Jumat, 4 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Keprihatinan atas Kondisi Bangsa

Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Keprihatinan atas Kondisi Bangsa

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 1 Sep 2025 | 21:24 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Civitas Akademika, Universitas Paramadina menyampaikan pernyataan keprihatinan mendalam atas kondisi kebangsaan yang belakangan ini ditandai dengan krisis moral, etika publik, dan melemahnya sendi-sendi negara hukum serta demokrasi.

Mereka menilai demonstrasi yang terjadi pada 25, 28, dan 29 Agustus 2025 merupakan bentuk aspirasi rakyat yang seharusnya dihormati dan diperlakukan sebagai suara anak bangsa. “Sudah selayaknyalah dijaga dan diperlakukan sebagai anak bangsa yang sedang mengadukan nasibnya,” tegas pernyataan tersebut.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Paramadina, Handi Risza, menyoroti kemerosotan moralitas pejabat publik yang tampak dalam penyalahgunaan wewenang, gaya hidup elitis, dan absennya akuntabilitas. “Jabatan publik seharusnya dimaknai sebagai amanah luhur, bukan sarana memperkaya diri dan memperluas jaringan kekuasaan. Ketika moralitas terdegradasi, kepercayaan rakyat pun tergerus,” ungkap Handi.

Selain itu, Direktur Eksekutif Paramadina Institute for Ethics and Civilization (PIEC), Pipip A. Rifa’i Hasan, menilai praktik politik dewasa ini semakin terjebak dalam transaksi kepentingan jangka pendek. Menurutnya, politik telah kehilangan etika karena koalisi dibangun sekadar berbasis pembagian kursi dan akses sumber daya. “Politik yang kehilangan etika pada akhirnya hanya memperkuat oligarki, melemahkan demokrasi, dan mematikan partisipasi rakyat,” ujar Pipip.

Civitas Akademika Paramadina juga menyoroti hukum yang kehilangan wibawa akibat tebang pilih dalam penegakannya, serta dampak sosial-kultural dari keteladanan buruk elite. Mereka menilai hal ini menimbulkan demoralisasi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Krisis moral pejabat publik berimplikasi langsung pada merosotnya kewibawaan hukum. Hukum kerap diperlakukan sebagai instrumen kekuasaan, bukan keadilan,” lanjut pernyataan tersebut.

Di sisi lain, ketimpangan ekonomi yang semakin nyata turut memperparah kondisi bangsa. Distribusi kekayaan dinilai timpang karena pembangunan lebih berpihak pada kalangan tertentu. Akibatnya, akses pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja menjadi semakin terbatas bagi masyarakat luas.

Melihat kondisi ini, Civitas Akademika Universitas Paramadina mendesak adanya koreksi mendasar. Mereka menekankan lima hal pokok: (1) Menegakkan moralitas dan integritas pejabat publik. (2) Membangun fondasi sosial berbasis nilai bersama. (3) Mereformasi budaya politik. (4) Menegakkan hukum yang adil dan berwibawa. (5) Menyusun kebijakan ekonomi yang berpihak pada masyarakat.

“Bangsa Indonesia tidak akan dapat berdiri tegak tanpa etika publik yang kokoh. Integritas adalah fondasi utama negara hukum dan demokrasi yang sehat,” tulis pernyataan tersebut.

Civitas Akademika Universitas Paramadina optimistis bahwa dengan keberanian moral dan kesungguhan kolektif, bangsa Indonesia dapat keluar dari krisis integritas dan membangun kembali kehidupan politik yang berlandaskan keadilan, kejujuran, dan kepentingan rakyat.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Pemalang Resik, Pemkab Pemalang Kembali mengadakan Kegiatan Jum’at Bersih

    Wujudkan Pemalang Resik, Pemkab Pemalang Kembali mengadakan Kegiatan Jum’at Bersih

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025 | 20:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali melakukan Keroyokan bersama Sinergi Gerakan Jumat Bersih, Jumat (12/12/2025). Kegiatan tersebut guna mewujudkan salah satu misi RPJMD Kabupaten Pemalang 2025-2029 yaitu Resik, serta di ikuti oleh seluruh pegawai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Kegiatan bersih-bersih itu dilakukan di lokasi sepanjang Jl. Perintis Kemerdekaan dan di Alun – […]

  • Wagub Jateng Taj Yasin Minta Kolaborasi Wujudkan Zero TBC 2030

    Wagub Jateng Taj Yasin Minta Kolaborasi Wujudkan Zero TBC 2030

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025 | 05:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas profesi untuk mengejar target eliminasi Tuberkulosis (TBC) tahun 2030. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Public Private Mix (PPM) TBC termasuk Intervensi TBC-HIV yang digelar di Rooms Inc Hotel Pemuda, Semarang, Kamis 11 September 2025. Acara ini dirangkaikan dengan penandatanganan […]

  • Dari Masa Lalu ke Masa Depan: Menyongsong Semester Genap dengan Semangat, Prestasi, dan Kebersamaan di SMP Muhapuja

    Dari Masa Lalu ke Masa Depan: Menyongsong Semester Genap dengan Semangat, Prestasi, dan Kebersamaan di SMP Muhapuja

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026 | 12:05 WIB
    • account_circle Aziz Tarqum
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Senin pagi (5/1/2026), halaman SMP Muhammadiyah Purwojati terasa berbeda. Gelak tawa dan langkah ceria siswa mengiringi Senam Anak Indonesia Hebat, membuka hari pertama semester genap 2025/2026 dengan semangat dan mata berbinar. Apel Kebangsaan yang dipimpin Wakil Kepala Sekolah Suparti, S.H. menjadi momen refleksi sekaligus motivasi. Ia mengajak anak-anak menata niat, menumbuhkan disiplin, […]

  • Tanah Longsor di Desa Jojogan Akibatkan Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Terluka

    Tanah Longsor di Desa Jojogan Akibatkan Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Terluka

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026 | 11:45 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabupaten Pemalang kembali dilanda musibah bencana alam tanah longsor. Peristiwa ini terjadi di Dusun Jojogan, Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul pada Jum’at, 6 Februari 2026 sekitar pukul 16:30 WIB. Ada dua korban akibat kejadian tersebut yaitu Kiki Puji Yuliani (9 th) meninggal dunia dan Ibunya, Yuliati (35) mengalami luka-luka. Camat Watukumpul, Arif Rahman […]

  • Pantau Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Tim Adipura Kunjungi Pemalang

    Pantau Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Tim Adipura Kunjungi Pemalang

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025 | 17:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menerima kunjungan Tim Pemantau Adipura Kabupaten Koordinator Wilayah Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Jawa Tengah, Selasa (16/9/2025) di ruang Gadri rumah dinas Bupati. Dalam kesempatan itu, Bupati Anom menyampaikan bahwa kedatangan tim pemantau menjadi motivasi sekaligus semangat baru bagi Pemalang untuk meraih […]

  • Polisi Tangkap Ayah di Comal-Pemalang yang Tega Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

    Polisi Tangkap Ayah di Comal-Pemalang yang Tega Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025 | 23:54 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pemalang berhasil menangkap seorang pria berinisial R (41), warga Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang yang tega berbuat asusila terhadap anak kandungnya. Pelaku tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun hingga hamil dan melahirkan. Pelaku sempat buron selama dua bulan bersembunyi di Bandung selama dua bulan sebelum akhirnya diciduk polisi. […]

expand_less