Rabu, 4 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Target Akhir Februari 2025, Rizal Bawazier Ingatkan Truk Besar dan Kontainer Tak Lagi Lewat Pusat Kota Pekalongan dan Batang

Target Akhir Februari 2025, Rizal Bawazier Ingatkan Truk Besar dan Kontainer Tak Lagi Lewat Pusat Kota Pekalongan dan Batang

  • account_circle Rizqon Arifiyandi
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI Rizal Bawazier kembali ingatkan truk-truk besar dan kontainer tak lagi melintas disepanjang jalan Pantura yang akan melewati pusat Kota Pekalongan dan Batang.

Peringatan itu disampaikan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan instansi-instansi terkait, dalam pernyataannya kepada sejumlah awak media pada Sabtu (15/2/2025).

Rizal Bawazier secara tegas meminta, di akhir Februari 2025 truk-truk besar dan kontainer sudah tak lagi melintasi pusat Kota Pekalongan dan Batang.

”Saya ingatkan kembali, ini sudah pertengahan Februari, saya ingatkan nanti target akhir Februari sudah tidak ada lagi truk-truk besar melintas pusat kota Pekalongan dan Batang,” tegas Rizal Bawazier, anggota DPR RI dapil Jateng X (Pekalongan, Pemalang, Batang) tersebut.

Rizal Bawazier pun meminta Kemenhub atau instansi lainnya yang berwenang untuk membuat aturan terkait tak bolehnya truk bertonase besar melewati jalur Pantura Kota Pekalongan dan Batang.

”Silahkan diatur oleh Kementerian Perhubungan atau instansi-instansi lainnya yang berwenang, aturlah, buat aturan apapun, mau lewat tol, mau lewat mana terserahlah diatur, yang penting jangan lewat pusat kota Pekalongan dan Batang,” kata anggota Komisi VI tersebut.

Politisi PKS tersebut pun tak mau ada alasan karena jalan Pantura merupakan jalan nasional yang bisa di lalui kendaraan apapun, termasuk truk besar dan kontainer.

Namun, RB menegaskan, yang di lalui tru besar tersebut justru merugikan masyarakat karena rawan kecelakaan dan membuat jalan rusak.

”Sekali lagi saya ingatkan tidak ada alasan karena ini jalan nasional maka truk truk besar bisa lewat, ini pusat kota, rawan kecelakaan dan jalan tersebut cepat rusak,” kayanya.

Anggota Komisi VI DPR RI itu pun memberikan tanggapan mengenai sudah adanya perbaikan jalan di beberapa ruas jalan di Kabupaten Batang karena seringnya di lalui truk truk besar.

Menurutnya, perbaikan tersebut hanya solusi sesaat dan hanya menghamburkan biaya, yang kemudian akan rusak kembali.

”Kalau hanya perbaikan-perbaikan jalan hanya sesaat, besok-besok juga pada rusak lagi, benerin lagi, biaya lagi keluar,” ungkap Rizal Bawazier.

Secara tegas, RB mengungkapkan, truk truk besar tak lagi melintas di jalan Pantura Kota Pekalongan dan Batang bukan keinginan pribadi, melainkan keinginan masyarakat Kota Pekalongan dan Batang.

”Beberapa waktu lalu sudah saya sampaikan, ini kemauan masyarakat, aspirasi masyarakat. Jadi saya meminta dengerin ini kemauan masyarakat Kota Pekalongan dan Batang, jangan sampai masyarakat teriak nantinya,” ungkapnya.

Terkait solusi, legislator yang dikenal peduli dengan rakyatnya itu sudah beberapa kali memberikan solusi terbaik ke Kementerian Perhubungan.

”Sudah, sudah beberapa kali saya ungkapkan solusi solusinya, tanya saja ke Kementerian Perhubungan yaa, terima kasih,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota DPR RI fraksi PKS itu pernah menyatakan dan memberikan solusinya ke instansi terkait, yaitu untuk truk besar dan kontainer selain yang berplat G dan/atau dengan tujuan ke pengusaha/pabrik dalam Pekalongan, Pemalang dan Batang harus melewati 2 akses gerbang tol Pemalang (Gandulan) dan gerbang tol Batang (Kandeman).

Untuk truk besar dan kontainer dengan tujuan ke pengusaha/pabrik dalam Pekalongan, Pemalang dan Batang harus menunjukkan surat jalan tujuannya.

Adapun truk besar dan kontainer yang melewati 2 akses gerbang tol Pemalang (Gandulan) dan gerbang tol Batang (Kandeman) dapat diberikan pengurangan tarif tol (discount).

“Saya harap aturannya bisa terlaksana sebelum akhir Februari ini, kita sudah ungkapkan ini dari pertengahan Desember 2024 lalu, sudah cukup sabar masyarakat menunggu bertahun tahun adanya aturan ini,” tutup Rizal Bawazier.***

  • Penulis: Rizqon Arifiyandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Petarukan Muhibin Minta Siswa SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan Tingkatkan Kecerdasaannya

    Camat Petarukan Muhibin Minta Siswa SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan Tingkatkan Kecerdasaannya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Camat Kec. Petarukan Muhibin meminta siswa-siswi SMK Islam Al Khoiriyah Petarukan meningkatkan kecerdasannya. Ia menyampaikan hal tersebut saat memperkenalkan diri sebaga camat baru di wilayahnya di hadapan para siswa pada upacara hari Senin (12/1/2026) pagi yang berlangsung di halaman sekolah setempat. Menurut Muhibin kecerdasan yang harus ditingkatkan terdiri dari kecerdasaan intelektual, kecerdasan […]

  • Ketua Tim Provinsi TP PKK Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, meluncurkan Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan), di Gedung PC Muslimat NU Kota Pekalongan, Minggu (7/9/2025).

    Luncurkan Mustika Darling, Nawal Yasin Dukung Atasi Darurat Sampah di Pekalongan

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, meluncurkan Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan), di Gedung PC Muslimat NU Kota Pekalongan, Minggu (7/9/2025). Mustika Darling merupakan salah satu program PC Muslimat NU Kota Pekalongan, yang menekankan keterlibatan aktif kaum perempuan dalam menjaga lingkungan. […]

  • PPKBD Pemalang Diminta Sampaikan Materi PPA kepada Masyarakat

    PPKBD Pemalang Diminta Sampaikan Materi PPA kepada Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tidak hanya tentang Keluarga Berencana (KB), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Kabupaten Pemalang diharapkan juga menyampaikan materi tentang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) saat melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat. “Tak hanya tentang KB, PPA juga dijadikan materi dalam penyampaian bapak/ibu semua melakukan kegiatan penyuluhan,” ujar Anom. Menurut Anom, banyak sekali […]

  • Kunjungan Kerja ke Pasar Blabak Mungkid, Jokowi Harga Bahan Pokok Relatif Normal

    Kunjungan Kerja ke Pasar Blabak Mungkid, Jokowi Harga Bahan Pokok Relatif Normal

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pereiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Pasar Blabak Mungkid, Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Senin (29/1/2024). Dalam kunjungannya Jokowi didampingi Penjabat Guberjur Jawa Tengah Nana Sudjana berbincang dengan para pedagang mengenai harga bahan pokok di tingkat pasar, selain itu Jokowi juga membagikan paket sembako kepada para pedagang. Jokowi mengungkapkan, bahwa sudah hampir […]

  • Kondisi Pasar Randudongkal Kurang Aman, Anggota Komisi VI DPR RI Desak Kementerian untuk Segera Merenovasi

    Kondisi Pasar Randudongkal Kurang Aman, Anggota Komisi VI DPR RI Desak Kementerian untuk Segera Merenovasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier menilai kontruksi bangunan Pasar Randudongkal, Pemalang sudah tidak aman untuk para pedagang maupun pengunjung. Melihat kondisi tersebut Rizal akan mendesak Kementerian Perdagangan untuk meninjau, sekaligus menghitung berapa keperluan untuk biaya renovasi. “Saya akan mendesak Kementerian Perdagangan untuk segera melakukan tinjauan dan sekaligus renovasi sesuai dengan […]

  • Tontowi ahmadliliyana natsir

    Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB. Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15. Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana. Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana.

expand_less