Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Jangan Gagal Paham! Rizal Bawazier Minta Aptrindo Pelajari Lagi Surat Kemenhub Soal Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pantura Pekalongan-Batang 

Jangan Gagal Paham! Rizal Bawazier Minta Aptrindo Pelajari Lagi Surat Kemenhub Soal Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pantura Pekalongan-Batang 

  • account_circle Rizqon Arifiyandi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025 | 16:52 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dinilai tak memahami aturan pembatasan truk sumbu tiga di sepanjang jalur Pantura Pemalang hingga Batang.

Untuk itu, Aptrindo diminta untuk mempelajari kembali surat edaran yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Hal itu disampaikan anggota DPR RI untuk dapil Jateng X, sebagaimana keterangan yang diterima wartawan Jurnal Pemalang pada Rabu (28/5/2025).

Dalam keterangannya, Rizal Bawazier menegaskan, bahwa tidak semua truk dilarang untuk melintas Pantura sepanjang jalan Pemalang Pekalongan dan Batang.

”Saya mewakili ratusan ribu masyarakat kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang dan Batang, kepada APTRINDO, saya tegaskan kembali, bahwa tidak semua truk dilarang untuk melintas Pantura sepanjang jalan Pemalang Pekalongan dan Batang,” tegas Rizal Bawazier yang merupakan anggota DPR RI untuk dapil Jateng X dalam keterangan yang diterima Jurnal Pemalang.

Sebagaimana diketahui, pembatasan truk sumbu tiga atau lebih, yaitu truk tronton, trailer maupun gandeng di jalur Pantura Pekalongan-Batang sudah sudah mulai diberlakukan sejak 1 Mei 2025, berdasarkan surat dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan No AJ.903/I/5/DRJD/2025 tanggal 19 Maret 2025.

Pembatasan truk truk besar dengan sumbu tiga atau lebih tersebut tidak berlaku untuk Truk tanda plat “G”, Truk asal dan tujuan pengangkutan Pemalang, Pekalongan dan Batang. Juga tidak berlaku bagi truk yang mengangkut bahan bakar minyak dan gas, hewan ternak, hasil pertanian, pupuk, keperluan penanganan bencana, serta barang-barang pokok.

Kendaraan truk yang terkena pembatasan dapat menggunakan jalur jalan tol akses Gandulan Pemalang sampai akses Kandeman Batang dan sebaliknya, yang saat ini mendapatkan tarif diskon 20% dari tarif tol normalnya

Rizal Bawazier mengungkapkan, banyak hal yang harus dipahami oleh Aptrindo, tak hanya menyebutkan kerugian yang dialami pengusaha truk, seperti yang disebutkan dalam surat Aptrindo kepada Dirjen Perhubungan Darat.

Dalam surat tersebut, Aptrindo mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah akibat dampak kebijakan pembatasan truk di jalur Pantura Pemalang hingga Batang. Menurut RB, sapaan akrab Rizal Bawazier, apa yang disampaikan Aptrindo tidak berdasar.

”Banyak hal yang harus dipahami oleh APTRINDO, tidak hanya menyebutkan adanya kerugian-kerugian. Itu tidak berdasar, tidak ada itu kerugian miliaran rupiah, yang ada adalah nyawa lagi seperti yang kemarin meninggal di jalur Pantura,” ungkap Rizal Bawazier.

Dalam keterangannya, Rizal Bawazier pun menanyakan siapa yang harus membayar nyawa korban meninggal dunia akibat kecelakaan disepanjang jalur Pantura tersebut.

Ia menegaskan, nyawa yang hilang akibat kecelakaan tersebut tak sebanding dengan uang miliaran, bahkan triliunan.

”Siapa yang akan membayar nyawa tersebut. Tidak cukup hanya miliaran rupiah, itu bisa triliunan. Kalau perlu, apakah saya akan menuntut APTRINDO untuk ini,” tegasnya.

Untuk mengawal kebijakan tersebut, politisi PKS itu pun meminta kepada para Kapolres dan Kasatlantas yang ada di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang dan Batang untuk sama-sama untuk membantu masyarakat.

Karena, lanjut RB, kebijakan tersebut muncul karena adanya aspirasi dari masyarakat yang ada di Pemalang, Pekalongan dan Batang.

”Kepada para Kapolres, Kasatlantas Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, dan Batang sebagai pengayom masyarakat, bantulah masyarakat kalian dengan hati nurani, dengan hati nurani, dengan hati nurani. Bantulah masyarakat kalian. Kalian adalah pemimpin di daerah kami,” kata Rizal Bawazier.

Tak hanya itu, Rizal Bawazier juga meminta kepada kepala daerah di dapil Jateng X untuk sama-sama mengawal kebijakan tersebut.

”Kepada sahabat saya, Walikota dan para Bupati. Kota Pekalongan Kabupaten Pekalongan Pemalang dan Batang bantulah kami. Kami sudah muak dengan banyaknya truk truk yang melintas di sepanjang jalur Pantura pemalang Pekalongan dan Batang,” ungkapnya.***

  • Penulis: Rizqon Arifiyandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pemalang Raih Prestasi Bidang Keterbukaan Informasi Publik

    Pemkab Pemalang Raih Prestasi Bidang Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025 | 23:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang tahun ini berhasil memperbaiki nilai dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah. Diketahui tahun lalu Pemkab Pemalang mendapatkan nilai 85,17, adapun tahun ini naik menjadi 87,58. Atas hasil tersebut Pemkab Pemalang kembali menyandang predikat sebagai Badan Publik Kategori Kabupaten/Kota […]

  • Polres Pemalang Gagalkan Rencana Perang Sarung, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti

    Polres Pemalang Gagalkan Rencana Perang Sarung, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024 | 15:45 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Tim Patroli Satuan Samapta Polres Pemalang menggagalkan rencana tawuran perang sarung yang akan terjadi di Dukuh Karang Sembung, Desa Jebed Selatan, Kecamatan Taman, Pemalang, Jumat (22/3/2024). Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handdiska Aprilaya mengatakan, rencana tawuran perang sarung dapat dicegah ketika polisi menerima informasi dari masyarakat melalui media sosial. “Setelah mendapatkan informasi, personel […]

  • Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026 | 22:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengatakan perlunya dilakukan rekayasa cuaca dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Mengingat, intensitas hujan sangat tinggi di tiga wilayah ini selama empat hari berturut-turut. “Jadi selama empat hari tidak ada matahari, jadi hasil koordinasi dengan BBWS memang perlu ada […]

  • Sekda Pemprov Jawa Tengah Sumarno.(Foto: ist)

    Kabar Baik Buat Warga Jateng, Lebaran Mendatang Pemprov Jateng Adakan Mudik Gratis

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026 | 05:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabar gembira buat warga Jawa Tengah yang sedang merantau, bahwa Pememrintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan mengadakan mudik gratis. Kini, Pemprov Jawa Tengah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan program mudik dan balik rantau gratis pada Lebaran 2026. Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, bersama […]

  • Nawal Arafah Yasin Minta Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

    Nawal Arafah Yasin Minta Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 09:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengurus Pusat Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat (JMQH) yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meminta pengurus JMQH untuk terus memperkuat pembinaan bagi perempuan penghafal Al-Qur’an. Pesan itu disampaikan Nawal, sekaligus menjalankan program gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terkait Pesantren Obah, saat mengisi […]

  • Pemprov akan Lakukan Pembinaan pada TPA Open Dumping di 18 Kabupaten/Kota se Jateng

    Pemprov akan Lakukan Pembinaan pada TPA Open Dumping di 18 Kabupaten/Kota se Jateng

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025 | 11:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melaksanakan akselerasi dalam rangka penuntasan sampah dengan membentuk Satgas Penuntasan Sampah, sebagaimana SE Gubernur Jateng Ahmad Luthfi nomor 100.3.4.1/0006574 Tahun 2025. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto mengemukakan, sejumlah aksi sudah dilakukan sejalan dengan pembentukan Satgas Penuntasan Sampah Jawa Tengah hingga menjelang akhir […]

expand_less