersih-bersih dan penanaman pohon bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap jumat pagi di seluruh pelosok Kabupaten Pemalang. Hal tersebut dikatakan Bupati usai melakukan penanaman pohon mangga arumanis di Lapangan Desa Gongseng Kecamatan Randudongkal, Jumat (14/11/2025). Ia juga mengajak kepada […]

  • DPR Sambut Pelaksanaan MBG untuk Ibu dan Balita, Tekankan Mutu Gizi, Pangan Lokal, dan Efektivitas Distribusi

    DPR Sambut Pelaksanaan MBG untuk Ibu dan Balita, Tekankan Mutu Gizi, Pangan Lokal, dan Efektivitas Distribusi

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025 | 17:27 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, mengapresiasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) yang mulai dijalankan di sejumlah daerah. “Penyaluran MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita adalah intervensi yang sangat strategis. Pemenuhan gizi pada fase 1.000 hari pertama kehidupan sangat […]

expand_less