Selasa, 10 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Warga Desa Pangkah Geger, Diduga Warganya Hanyut di Kali

Warga Desa Pangkah Geger, Diduga Warganya Hanyut di Kali

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Warga Desa Pangkah, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan geger lantaran ada orang yang hanyut di Sungai Kupang, Kamis (2/1/25).

Korban hanyut bernama Rasmadi (57), saat itu sedang mandi di kali tersebut.

Menurut keterangan dari Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, pihaknya setelah menerima laporan adanya orang hanyut langsung berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melakukan pencarian.

Ia menjelaskan, berawal pihaknya menerima laporan tersebut pada Kamis sore, sekitar pukul 15.40 WIB.

“Kami mendapatkan laporan dari perangkat Desa Pangkah, bahwa telah terjadi orang hanyut di sungai Kupang, di Dukuh Sliban Desa Pangkah Kecamatan Karangdadap,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang didapat, peristiwa bermula ketika saksi pada hari itu hendak pulang ke rumah sesudah mencari pasir di sungai. Sekitar pukul 12.00 WIB, saksi berpapasan dengan korban yang hendak mandi di sungai.

“Sekitar pukul 13.30 WIB, saksi kembali lagi ke sungai untuk melanjutkan kegiatannya mencari pasir, namun di sungai, saksi hanya menemukan barang-barang milik korban berupa pakaian, tongkat dan alat mandi,” ungkap Kasubsi Penmas.

Saksi selanjutnya mencari keberadaan korban di sekitar sungai dan juga rumah kerabat korban namun tidak ditemukan di rumah kerabatnya.

“Bersama dengan keluarga korban selanjutnya dilakukan pencarian di sekitaran tepi sungai, namun tidak ditemukan,” terang Iptu Warti.

Dari adanya informasi masyarakat Polsek Karangdadap bersama Tim Basarnas dan BPBD Kabupaten Pekalongan langsung melakukan pencarian terhadap korban.

Sebagaimana diketahui, sungai Kupang memiliki lebar 15 meter dengan kedalaman yang bervariasi  hingga 170 dan berarus deras. Korban sendiri memiliki riwayat sakit pada kaki (asam urat) dan berjalan menggunakan bantuan tongkat, dan mandi di sungai saat siang dan sore sudah menjadi kebiasaan korban.

“Karena cuaca sore hari yang sudah tidak memungkinkan pencarian korban dihentikan sementara, dan akan dilanjutkan esok hari bersama tim Basarnas,” pungkas Kasubsi Penmas.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapuspen TNI Beberkan Fakta-Fakta Terkait Tuduhan TNI Jadi Provokator Unjuk Rasa

    Kapuspen TNI Beberkan Fakta-Fakta Terkait Tuduhan TNI Jadi Provokator Unjuk Rasa

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG –Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah memberikan klarifikasi sekaligus konferensi pers di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/9/2025). Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya sejumlah berita dan konten hoax yang menuding prajurit TNI sebagai provokator dalam berbagai aksi unjuk rasa. Berita framing menyesatkan […]

  • Bupati Anom Ajak Santri Pemalang Tegakkan Syiar Islam di Masyarakat

    Bupati Anom Ajak Santri Pemalang Tegakkan Syiar Islam di Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Para santri di wilayah Kabupaten Pemalang agar senantiasa berjuang dan menegakkan syiar islam dengan menebarkan hal kebaikan di masyarakat yang ada di sekitar. Ajakan tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat membuka Lomba Hadroh, Musabaqoh Qiraatil Kutub (MQK) dan Muhadharoh dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) Ke-10 Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten […]

  • Upacara Hari Sumpah Pemuda ke 97 di Pemalang Diwarnai Penyerahan Penghargaan POPDA

    Upacara Hari Sumpah Pemuda ke 97 di Pemalang Diwarnai Penyerahan Penghargaan POPDA

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upacara puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 tahun 2025 di Kabupaten Pemalang diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Penghargaan diserahkan kepada masing masing juara umum dari tingkat SD sederajat hingga tingkat SMA sederajat oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholes kepada perwakilan penerima di halaman Pendopo Kabupaten […]

  • Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan 2025

    Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar
  • Hijaukan Moga, Ribuan Pohon Ditanam Serentak Peringati Hari Jadi ke-451 Pemalang

    Hijaukan Moga, Ribuan Pohon Ditanam Serentak Peringati Hari Jadi ke-451 Pemalang

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Moga. Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang, Kecamatan Moga menggelar Gerakan Penanaman Pohon Serentak pada Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Bumi Perkemahan Sikucing Moga dan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Moga, unsur instansi pemerintahan, serta perwakilan […]

  • Wujudkan Misi Hijau, Bupati Anom Memulai Gerakan Penanaman Pohon

    Wujudkan Misi Hijau, Bupati Anom Memulai Gerakan Penanaman Pohon

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Selain melaksanakan gerakan Jum’at bersih sebagai salah satu perwujudan Misi Resik, saat ini Bupati Pemalang Anom Widiyantoro juga memulai upaya mewujudkan Misi Hijau dengan gerakan penamaan pohon. Gerakan penanaman pohon dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Jum’at bersih di beberapa tempat. Salah satunya penanaman pohon Tabebuya di Jalan Anggur hingga arah Bojongnangka Kecamatan Pemalang […]

expand_less